Realisasikan Makan Bergizi Gratis, Pemkot Solo Butuh Minimal 40 Dapur

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 12 Januari 2025
Realisasikan Makan Bergizi Gratis, Pemkot Solo Butuh Minimal 40 Dapur

Pemkot Solo uji coba makan bergizi gratis di SDN Jsbres, Solo, Jumat (10/1). (Foto: MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, memastikan kebutuhan dapur umum satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) setidaknya di 40 titik. Hal itu dibutuhkan untuk menyuplai makan bergizi gratis ke sekolah-sekolah dengan jumlah penerima sebanyak 110.000 anak.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Solo Dian Rineta mengatakan jumlah itu merupakan total pelajar dari jenjang PAUD hingga SMP yang menjadi sasaran program makan bergizi gratis. Untuk di Solo, program ini baru dimulai pada Senin (13/1).
“Jumlah penerima program makan bergizi gratis 110.000 anak. Sasarannya siswa jenjang PAUD hingga SMP,” kata Dian, Minggu (12/1).
Dia mengatakan setiap SPPG memproduksi makanan 2.000 sampai 3.000 pack dengan radius 3 kilometer. Itu berarti, kalau ada 55 km persegi, untuk Kota Solo, kebutuhan SPPG di atas 40 titik.
Ia menjelaskan, jumlah SPPG itu untuk menjamin kehangatan makanan hingga ketepatan waktu dimakan. Menurutnya hal itu semestinya sudah diperhitungkan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang menangani program makan bergizi gratis tersebut.
"Dari Pemerintah Kota Solo sendiri tentunya support. Kami siap mendukung program nasional makan bergizi gratis ini," kata dia.
Kota Solo belum memulai program makan bergizi gratis pada Senin (6/1). Program tersebut baru akan diluncurkan pada Senin (13/1). MBG akan dilaksanakan di beberapa sekolah di antaranya di wilayah Kecamatan Jebres. Saat ini setidaknya sudah ada dua SPPG yang siap yakni di wilayah Kecamatan Jebres dan Kecamatan Laweyan.
"Ya memang berdasarkan petunjuk teknis yang diterima, pelaksanaan program bergizi gratis tidak harus serentak di seluruh Indonesia. Di Solo, program itu akan dilaksanakan secara bertahap," katanya.
Ia menambahkan, untuk MBG perdana, Solo akan menyasar sekitar tujuh sekolah di Kecamatan Jebres. “Untuk pelaksanaan makan bergizi untuk besok Senin, SPPG yang konfirmasi sudah siap itu di Kecamatan Jebres menyasar tujuh sekolah,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
#Makan Bergizi Gratis #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Makanan MBG Lewat 4 Jam Setelah Matang Jangan Dimakan, BGN Minta Semua Pihak Patuh
Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menetapkan aturan konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) maksimal 4 jam setelah matang untuk menjaga keamanan pangan dan kualitas gizi.
Wisnu Cipto - 2 jam, 32 menit lalu
Makanan MBG Lewat 4 Jam Setelah Matang Jangan Dimakan, BGN Minta Semua Pihak Patuh
Indonesia
Anggaran MBG dan Pendidikan Dipisah Mulai 2028, Pemerintah Buka Suara
Pemerintah menyatakan anggaran MBG dan pendidikan akan disesuaikan dengan putusan MK. Pemisahan anggaran diperkirakan mulai 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Anggaran MBG dan Pendidikan Dipisah Mulai 2028, Pemerintah Buka Suara
Indonesia
Harga Kangkung Naik Jadi Rp 10.000 Per Ikat Akibat Kebutuhan MBG
Kangkung darat pun tergolong banyak dicari dan mengalami kenaikan harga, jika sebelumnya bisa dibeli Rp5 .000 per tiga ikat, saat ini menjadi Rp 5.000 per ikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Harga Kangkung Naik Jadi Rp 10.000 Per Ikat Akibat Kebutuhan MBG
Indonesia
Kepala BGN Bantah Proyek MBG hanya Habiskan Anggaran Negara
Sudaryono mengklaim anak-anak membutuhkan makanan bergizi agar dapat tumbuh sehat.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Kepala BGN Bantah Proyek MBG hanya Habiskan Anggaran Negara
Indonesia
BGN Ungkap Makanan MBG yang Dibawa Pulang Bisa Picu Keracunan, Orangtua Ikut Terdampak
BGN meminta sekolah dan guru mengingatkan siswa agar menyantap makanan MBG pada waktu dan tempat yang telah ditentukan dan tidak membawanya pulang ke rumah.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
BGN Ungkap Makanan MBG yang Dibawa Pulang Bisa Picu Keracunan, Orangtua Ikut Terdampak
Indonesia
BGN Ingatkan Makanan MBG Wajib Dikonsumsi Maksimal 4 Jam Setelah Matang
BGN mengingatkan makanan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG wajib dikonsumsi maksimal empat jam setelah matang demi keamanan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
BGN Ingatkan Makanan MBG Wajib Dikonsumsi Maksimal 4 Jam Setelah Matang
Indonesia
Penulis Utama Makalah Nobel MBG Pakai Gelar Palsu, Minta Maaf Catut Nama Prabowo
Menteri Brian Yuliarto ungkap penulis makalah Nobel MBG akui catut nama Presiden Prabowo Subianto dan tokoh lain tanpa izin.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Penulis Utama Makalah Nobel MBG Pakai Gelar Palsu, Minta Maaf Catut Nama Prabowo
Indonesia
BGN Perketat Keamanan MBG, Ompreng Makanan Bakal Dilengkapi Batas Waktu Konsumsi
BGN memperketat pengawasan MBG. Kini, ompreng bakal dilengkapi batas waktu konsumsi.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
BGN Perketat Keamanan MBG, Ompreng Makanan Bakal Dilengkapi Batas Waktu Konsumsi
Indonesia
DPR Soroti 6 Juta Data Ganda Penerima MBG, Minta BGN Perbaiki Data
BGN perlu melakukan penyisiran dan validasi data secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi celah penerima ganda dalam program MBG.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
DPR Soroti 6 Juta Data Ganda Penerima MBG, Minta BGN Perbaiki Data
Indonesia
BGN Ungkap Penyebab Awal Keracunan Massal MBG di Jayapura, Kepala SPPG Dicopot
BGN mengungkap hasil investigasi sementara kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis di Jayapura. Makanan diduga dimasak terlalu dini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
BGN Ungkap Penyebab Awal Keracunan Massal MBG di Jayapura, Kepala SPPG Dicopot
Bagikan