Respons atas Serangan Israel, Iran Tidak Ingin Perang tapi akan Membalasnya
Serangan Isarel /ANTARA/Anadolu/py
MerahPutih.com - Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei telah memberikan tanggapan terukur terhadap serangan Israel terhadap negaranya. Ia mengatakan serangan tersebut tidak boleh dibesar-besarkan atau diremehkan, tetapi ia berjanji akan melakukan pembalasan.
"Terserah kepada pihak berwenang untuk menentukan cara menyampaikan kekuatan dan keinginan rakyat Iran kepada rezim Israel dan mengambil tindakan yang melayani kepentingan bangsa dan negara ini," kata Khamenei.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan akan memberikan tanggapan tepat terhadap serangan tersebut, yang menewaskan sedikitnya empat tentara, dan menambahkan bahwa Teheran tidak menginginkan perang, dikutip dari BBC, Senin (28/10).
"Kami tidak menginginkan perang, tetapi kami akan membela hak-hak bangsa dan negara kami," kata Pezeshkian.
Baca juga:
Rudal Israel Buatan AS Bombardir Iran, 392 WNI Dipastikan Selamat
Israel mengatakan pihaknya menargetkan lokasi militer di beberapa wilayah Iran pada hari Sabtu pekan lalu sebagai balasan atas serangan Iran, termasuk rentetan hampir 200 rudal balistik yang ditembakkan ke Israel pada tanggal 1 Oktober.
Pada hari Minggu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel telah melumpuhkan sistem pertahanan udara dan produksi rudal Iran. Ia mengatakan serangan itu telah merusak kemampuan pertahanan Iran dan kemampuannya untuk memproduksi rudal.
"Serangan itu tepat dan kuat serta mencapai tujuannya," kata Netanyahu dalam sebuah kesempatan.
Sumber resmi Iran secara terbuka mengecilkan dampak serangan itu, dengan mengatakan sebagian besar rudal berhasil dicegat dan rudal yang tidak dicegat hanya menyebabkan kerusakan terbatas pada sistem pertahanan udara. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran