Rencana Demo Menolak PPKM, Jalanan Seputar Istana Negara Ditutup

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 24 Juli 2021
Rencana Demo Menolak PPKM, Jalanan Seputar Istana Negara Ditutup

Sejumlah ruas jalan ditutup untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat yang akan berlangsung Sabtu (24/7). Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah ruas jalan ditutup untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat yang akan berlangsung Sabtu (24/7). Penutupan ini dilakukan di Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Medan Merdeka Barat, dan Simpang Harmoni.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Lilik Sumardi mengatakan, di Jalan Medan Merdeka Timur penutupan jalan dilakukan di depan Kantor Pertamina, Jalan Medan Merdeka Barat di depan Gedung Sapta Pesona, dan Simpang Harmoni di Jalan Majapahit.

Baca Juga

Kelompok Ojol Geram Namanya Dicatut untuk Provokasi Demo Menentang PPKM

"Untuk kawat berdurinya, kami liat situasinya kalau ada (massa) ya dipasang, kalau gak ada ya gak dipasang," kata Lilik kepada wartawan, Sabtu (24/7).

Sejumlah ruas jalan ditutup untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat yang akan berlangsung Sabtu (24/7). Foto: MP/Kanu

Penutupan jalan ini menggunakan barier beton dan kawat berduri pun telah disiapkan di setiap sisi jalan. Menurut Lilik, pemasangan kawat berduri akan dilakukan apabila massa yang melakukan aksi unjuk rasa benar-benar datang.

"Itu juga kalau banyak, kalau cuma 200 sampai 300 orang gak kita pasang (kawat berduri). Kecuali mereka banyak di atas 500 orang baru kita pasang kawat berdurinya," jelasnya.

Lilik meminta kepada masyarakat untuk menghindari jalan-jalan yang telah ditutup tersebut. Selain itu, ia meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi karena situasi saat ini sedang dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

"Sekarang ini kan sedang PPKM Level 4, jadi jangan terprovokasi dengan ajakan aksi," ungkap Lilik.

Lilik pun secara tegas menyebutkan, bahwa situasi DKI Jakarta dengan penambahan kasus COVID-19 masih belum mengalami penurunan. Jadi, apabila masyarakat ingin tetap melakukan aksi unjuk rasa akan dikenakam Undang-Undang (UU) Kekarantinaan Kesehatan.

"Kalau demo itu bisa kena UU Karantina Kesehatan, karena lagi PPKM kan gak boleh ada kerumunan" pungkasnya.

Sejumlah ruas jalan ditutup untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat yang akan berlangsung Sabtu (24/7). Foto: MP/Kanu
Sejumlah ruas jalan ditutup untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat yang akan berlangsung Sabtu (24/7). Foto: MP/Kanu

Sebagaimana diketahui, sejumlah poster ajakan aksi saat ini tengah ramai tersebar di media sosial. Dalam beberapa poster yang beredar, massa akan melakukan long march dari beberapa titik mendekat ke arah Istana Negara yang disinyalir akan menjadi titik aksi. (Knu)

Baca Juga

Viral Ajakan Demo Geruduk Istana, Polisi Khawatir Bikin Klaster Baru

#Demonstrasi #Istana Negara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Istana Tegaskan Prabowo Tak Intervensi Kasus Suap HGB yang Kaitkan Nusron Wahid
Istana menegaskan Prabowo Subianto tidak akan mengintervensi kasus dugaan suap HGB di Bogor yang turut mengaitkan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Istana Tegaskan Prabowo Tak Intervensi Kasus Suap HGB yang Kaitkan Nusron Wahid
Indonesia
Amnesty Soroti Program Bela Negara bagi Massa Demo DPR, Sebut Sarat Intimidasi
Amnesty International menyoroti program bela negara bagi warga dan pelajar yang ditangkap saat demo DPR/MPR pada 27 Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Amnesty Soroti Program Bela Negara bagi Massa Demo DPR, Sebut Sarat Intimidasi
Indonesia
SETARA Soroti Kekerasan terhadap Demonstran: Jangan Sampai Premanisme Kalahkan Kebebasan Sipil
SETARA Institute meminta Kepolisian mengusut kekerasan terhadap demonstran dan menelusuri pihak yang menggerakkan, membiayai hingga memprovokasi aksi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
SETARA Soroti Kekerasan terhadap Demonstran: Jangan Sampai Premanisme Kalahkan Kebebasan Sipil
Indonesia
Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Polda Metro Jaya mendalami dugaan aktor intelektual, penyedia dana, dan penggerak massa di balik kerusuhan DPR 27 Agustus. Polisi tegaskan kerusuhan bukan dilakukan pengunjuk rasa.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
 Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Indonesia
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Polda Metro Jaya menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan ormas dalam kasus kematian Bambang Setiyawan di Pejompongan dan minta publik setop beropini.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Indonesia
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membantah CCTV dimatikan saat demo 27 Agustus 2026 lalu.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Indonesia
Ditangkap saat Kericuhan Demo 27 Agustus, Polisi Pulangkan 141 Anak dengan Pengawasan
Secara total 152 anak ditangkap, 149 di antaranya merupakan laki-laki dan 3 lainnya merupakan perempuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Ditangkap saat Kericuhan Demo 27 Agustus, Polisi Pulangkan 141 Anak dengan Pengawasan
Indonesia
153 Anak Diamankan saat Kerusuhan Demo di DPR, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi
Sebanyak 153 anak diamankan saat kerusuhan demo di DPR. Polisi pun mendalami dugaan eksploitasi anak.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
153 Anak Diamankan saat Kerusuhan Demo di DPR, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi
Indonesia
Kawasan Slipi kembali Normal, Masyarakat Diminta tak Terprovokasi
Aktivitas warga, termasuk pengguna jalan dan kegiatan masyarakat lainnya, juga berlangsung seperti biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Kawasan Slipi kembali Normal, Masyarakat Diminta tak Terprovokasi
Indonesia
Demo di DPR/MPR Ricuh, Pramono Anung Soroti Perusakan Fasum dan CCTV
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyayangkan perusakan fasum dan CCTV saat demo di DPR/MPR. Ia menegaskan aksi unjuk rasa tetap diperbolehkan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Demo di DPR/MPR Ricuh, Pramono Anung Soroti Perusakan Fasum dan CCTV
Bagikan