MerahPutih.com - Sebanyak 144 warga binaan Rutan Klas 1 A Surakarta mendapat remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Dari jumlah narapidana yang menerima remisi tidak ada yang satu pun yang langsung bebas.
Kepala Rutan Surakarta, Urip Dharma Yoga, mengatakan remisi Hari Raya Idul Fitri ini diberikan setiap tahunnya bagi warga binaan. Dalam memberikan remisi dilakukan seleksi yang sangat ketat.
"Pada Lebaran 1442 H ini ada sebanyak 144 warga binaan yang layak dan lolos mendapatkan remisi," kata Urip kepada MerahPutih.com, Jumat (14/5).
Baca Juga:
Petugas Rutan Surakarta Kepergok Selundupkan Narkoba Pesanan Warga Binaan
Dikatakannya, dari 144 warga binaan yang mendapatkan remisi tersebut tidak ada warga binaan yang dinyatakan langsung bebas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 117 orang warga binaan yang dapat remisi dari kasus kriminal umum. "Sisanya sebanyak 22 orang dari kasus penyalahgunaan narkotika," kata dia.
Menurut Urip, warga binaan yang dapat remisi harus lolos administrasi terlebih dulu. Dokumen seperti petikan putusan, eksekusi, laporan perkembangan pembinaan, dan daftar perubahan harus memenuhi syarat.
"Syarat substantif juga harus terlewati masa hukuman selama enam bulan, narapidana yang termasuk PP No.99/2012 yakni justice collaborator atau kesediaan membongkar perkara orang lain. Itu syarat remisi warga binaan," tutur dia.
Syarat-syarat seperti berkelakuan baik, kata dia, juga jadi pertimbangan warga binaan perolehan remisi. Sementara itu, besaran perolehan remisi ditentukan lama menjalani masa hukuman.
"Remisi 15 hari untuk setahun pertama masa hukuman, remisi sebulan untuk dua tahun pertama dari masa hukuman. Warga binaan harus menjalani sepertiga masa hukuman dan tetap berkelakuan baik," papar dia
Dari data Rutan Klas 1A Surakarta sebanyak 59 warga binaan pemasyarakatan (WNP) memperoleh remisi 15 hari. Kemudian 80 WBP memperoleh remisi sebulan, dan 5 WBP memperoleh remisi sebanyak 1,5 bulan. "Kami akan terus lakukan evaluasi. Jangan sampai yang telah menerima remisi ini justru berkelakuan tidak baik," tutup orang nomor satu di Rutan Surakarta. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga: