Resmikan Solo Jadi Kota Lengkap, Menteri ATR Sebut Tidak Akan Ada Lagi Mafia Tanah

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 10 Mei 2023
Resmikan Solo Jadi Kota Lengkap, Menteri ATR Sebut Tidak Akan Ada Lagi Mafia Tanah

Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto di Launching Solo Kota Lengkap di Balai Kota Solo, Rabu (10/5). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kota Solo, Jawa Tengah menjadi kota kelima sebagai Kota Lengkap nasional. Launching Solo Kota Lengkap dilakukan langsung Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto di Pendapi Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/5).

Menteri ATR/BPN Hadi, mengatakan sejak tahun 1960 ketika UU Pokok Agraria Nomor 5 tahun 1960, baru kali ini kota lengkap bisa dideklarasikan. Sebelum Solo ada Kota Denpasar, Madiun, Bontang, dan Tegal.

Baca Juga:

Diserang Hoaks, Istri Mantan Menteri ATR/BPN Bakal Menggugat

"Keberhasilan merealisasikan kota lengkap tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi antara Pemda dan kantor pertanahan yang dibantu Forkompinda sehingga kota lengkap bisa terealisasi," kata Hadi.

Mantan Panglima TNI ini menyebut Kota disebut lengkap karena pertama, semua sudah terdaftar dan dipetakan secara spasial dan yuridis. Dia menegaskan secara spasial tidak ada bidang di Kota Solo yang overlapping atau tumpang tindih.

"Tidak terjadi gap. Sedangkan secara yuridis, dibuku tanah dijelaskan surat tanah baik secara fisik dan yuridis secara akurat makanya perlu dilakukan kerja keras. Di solo sudah melakukan syarat itu," papar dia.

Dia mengatakan keuntungannya menjadi Solo Kota Lengkap adalah masyarakat punya hak secara tanah dan secara ekonomi. Kemudian masyarakat tidak disuguhkan tanah sengketa, dan tumpang tindih.

"Mafia tanah tidak akan ada, tidak akan bisa. Karena semua tanah sudah terdaftar. Kelebihan lain investor datang ke Solo akan mudah karena memiliki kepastian hukum," papar dia.

Baca Juga:

Mantan Menteri ATR Jabat Komisaris Utama Ancol

Apabila sertifikat tanah dimasukkan dalam sistem digitalisasi, kata dia, akan lebih mudah. Sebab BPN sudah melayani secara elektronik.

"Layanan mengurus sertifikat bisa dilakukan secara elektronik. Kedepan ada lagi layanan jual beli atau peralihan hak, semua dilakukan secara elektronik," ucap dia.

Dia menambahkan program Kota Lengkap terealisasi tak lepas dari Presiden Jokowi. Atas dasar itu dilakukan percepatan sertifikat tanah.

"Terdapat sertifikat 40 juta pada 2017 Target 126 juta bidang sampai sekarang. Artinya satu tahun menghasilkan 500.000 sertifikat tanah," imbuh dia.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan ini Solo Kota Lengkap bisa jadi contoh daerah lain di Jawa Tengah.

"Solo jadi contoh yang pertama (Kota Lengkap). Mudah-mudahan di seluruh Jateng. Setelah itu harus ada komunikasi dengan pemerintah, edukasi agar tidak digadaikan atau bahkan dijual," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Kejagung Diminta Tolak Pelimpahan Kasus Istri Mantan Menteri ATR/BPN

#Menteri ATR/BPN #Hadi Tjahjanto #Solo #Gibran Rakabuming
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tradisi
Tradisi Sejak Kerajaan Demak, Keraton Solo Bunyikan Gamelan Sekaten Kyai Guntur Madu dan Guntur Sari
Dua gamelan sekaten tersebut dibunyikan sebagai tanda dimulainya acara adat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW atau Grebeg Mulud Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Tradisi Sejak Kerajaan Demak, Keraton Solo Bunyikan Gamelan Sekaten Kyai Guntur Madu dan Guntur Sari
Indonesia
Berkas Lengkap, 2 Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Solo Segera Hadapi Persidangan
Kejari Solo menuntaskan penyidikan kasus korupsi dana hibah KONI. Kerugian negara mencapai Rp 1 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Berkas Lengkap, 2 Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Solo Segera Hadapi Persidangan
Indonesia
Sempat Dibius, Begini Kondisi Didi Orang Utan yang Sempat Lepas dari Solo Safari
Didi bersikap kooperatif saat didekati keeper atau pawangnya sebelum dibius.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Sempat Dibius, Begini Kondisi Didi Orang Utan yang Sempat Lepas dari Solo Safari
Indonesia
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Sebagai bagian dari proses penyidikan sekaligus memastikan barang bukti tersebut tidak kembali beredar di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Indonesia
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Hal itu terjadi akibat tingginya belanja pegawai yang menggerus APBD.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Indonesia
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Rumah bersejarah ini memiliki nilai historis yang penting dan layak dilestarikan sebagai bagian dari identitas Kota Surakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Indonesia
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Selain membantu mengurangi persoalan sampah, proyek tersebut diproyeksikan menciptakan hampir 300 lapangan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Indonesia
Ratusan Siswa SDII 'Standar Cambridge' Solo Keracunan MBG, SPPG Yayasan Al Abidin Ditutup 
108 siswa SDII Al Abidin Solo keracunan massal. SPPG Yayasan Al Abidin ditutup sementara
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ratusan Siswa SDII 'Standar Cambridge' Solo Keracunan MBG, SPPG Yayasan Al Abidin Ditutup 
Indonesia
Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal
Direktur Marketing Pakuwon Sutandi menegaskan pembangunan pagar sekliling mal bukan ramalan ancaman, melainkan penataan akses.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal
Indonesia
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan apabila proses belajar-mengajar tetap berlangsung di ruang yang rusak.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Bagikan