Kesehatan

Rekomendasi Asupan Penangkal Efek Polusi

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 28 Oktober 2022
Rekomendasi Asupan Penangkal Efek Polusi

Beberapa jenis makanan bisa bantu menangkal efek polusi pada tubuh. (foto: pexels-alexander-grey)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

POLUSI jadi masalah bagi warga di kota besar. Paparan polusi ternyata berdampak banyak pada tubuh. Mulai dari menimbulkan gangguan pernapasan hingga membuat kulit tampak kusam.

“Bisa dibilang, polusi merupakan sumber masalah,” kata ahli gizi Puteri Aisyaffa dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Jumat (28/10). Kita sering kali terpapar polus, tapi tidak menyadarinya. Padahal, polusi yang masuk ke tubuh akan melepaskan radikal bebas yang berdampak buruk terhadap kesehatan dan kecantikan.

Ketika masuk ke tubuh, jelas Puteri, polutan bisa menimbulkan berbagai dampak. Sebagai contoh nih, seseorang yang sudah punya gangguan asma bisa jadi makin sering kambuh. “Beberapa orang bahkan sampai mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA),” imbuhnya. Selain itu, Puteri menyebut marak pula penelitian yang mengungkap bahwa polusi yang masuk ke tubuh juga menyebabkan masalah bagi orang yang pencernaannya sensitif. “Misalnya, ketika setiap hari terpapar polusi, gangguan asam lambung jadi semakin parah,” katanya.

BACA JUGA:

Manfaat Antioksidan Kuersetin pada Kulit Bawang Merah

Meskipun menjadi sumber masalah bagi kesehatan tubuh, polusi tak bisa dihilangkan begitu saja. Co-founder Food Sustainesia, sebuah bisnis sosial berbasis komunitas yang membantu konsumen membuat pilihan tepat tiap harinya, Klaudia Roseline menjelaskan polusi dihasilkan dari hampir semua proses, misalnya proses industri, proses bercocok tanam, dan transportasi. Bentuk dan nama polutan yang dihasilkan bermacam-macam, seperti karbon dioksida dan nitrogen oksida. Semua zat itu menyebabkan polusi.

“Ketika terkumpul menjadi sangat banyak, polutan itu menyelubungi sekeliling bumi, sehingga menjadi semacam selimut polusi. Saat tertutup selimut, kita akan merasa panas dan gerah, kan? Bumi juga sama,” jelasnya. Hal menjelaskan mengapa selama enam tahun terakhir ini bumi terasa sangat panas luar biasa. Bumi yang kepanasan menyebabkan perubahan iklim yang dampaknya akan semakin parah jika tidak segera diatasi. “Lihat saja, musim di negara kita bergeser menjadi tidak jelas. Suhu udara naik-turun tidak menentu,” katanya.

Menanam pohon di hutan karena hutan bagai pendingin alami bumi menjadi salah satu cara mengurangi tebalnya selimut polusi. Namun, selain bumi, tubuh kita juga butuh dirawat dari pengaruh polusi ini. Puteri mengatakan salah satu caranya ialah mengonsumsi makanan tinggi antioksidan. Zat antioksidan akan menghambat proses oksidasi dalam tubuh, sekaligus mengikat radikal bebas, agar tubuh kita tidak rusak akibat polusi. Ada beberapa pilihan makanan nan mengandung antioksidan, seperti:

1. Sayur

Sumber antioksidan utama, menurut Puteri, yakni bahan makanan yang mengandung vitamin A, C, dan E. Ketiga vitamin tersebut banyak terkandung dalam sayur dan buah. Amat disarankan mengonsumsi 5 porsi sayur dan buah setiap hari. Porsi itu bisa memenuhi kebutuhan tubuh akan antioksidan. Agar dampaknya terlihat nyata, konsumsi buah dan sayur ini perlu dilakukan secara konsisten.

Secara spesifik, Puteri menyebutkan tentang tingginya kandungan antioksidan dalam sayuran hijau, seperti bayam dan kangkung, juga wortel dan jamur, yaitu jamur tiram dan shitake.

