Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rendahnya Kelahiran Picu Sekolah di Jepang Tutup

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 05 April 2023
Rendahnya Kelahiran Picu Sekolah di Jepang Tutup

SMP Yumoto resmi menutup sekolahnya dengan kelulusan dua siswa terakhirnya pada akhir Maret 2023. (Foto: YouTube/SCMP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA waktu terakhir, Pemerintah Jepang mengalami masalah di dalam negerinya sendiri yang mempengaruhi aspek pendidikan hingga roda ekonomi ke depannya. Namun, ini bukan masalah ekonomi atau politik.

Masalah termaksud adalah tingkat kelahiran di Negeri Sakura. Jepang mencatat penurunan tingkat kelahiran dari tahun ke tahun. Tahun 2022 menjadi yang terendah sejak 1899. Hanya ada 799.728 kelahiran dalam satu tahun.

Ini dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Sebab, semakin sedikit kelahiran, semakin semakin kecil tenaga kerja hingga jumlah pembayar pajak ke depannya. Bahkan institusi pendidikan juga turut merasakan dampaknya.

Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa aspek ini berpengaruh terhadap institusi pendidikan? Jawabannya sederhana. Rendahnya angka kelahiran berkorelasi dengan semakin sedikitnya anak-anak yang mengenyam bangku pendidikan di sekolah.

Baca juga:

Peneliti Sukses Dokumentasikan Ikan di Perairan Terdalam Jepang

sekolah di jepang
Penutupan SMP Yumoto disebabkan dengan semakin menurunnya angka kelahiran di Jepang. (Foto: YouTube/SCMP)

Ini terbukti dari kondisi yang baru-baru ini terjadi di SMP di area Desa Tan-ei, Prefektur Fukushima. Bayangkan saja, peserta didik di SMP Yumoto ini hanya bersisa dua siswa saja hingga Maret 2023.

Alhasil, SMP yang sudah berdiri sejak 76 tahun itu pun secara resmi tutup pada 31 Maret 2023 sehabis kedua siswa itu lulus.

Salah satu siswa yang menjadi lulusan terakhir SMP Yumoto mengungkapkan, dirinya tak menyangka sekolah yang menjadi tempatnya mengenyam pendidikan selama ini harus ditutup.

“Kami mendengar desas-desus tentang penutupan sekolah di tahun kedua kami, tetapi saya tidak membayangkan ini akan benar-benar terjadi. Saya terkejut,” ucap Eita Sato, sebagaimana dikutip dari Al-Jazeera (2/4).

Baca juga:

Memelihara Kecoak Bisa Jadi Mata Pencaharian di Jepang

sekolah di jepang
Penutupan SMP Yumoto menambah daftar panjang sekolah yang ditutup di Jepang sejak tahun 2002. (Foto: YouTube/SCMP)

Depopulasi sangat terasa di wilayah perdesaan Negeri Sakura. Selain semakin menurunnya angka kelahiran, kondisi ini juga dipengaruhi banyaknya generasi muda yang memilih pindah ke kota besar alih-alih bekerja atau membangun keluarga di tempat kelahirannya.

Selain itu, faktor tragedi bocornya nuklir Fukushima Dai-ichi turut mempengaruhi semakin banyak warga yang meninggalkan desa itu. Ten-ei hanya berjarak kurang dari 100 meter dengan lokasi kejadian.

Saat ini, jumlah warga desa Ten-ei terhitung kurang dari 5.000 orang saja dan hanya 10 persen yang berusia di bawah 18 tahun.

Penutupan SMP Yumoto menambah daftar panjang institusi pendidikan di Jepang yang ditutup akibat rendahnya angka kelahiran.

Data dari Pemerintah Jepang menunjukkan bahwa sejak tahun 2002 hingga 2020, sudah ada hampir 9.000 sekolah yang ditutup. Sekira 450 sekolah diperkirakan ditutup setiap tahunnya.

Melihat kondisi ini, tak mengherankan bila Perdana Menteri Fumio Kishida menggaungkan kebijakan dalam rangka meningkatkan angka kelahiran di negaranya. (aru)

Baca juga:

Live-Action 'Ghost of Tsushima' akan Dibintangi Aktor-Aktor Jepang

#Jepang #Budaya Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Sejumlah penumpang kereta cepat juga dilaporkan mengalami luka-luka saat gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Gempa dahsyat itu menyebabkan sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Dunia
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga mengeluarkan peringatan tsunami dengan perkiraan tinggi gelombang mencapai 1 meter setelah gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Dunia
Gempa M 7,1 Kumamoto Jepang Picu Peringatan Tsunami, Listrik 48 Ribu Rumah Padam
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, memicu peringatan tsunami dan menyebabkan pemadaman listrik di 48 ribu rumah.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa M 7,1 Kumamoto Jepang Picu Peringatan Tsunami, Listrik 48 Ribu Rumah Padam
Indonesia
Jepang Keluarkan Peringatan Serangan Gelombang Panas, Suhu Capai 40,5 Derajat Celsius
Pada musim panas lalu, lebih dari 100.000 orang dilarikan ke rumah sakit karena serangan gelombang panas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Jepang Keluarkan Peringatan Serangan Gelombang Panas, Suhu Capai 40,5 Derajat Celsius
Bagikan