Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia

Petugas menunjukan mata uang rupiah (Rp) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta, Senin (7/9/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Setelah sempat bikin ketar-ketir karena menembus batas psikologis, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akhirnya unjuk gigi dengan ditutup menguat tajam ke posisi Rp17.894 pada perdagangan Rabu.

Menguatnya kurs rupiah hari ini tentu jadi angin segar yang didorong langsung oleh langkah agresif intervensi Bank Indonesia dan merosotnya harga minyak dunia.

Kenaikan sebesar 87 poin atau 0,48 persen ini menjadi jawaban telak bagi pelaku pasar valas yang sebelumnya sempat menahan napas melihat pergerakan mata uang Garuda.

Baca juga:

Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak

Melompatnya performa rupiah meninggalkan penutupan sebelumnya di angka Rp17.981 membuktikan bahwa fundamental pasar domestik masih punya daya kejut yang mumpuni.

Tren rupiah menguat ini bahkan ikut mengerek kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) ke level Rp17.877 per dolar AS.

Buat kamu yang aktif memantau instrumen finansial, kolaborasi antara penjagaan ketat otoritas moneter lokal dengan meredanya kepanikan soal suku bunga The Fed jelas bikin aset berbasis rupiah kembali terlihat seksi di mata investor.

Jurus Tegas Intervensi Bank Indonesia di Pasar Valas

Pecahan

Geliat positif mata uang kita nggak datang tiba-tiba, melainkan berkat manuver berani dari Bank Indonesia (BI) yang rajin pasang badan di pasar valuta asing.

Otoritas moneter secara konsisten melakukan intervensi spot sesuai dengan dinamika pasar agar stabilitas nilai tukar tetap terjaga.

BI tetap konsisten melakukan intervensi setelah rupiah sempat menembus Rp18.000 per dolar AS,

ucap Muhammad Amru Syifa, periset dari Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX).

Erwin G Hutapea, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, juga menegaskan bahwa komitmen bank sentral untuk turun gunung di pasar spot sama sekali tidak mengendur.

Walaupun instrumen seperti Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dan Non-Deliverable Forward (NDF) sekarang porsinya mulai lebih berimbang seiring berkembangnya pasar valas domestik, BI memastikan pertahanan rupiah tetap jadi prioritas utama tanpa harus kaku berpatokan pada komposisi historis 30 persen.

Angin Segar dari The Fed dan Anjloknya Harga Minyak Dunia

Selain faktor internal, perlawanan rupiah juga disokong oleh sentimen global yang belakangan mulai melunak. Meski yield US Treasury tenor 10 tahun sempat nangkring di kisaran 5,27 persen dan bikin dolar AS makin arogan, ada pernyataan menyejukkan dari Presiden New York Fed, John Williams.

Ia memberi sinyal kalau belum ada urgensi buat buru-buru naikin suku bunga lagi, sehingga pasar punya sedikit ruang untuk bernapas.

Baca juga:

Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026

Kejutan paling manis justru datang dari pasar komoditas. Harga minyak mentah global kompak terjun bebas dan langsung memberikan efek domino positif buat mata uang negara emerging market seperti Indonesia.

"Penguatan ini didukung oleh harga minyak dunia yang turun cukup besar oleh berita bahwa Arab Saudi melanjutkan kembali setengah dari ekspor minyak mentah melalui jalur pipa Timur-Barat," jelas Lukman Leong, Analis Doo Financial.

Meredanya ketegangan logistik minyak dunia ini bikin kekhawatiran pasokan energi langsung ambyar. Berikut adalah rincian koreksi harga minyak yang bikin dolar AS kehilangan tenaga:

  • Meningkatnya arus lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz yang bikin suplai global kembali lancar.

  • Minyak mentah Brent: Turun 2,8 persen (2,94 dolar AS) menjadi 102,35 dolar AS per barel.

  • Minyak mentah WTI: Terkoreksi 3,8 persen (3,5 dolar AS) hingga menyentuh level 89 dolar AS per barel.

#Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Menguat #Mata Uang Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sukses menguat tajam ke level Rp17.894! Simak faktor utamanya, mulai dari manuver berani Bank Indonesia hingga anjloknya harga minyak dunia.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Indonesia
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Nilai tukar rupiah hari ini terpantau menguat terhadap dolar AS berkat anjloknya harga minyak dunia dan intervensi sigap Bank Indonesia. Cek prediksi kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Indonesia
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah ke level Rp17.981 per dolar AS gara-gara ancaman pengetatan kebijakan The Fed dan naiknya harga minyak. Cek analisis kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Tekanan nilai tukar juga didorong oleh kebutuhan valas importir menjelang akhir triwulan III, serta arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan imbal hasil (yield) obligasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Indonesia
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Nilai tukar Rupiah hari ini tembus Rp18.000 per dolar AS. Simak penjelasan lengkap Bank Indonesia (BI) soal penyebab dolar naik tajam dan strategi intervensi pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Indonesia
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Selain mempertimbangkan dampak ke pertumbuhan, BI memilih menggunakan instrumen lain untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mendorong aliran modal masuk.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (22/9).
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Indonesia
Kendalikan Rupiah, BI Beli Surat Berharga Negara di Pasar Sekunder
BI menyatakan akan terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai fundamentalnya
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Kendalikan Rupiah, BI Beli Surat Berharga Negara di Pasar Sekunder
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini ditutup melemah imbas tingginya harga minyak dunia dan sikap hawkish The Fed. Cek analisis lengkap dan proyeksinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed
Indonesia
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini dan nilai tukar Rupiah? Kabar baik, bursa saham dan mata uang kita kompak menguat pada Jumat pagi! Cek rincian datanya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Bagikan