Rudal Iran Rusak 100 Rumah di Tel Aviv
Pemboman oleh tentara Israel, pada 23 November 2023. (Ayal Margolin/JINI melalui Xinhua)
MERAHPUTIH.COM - IRAN menembakkan 180 rudal balistik ke Israel di tengah ketegangan yang kian meningkat di antara kedua negara, Selasa (2/10). Radio Tentara Israel, pada Selasa sore, mengonfirmasi roket Iran jatuh di daerah terbuka di Netanya, yang berlokasi di Hod Hasharon, bagian dari wilayah Tel Aviv yang lebih luas.
Pihak berwenang di Israel kemudian menyebut sekitar 100 rumah di kota bagian utara, Hod Hasharon, rusak akibat serangan rudal dari Iran. Beberapa bangunan rusak berat dan memerlukan waktu untuk perbaikan, sedangkan puluhan bangunan lainnya rusak ringan.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan serangan tersebut merupakan serangan balasan atas pembunuhan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, dan Komandan IRGC Abbas Nilforoshan.
Haniyeh gugur dalam serangan di Teheran pada Juli, sedangkan Nasrallah dan Nilforoshan meninggal dalam serangan di ibu kota Lebanon, Beirut, pada pekan lalu.
Baca juga:
Serangan ke Israel Merupakan Hak Membela Diri, Iran Minta AS Tidak Ikut Campur
PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan rudal tersebut merupakan ‘kesalahan besar’ dan Iran ‘akan membayarnya’.
Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional bahwa perang Israel terhadap Gaza dan Hezbollah di Lebanon dapat meningkat menjadi konflik regional yang lebih besar.(*)
Baca juga:
Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Balasan Pembunuhan Hizbullah dan Hamas
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak