Ratusan Warga di Kampung Jokowi Krisis Air Bersih

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 29 Oktober 2019
Ratusan Warga di Kampung Jokowi Krisis Air Bersih

Wakil Ketua Pemuda, Olahraga dan komunitas seni Budaya DPC PDIP Kota Solo, Her Suprabu, Senin (28/10). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ratusan warga di Solo, Jawa Tengah mengalami krisis air akibat musim kemarau panjang. Warga tersebut tersebar di tiga kelurahan, yakni Pucangsawit, Joglo, dan Mojosongo.

Wakil Ketua Pemuda, Olahraga dan komunitas seni Budaya DPC PDIP Kota Solo, Her Suprabu mengungkapkan DPC PDIP mendapatkan laporan ada warga yang kekurangan air bersih akibat musim kearau panjang. Laporan terasebut ditindaklanjuti di lapangan dengan memberikan bantuan air sebanyak 7 tangki dengan total air sebanyak 50.000 liter.

Baca Juga:

Belum Tertarik Usung Gibran, DPC Gerindra Solo Buka Pendaftaran Cawali

"Kita adakan program bakti sosial menyambut Hari Sumpah Pemuda 2019 dengan memberikan bantuan air bersih kepada warga yang kekurangan air," ujar Suprabu kepada Merahputih.com, Senin (28/10).

Sejumlah wilayah yang mengalami krisis air bersih diantaranya, di Kelurahan Joglo RT 05/ RW 10, RT 04 /RW 12, dan RT 05 /RW 12. Kemudian Kelurahan Mojosongo RW 07 dan Kedung Tungkul. Selanjutnya di Kelurahan Pucangsawit RT 01 /RW 11 dan RT 02 /RW 12.

Waga Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres mengantre air bersih bantuan dari DPC PDIP, Solo, Jawa Tengah, Senin (28/10). (MP/Ismail)

Ia mengungkapkan warga sebenarnya sudah mengajukan bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo. Namun, akibat keterbatasan jumlah armada, BPBD tidak mampu memenuhi permintaan semua warga tersebut. Apalagi permintaan air bersih di BPBD Solo hampir ratusan warga terjadi setiap hari.

"Dropping air akan terus kita dilakukan jika masyarakat masih membutuhkan. Anggaran bantuan air bersih ini murni dari DPC PDIP Solo," kata dia.

Baca Juga:

Gibran Bertemu Megawati Demi Rekomendasi Pilwalkot Solo, Pengamat: PDIP Bakal Pecah

Ia berharap hujan segera turun supaya warga tidak lagi kekurangan air bersih. Sebagian besar warga yang kekurangan air bersih tidak punya sambungan PDAM. Warga selama ini hanya mengandalkan sumur yang kondisi saat ini kering. (Ism)

#Krisis Air #PDIP #Solo
Bagikan

Berita Terkait

Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Bagikan