Tak hanya baik bagi tubuh, sayur juga buah, menurut Klaudia, ditanam dengan cara yang ramah lingkungan. “Jadi, buah dan sayur itu tergolong rendah karbon. Makanan yang bikin kita sehat ternyata juga bikin lingkungan kita sehat. Bandingkan dengan bahan makanan yang menyumbangkan emisi karbon terbesar, yaitu daging sapi. Kalau dikonsumsi dalam jumlah berlebih kan bisa membuat kita jadi sakit. Jenis makanan itu juga menghasilkan polusi tinggi yang mengganggu kesehatan lingkungan,” kata Klaudia.

2. Buah

Kebutuhan tubuh akan antioksidan dari buah-buahan, menurut Puteri, cukup tinggi. Akan lebih baik lagi jika porsi buah dikombinasikan dengan sayur tinggi antioksidan sehingga dapat saling melengkapi. Jenis buah yang ia nilai punya kandungan antioksidan tinggi, antara lain avokad (vitamin E), tomat (vitamin A dan C), dan jambu yang punya kandungan vitamin C tertinggi ketimbang buah lain.

3. Kacang

Belanja produk bahan pangan lokal, kata Klaudia, akan mengurangi jejak karbon. Tindakan sederhana itu sekaligus menyejahterakan petani dan pedagang lokal. Meski demikian, kamu jangan salah mengartikan pangan lokal ya. Membeli bahan pangan lokal bukan berarti membeli produk dari daerah yang lokasinya jauh, meski sama-sama di Indonesia.

“Misalnya, orang di Jawa membeli kopi yang ditanam di Sumatra. Lokal berarti membeli dari sekitar kita, dari sumber yang jaraknya dekat dengan kita, sekaligus memanfaatkan bahan pangan setempat. Misalnya, kalau di sekitar kita banyak tanaman jagung, itulah yang kita konsumsi,” jelas Klaudia.

Dalam hal memilih pangan kaya antioksidan, ia juga menyarankan mencari dari sumber lokal. Kacang almond, misalnya. Meski disebut-sebut punya kandungan antioksidan tinggi, kacang almond merupakan produk impor. Harganya pun cukup lumayan. Daripada membeli kacang impor yang harganya cukup mahal itu, Puteri memilihkan kacang mete sebagai pengganti almond. Kacang dari jambu monyet ini yang juga tinggi antioksidan dan sama serbagunanya. Di dalam kacang mete terkandung vitamin A dan E.

4. Umbi

Puteri menjelaskan bahan makanan berwarna ungu dan jingga merupakan makanan dengan antioksidan tinggi. Tak terkecuali ubi jalar ungu dan oranye. Keduanya yang mengandung vitamin A dan C.

5. Ikan

Mereka nan tinggal jauh dari area laut mungkin sulit menemukan ikan laut yang benar-benar segar. Puteri menjelaskan, agar tetap fresh dan tidak tengik saat tiba di tangan konsumen, ikan tenggiri disuntik dengan senyawa antioksidan. Antioksidan itu jugalah yang bisa membawa dampak baik bagi tubuh kita. Ditambah lagi, tenggiri juga mengandung omega 3.

Lalu, bagaimana dengan ikan yang tinggi omega 3? Apakah selalu punya antioksidan tinggi? Ternyata tidak. Menurut Puteri, tinggi atau tidaknya kandungan antioksidan pada ikan tergantung pada makanan yang dikonsumsi ikan tersebut. Seandainya dia mengonsumsi rumput laut, seperti ikan salmon, antioksidannya akan terbilang tinggi.

Sebelum kamu mengonsumsi ikan, Klaudia menyarankan sebaiknya mengonsumsi makanan rendah polusi, yaitu bahan makanan yang punya jejak karbon rendah. Hal itu agar tingkat polusi berkurang. “Polusi yang mengandung karbon yang dihasilkan dari setiap langkah proses produksi makanan. Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, memanen, mengemas, hingga transportasi dan distribusi. Rantai proses hingga makanan itu sampai di meja kita sangat panjang. Jika rantainya bisa dipotong sehingga menjadi lebih pendek, makanan itu secara otomatis jadi rendah polusi,” katanya.

Ia merekomendasikan ikan laut, seperti tenggiri, yang didapat langsung dari nelayan dan langsung diolah untuk disantap akan lebih rendah polusi daripada ikan dalam bentuk kemasan yang dibeli di supermarket.(dwi)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan