Ratusan Pegiat Lari dan Peduli Isu Kehatan Mental Semarakan #Pelarian

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 15 Februari 2022
Ratusan Pegiat Lari dan Peduli Isu Kehatan Mental Semarakan #Pelarian

Dengan prokes ketat, Ajang #pelarian berlangsung semarak (Foto: dok. Vox Populi Publicists)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERGERAK dalam kelompok-kelompok kecil dan berdisplin dengan protokol kesehatan ketat, ratusan pegiat komunitas lari dan peduli kesehatan mental di sejumlah kota di Indonesia turut serta mensemarakkan ajang #pelarian.

Ajang #pelarian merupakan sebuah kampanye dan movement terbuka yang berupaya membangun awareness bersama, seraya menggaungkan semangat End the Anxiety yaitu upaya menjauhkan diri dari kecemasan, stress dan berbagai isu kesehatan mental lainnya, melalui sebuah aktivitas bergerak paling mudah yaitu berlari.

Baca Juga:

Studi: Olahraga Lari Membuatmu Lebih Bahagia

Perusahaan startup creative marketing, Creative Tribe bersama penyedia layanan kesehatan mental HatiPlong dan kolaborator lainnya seperti Dash Sports, SANA, Voltandfast, Syndicate TV, Runhood dan Vox Populi Publicists, menggagas movement #pelarian yang digelar perdana pada Minggu pagi, 13 Februari 2022 hingga seminggu kedepan.

Ajang #pelarian berlangsung dengan protokol kesehatan ketat (Foto: dok. vox populi publicists)

Ajang #pelarian mengajak setiap orang untuk berlari tanpa aturan tertentu, sambil mengenakan kaos putih yang menjadi tanda turut serta dalam kampanye, dan sebagai bentuk apresiasi dan peduli terhadap diri sendiri dan orang lain.

"Senang sekali #pelarian bisa dihelat cukup semarak, mengingat kondisi kasus varian Omicron yang sedang meningkat. Kami berlari dalam kelompok-kelompok kecil dan berprokes ketat. Berlari sekuatnya, sejauhnya, semaunya dan setujuan!," tutur Business Director Creative Tribe, Nadian Almatsier, pada siaran pers yang diterima merahputih.com.

Lebih lanjut Nadian menambahkan, bahwa tujuan Creative Tribe dan para kolaborator yakni ingin #pelarian mampu memicu dampak positif ke banyak orang, seluas-luasnya, mengilhami semangat kita hadapi bersama, dengan positivitas dan cara nyata yang sederhana dan menyenangkan

Sementara itu, CEO dan penggagas HatiPlong sekaligus kolaborator movement, Farah Djalan menjelaskan, bahwa #pelarian sangat seru, semua orang bersemangat ikutan, meriah dan rasanya berbeda dengan berlari di hari-hari biasa.

"Semangatnya lebih terasa karena semua orang berlarinya setujuan yaitu membangun kesadaran atau awareness terhadap mental health issue. Beda aja rasa semangatnya," ujar Farah

Selain itu Farah menambahkan, bahwa dia berharap movement tersebut tak berhenti samapai disini saja, karena dinilai mampu memberi dampak dalam meningkatkan kesadaran kesehatan mental masyarakat.

Sarah juga memerikan pesan khusus untuk masyarakat yang mengalami anxiety atau memiliki rasa mengganjel di dalam dirinya, yakni jangan berhenti berusaha untuk menjadi lebih sehat.

Karena, menurut Sarah, sehat itu bukan hanya sehat fisik tapi sehat jiewanya, karena semua saling berhubungan. Jadi, lakukan segala hal yang bisa membuat fisik sekaligus mental sehat.

Baca Juga:

Ini nih Panduan Lari Marathon untuk Pemula

Banyak masyarakat yang antusias mengikuti ajang #pelarian, bahkan sejumlah artis juga turut serta (Foto: dok. vox populi publicists)

Mengenai ajang #pelarian, Strategic Planner Creative Tribe, Iman Sadeqh menjelaskan, bahwa terpantai dari jejak unggahan media sosial, partisipan yang terlibat di #pelarian mencapai lebih dari 500 peserta, yang berlari tak hanya di Jakarta, tapi juga berbagai kota lainnya. Seperti Bandung, Yogyakarta, Kediri, Surabaya, Bali, Palu, Bau-Bau, Toraja dan Mimika.

"Bahkan sejumlah orang yang ikutan #pelarian di luar negeri ikut mengabarkan keterlibatannya di movement ini seperti dari kota San Diego, Washington DC, Amerika Serikat, Singapura serta kota Auckland di Selandia Baru dan Malaysia," jelas Iman Sadeqh.

Tingginya antusiasme masyarakat pun bisa dilihat dari begitu besarnya jumlah view video awareness #pelarian yang mencapai angka 25.000 serta traffic tag dan mention materi-materi unggahan #pelarian yang mencapai ribuan di media sosial Instagram, Twitter dan Tiktok.

Sederet public figure pun turut mendukung ajang #pelarian, seperti halnya DJ Winky, Kenes Andari, Tamara Bleszynski, Dian Sastro, Reuben Elishama, Imam Darto, Shelomita, Sonny Dien dan Paul Palele. (Ryn)

Baca Juga:

Lari Pagi Efektif Menurunkan Berat Badan? Ini Kata Dokter

#Kesehatan Mental #Pelari #Olahraga Lari
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Fun
Unik! Saykoji, Mandela, Sifen, hingga Jojo Lari Sambil Live DJ di Sunpride Fun Run 10K
Saykoji, Mandela, hingga Jojo lari sambil live DJ di Sunpride Fun Run 10K. Acara ini digelar di CFD Sudirman pada Minggu (7/6).
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Unik! Saykoji, Mandela, Sifen, hingga Jojo Lari Sambil Live DJ di Sunpride Fun Run 10K
Indonesia
Ada Rekayasa Lalin di Jakarta 24 Mei 2026, ini Daftar Jalan yang Ditutup saat Lemhannas Fun Run
Lemhamnas Fun Run 2026 akan digelar pada Minggu (24/5). Nantinya, ada sejumlah jalan yang terkena rekayasa lalu lintas.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
Ada Rekayasa Lalin di Jakarta 24 Mei 2026, ini Daftar Jalan yang Ditutup saat Lemhannas Fun Run
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Olahraga
Sepatu Lari Adidas Bantu Sabastian Sawe Pecahkan Rekor Dunia di London Marathon 2026
Sabastian Sawe berhasil memecahkan rekor dunia maraton di bawah dua jam. Ia memakai sepatu lari Adidas saat mengukir sejarah di London Marathon 2026.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Sepatu Lari Adidas Bantu Sabastian Sawe Pecahkan Rekor Dunia di London Marathon 2026
Olahraga
Sejarah Tercipta! Sabastian Sawe Pecahkan Rekor Dunia Maraton di Bawah 2 Jam
Pelari asal Kenya, Sabastian Sawe, memecahkan rekor dunia di London Marathon 2026. Ia berhasil menyelesaikan maraton di bawah dua jam.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Sejarah Tercipta! Sabastian Sawe Pecahkan Rekor Dunia Maraton di Bawah 2 Jam
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Bagikan