Relawan Deklarasikan Ganjar Capres 2024 di Hari Pahlawan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 November 2021
Relawan Deklarasikan Ganjar Capres 2024 di Hari Pahlawan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memimpin apel kesiapsiagaan bencana di Semarang, Selasa (9/11). ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Garda Relawan Indonesia Semesta (GARIS) mendeklarasikan dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menjadi calon presiden di Pilpres 2024. Ganjar dinilai sebagai sosok paling tepat untuk melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum GARIS Gatotkoco Suroso menklaim, Ganjar Pranowo merupakan sosok yang merakyat, peduli terhadap masyarakat, dan menghargai prinsip kebinekaan.

Baca Juga:

PKS Klarifikasi soal Poster Deklarasikan Anies-Ganjar di Pilpres 2024

"Beliau selalu menganggap pembantunya rakyat. Beliau tidak segan berbaur dengan rakyat dan sangat familiar di tengah masyarakat," jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, kinerja Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah pun terbilang baik. Selama kepemimpinannya, Ganjar mencerminkan perilaku yang berpegang kepada keputusan yang berpihak pada kaum marhaen, seperti petani, nelayan, dan buruh.

Deklarasi dukungan Garda Relawan Indonesia Semesta (GARIS) terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menjadi calon presiden periode 2024-2029 di Hotel Amaris, Jakarta, Rabu (10/10/2021) (ANTARA/Tri Meilani Ameliya)
deklarasi dukungan Garda Relawan Indonesia Semesta (GARIS) terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menjadi calon presiden periode 2024-2029 di Hotel Amaris, Jakarta, Rabu (10/10/2021) (ANTARA/Tri Meilani Ameliya)

Keberpihakan itu dinilai oleh GARIS sebagai kebijakan mudah, murah, dan cepat untuk melayani masyarakat. Dengan keberpihakan, Indonesia diyakini akan lebih maju dan sejahtera di bawah kepemimpinan Ganjar Pranowo.

Gatot menegaskan, memiliki alasan khusus memilih momentum Hari Pahlawan 2021 untuk mendeklarasikan dukungan bagi Ganjar Pranowo sebagai capres 2024-2029. Dan mengklaim jika dukungan yang diberikan itu tidak melibatkan komunikasi dengan Ganjar Pranowo ataupun partai-partai politik.

"Murni sebagai inisiatif dari GARIS," katanya. (Pon)

Baca Juga:

Indonesia Jadi Tuan Rumah G20 pada 2022, Ganjar: Kita Harus Bangga

#Ganjar Pranowo #Pemilu #Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Lula da Silva Menangkan Masa Jabatan Presiden Brasil ke-4
Kemenangan tersebut memberi Lula masa jabatan presiden keempat yang tidak berurutan, setelah menang pada 2002, 2006, dan 2022.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Lula da Silva Menangkan Masa Jabatan Presiden Brasil ke-4
Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Bagikan