Ratusan Kawasan Rawan Narkoba Tumbuh di Indonesia, IPW: PR Kapolri

Dwi AstariniDwi Astarini - 1 jam, 6 menit lalu
Ratusan Kawasan Rawan Narkoba Tumbuh di Indonesia, IPW: PR Kapolri

Ilustrasi pengungkapan kasus narkoba/ dok Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM – INDONESIA Police Watch (IPW) meminta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memanfaatkan peta kawasan rawan narkoba untuk memperkuat pemberantasan peredaran narkotika di berbagai daerah. Berdasarkan data yang dicantumkan dalam rilis IPW, DKI Jakarta menempati urutan pertama dengan 117 wilayah rawan narkoba.


Sekretaris Jenderal IPW Data Wardhana mengatakan, pemetaan kawasan rawan narkoba dapat menjadi acuan bagi kepolisian dalam menentukan prioritas operasi, terutama di wilayah yang selama ini dikenal sebagai pusat peredaran narkotika.


Dengan peta kawasan rawan narkoba yang telah tersedia, Kapolri tinggal memerintahkan para kapolda untuk memberantas secara serius dan berkelanjutan.

“Penindakan juga harus berlaku terhadap anggota Polri yang bermain dengan barang haram tersebut,” kata Data di Jakarta, Senin (12/10).


Berdasarkan data pemetaan BNN yang dikutip dalam rilis IPW, setelah DKI Jakarta, Aceh menempati urutan kedua dengan 64 wilayah rawan narkoba, disusul Sumatra Utara dengan 59 wilayah. Jawa Barat dan Jawa Timur masing-masing tercatat memiliki 33 wilayah rawan narkoba. Selanjutnya, Banten memiliki 31 wilayah dan Nusa Tenggara Barat sebanyak 30 wilayah. Kalimantan Selatan tercatat memiliki 28 wilayah rawan narkoba, Kalimantan Utara 25 wilayah, dan Lampung 24 wilayah.

Baca juga:

Bareskrim Gencarkan Operasi Narkoba Serentak, Bidik Jaringan Bandar


Angka tersebut merupakan data yang dicantumkan IPW dengan merujuk pemetaan BNN sejak 2019. Data itu perlu dikonfirmasi kembali kepada BNN untuk memastikan kesesuaiannya dengan kondisi terbaru.

Selain kawasan rawan narkoba berdasarkan pemetaan, IPW meminta kepolisian memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah lokasi yang dikenal publik sebagai kampung narkoba.
Lokasi tersebut antara lain Kampung Ambon, Kampung Boncos, Kampung Bahari, dan Kampung Berlan di Jakarta. Di luar Jakarta, terdapat Kampung Bartak di Makassar, Sulawesi Selatan, Kampung Putun di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, serta Kampung Dalam atau Beting di Pontianak Timur, Kalimantan Barat.


IPW menilai operasi di kawasan tersebut perlu dilakukan secara konsisten untuk memutus peredaran narkoba sekaligus mencegah munculnya kembali jaringan pengedar. Data Wardhana mengatakan Kapolri Suyudi memiliki pengalaman dalam penanganan narkoba karena sebelumnya pernah memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025.

“Narkoba bukan sekadar persoalan kriminalitas, melainkan juga ancaman bagi masa depan generasi muda dan ketahanan nasional,” jelas Data.


Suyudi sebelumnya pernah menyatakan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman terhadap kedaulatan negara dan dapat menjadi instrumen perang proksi atau proxy war yang melemahkan generasi muda serta merusak masa depan Indonesia dari dalam.

“Karena itu, IPW meminta pemberantasan narkoba menjadi agenda strategis kepolisian, bukan sekadar operasi penindakan sesaat,” ungkap Data.

Data juga menekankan pentingnya pengawasan internal untuk memastikan tidak ada anggota Polri yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Menurut dia, pemetaan kawasan rawan narkoba harus diikuti dengan operasi yang terukur, evaluasi kinerja kapolda, dan penindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat.


“Langkah tersebut dapat memperkuat upaya perlindungan generasi muda sekaligus menjaga ketahanan nasional dari ancaman narkoba,” tutup Data.(knu)

Baca juga:

Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang





#Narkoba #Kapolri #Kapolda #IPW
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ratusan Kawasan Rawan Narkoba Tumbuh di Indonesia, IPW: PR Kapolri
Pemetaan kawasan rawan narkoba dapat menjadi acuan bagi kepolisian dalam menentukan prioritas operasi, terutama di wilayah yang selama ini dikenal sebagai pusat peredaran narkotika.
Dwi Astarini - 1 jam, 6 menit lalu
Ratusan Kawasan Rawan Narkoba Tumbuh di Indonesia, IPW: PR Kapolri
Indonesia
IPW Minta Kapolri Suyudi Jadikan Pemberantasan Narkoba Program 100 Hari Kerja
Kapolri perlu memerintahkan Kabareskrim dan seluruh kapolda agar meningkatkan operasi di wilayah yang selama ini dikenal sebagai pusat peredaran narkoba.
Dwi Astarini - 1 jam, 40 menit lalu
IPW Minta Kapolri Suyudi Jadikan Pemberantasan Narkoba Program 100 Hari Kerja
Berita
Profil Irjen Agus Wijayanto, Kapolda Bangka Belitung Baru yang ‘Ditakuti’ Polisi Bermasalah
Irjen Agus Wijayanto hadir menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing, yang kini mendapatkan amanah baru sebagai Staf Ahli Sosial Budaya (Sahlisosbud) Kapolri.
Dwi Astarini - 2 jam, 54 menit lalu
Profil Irjen Agus Wijayanto, Kapolda Bangka Belitung Baru yang ‘Ditakuti’ Polisi Bermasalah
Indonesia
Sosok Brigjen Andi Syahriful Taufik, Pakar SDM Polri yang kini Jabat Kapolda Kaltara
Perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 ini ditunjuk mengisi pucuk pimpinan Polda Kaltara guna menggantikan Irjen Agus Wijayanto.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Sosok Brigjen Andi Syahriful Taufik, Pakar SDM Polri yang kini Jabat Kapolda Kaltara
Indonesia
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Sahroni menegaskan pengawasan internal Polri harus tetap berjalan agar pelayanan kepolisian kepada masyarakat semakin baik dan tidak hanya merespons persoalan yang menjadi perhatian publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Indonesia
Bareskrim Dorong agar Pengguna Narkoba Direhabilitasi, tak Langsung Dipenjara
Pengguna narkotika perlu mendapatkan penanganan yang mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan pemulihan mereka.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Bareskrim Dorong agar Pengguna Narkoba Direhabilitasi, tak Langsung Dipenjara
Indonesia
Bareskrim Gencarkan Operasi Narkoba Serentak, Bidik Jaringan Bandar
Penindakan difokuskan untuk memutus jaringan bandar hingga aktor utama yang mengendalikan perdagangan narkoba.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Bareskrim Gencarkan Operasi Narkoba Serentak, Bidik Jaringan Bandar
Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Soedeson Tandra mengungkap alasan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto perlu segera menata internal Polri, termasuk perombakan sejumlah Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Indonesia
Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, dari Metro Jaya hingga Sulawesi
Pertukaran ini dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sehari setelah resmi menjabat pada 2 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, dari Metro Jaya hingga Sulawesi
Bagikan