Kuliner

Remaja China Kencingi Kuah Hotpot, Diharuskan Ganti Rugi Rp 4,7 Miliar

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 16 September 2025
Remaja China Kencingi Kuah Hotpot, Diharuskan Ganti Rugi Rp 4,7 Miliar

Remaja China didenda Rp 4,7 miliar karea kencingi kuah hotpot.(foto: pexels-huuhuynh)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — DUA remaja asal China harus membayar mahal untuk kelakukan mereka. Karena ketahuan kencing ke kuah hotpot, dua remaja ini diharuskan membayar ganti rugi sebesar 2,2 juta yuan atau sekitar Rp 4,7 miliar kepada dua perusahaan katering di China.

Insiden ini terjadi pada Februari lalu di cabang Shanghai dari jaringan hotpot terbesar di Tiongkok, Haidilao. Insiden ini menuai kritik luas setelah kedua remaja berusia 17 tahun itu mengunggah video aksi mabuk mereka ke media sosial.

Syukurnya nih, seperti dilaporkan BBC, tak ada indikasi bahwa ada pelanggan yang memakan kuah sup yang sudah terkontaminasi. Namun, Haidilao menawarkan kompensasi kepada ribuan pengunjung yang makan di restoran tersebut dalam beberapa hari setelah kejadian.

Pada Maret, Haidilao menuntut ganti rugi lebih dari 23 juta yuan, dengan alasan jumlah tersebut mencakup kompensasi yang mereka bayarkan kepada pelanggan. Pengadilan Shanghai memberikan keputusan pada Jumat (12/9). Pengadilan menyatakan tindakan kedua remaja itu telah melanggar hak properti dan merusak reputasi perusahaan melalui tindakan penghinaan serta menyebabkan peralatan makan terkontaminasi dan menimbulkan rasa jijik di masyarakat.

Baca juga:

Kaldu Dikencingi Pelanggan, Restoran China Minta Maaf dan Janjikan Kompensasi Besar untuk 4.000 Pelanggan



Media pemerintah China menyebut pengadilan juga menyatakan orangtua remaja tersebut gagal menjalankan kewajiban pengawasan sehingga merekalah yang harus menanggung ganti rugi.

Putusan itu mencakup 2 juta yuan (sekira Rp 4,6 miliar) untuk kerugian operasional dan reputasi, 130.000 yuan atau sekitar Rp 300 juta untuk salah satu perusahaan katering atas kerugian peralatan makan dan biaya pembersihan, serta 70.000 yuan atau Rp 161,6 juta untuk biaya hukum.

Namun, pengadilan menegaskan kompensasi tambahan yang ditawarkan Haidilao kepada pelanggan, berupa pengembalian penuh ditambah 10 kali lipat dari tagihan mereka, merupakan keputusan bisnis sukarela. Dengan begitu, pengadilan tidak dibebankan pengeluaran itu kepada kedua remaja tersebut.

Haidilao mengganti seluruh peralatan hotpot, melakukan pembersihan serta disinfeksi, dan memberikan kompensasi kepada lebih dari 4.000 pelanggan yang makan di cabang tersebut pada 24 Februari hingga 8 Maret.

Sejak membuka restoran pertamanya di Jianyang, Sichuan, Haidilao berkembang pesat dan kini mengoperasikan lebih dari 1.000 restoran di seluruh dunia. Perusahaan ini dikenal dengan layanan pelanggan yang ramah keluarga, termasuk layanan manikur untuk perempuan serta permen arum manis untuk anak-anak saat menunggu meja.(dwi)

Baca juga:

Human Hotpot, Pemandian Enggak Biasa Jelang Tahun Baru Imlek

#Kuliner #China #Kuliner Asia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Dunia
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Di China hukuman mati yang ditangguhkan biasanya diubah menjadi penjara seumur hidup jika tidak ada kejahatan baru yang dilakukan selama masa percobaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Indonesia
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Jumlah orang yang hilang setelah bencana longsor lumpur di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong) antara China dan Nepal bertambah menjadi 558 orang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kuliner
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Video terverifikasi memperlihatkan sejumlah orang mencelupkan kubis ke dalam larutan sebelum memasukkannya ke truk untuk diangkut.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Bagikan