Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ratusan Karyawannya Terpapar Corona, Pabrik Rokok Sampoerna Jadi Cluster Penyebaran COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 30 April 2020
Ratusan Karyawannya Terpapar Corona, Pabrik Rokok Sampoerna Jadi Cluster Penyebaran COVID-19

Konferensi pers Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Jatim. (Foto: MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ada temuan klaster baru penularan COVID-19 di Surabaya. Sekitar 500 orang karyawan PT HM Sampoerna Rungkut diduga terpapar COVID-19.

Hal itu dikatakan Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Jatim dr Joni Wahyuhadi.

Baca Juga:

Update COVID-19 Solo: 22 Positif Corona, 4 Pasien Meninggal

"Dari 500 orang itu, sebanyak 100 orang karyawan sudah diisolasi di sebuah hotel di Surabaya. Kami tidak bisa menyebutkan nama hotelnya, kasihan. Nah, mereka telah menjalani rapid test dan hasilnya positif. Mereka sedang menunggu hasil tes swab yang dilakukan di RSU dr Soetomo," kata dr Joni saat di gedung Grahadi Surabaya Rabu (29/4) malam.

"Dari 100 orang tersebut, 63 orang yang positif. Sisanya belum ada info kabar lagi hasilnya. Makanya, akan kami lakukan tes swab PCR di RSU dr Soetomo,” lanjutnya.

Peta persebaran virus corona di Jawa Timur. (Foto: MP/Istimewa)
Peta persebaran virus corona di Jawa Timur. (Foto: MP/Istimewa)

Dokter Joni yang juga Direktur Utama RSU dr Soetomo Surabaya juga menjelaskan bahwa ada sebanyak 323 orang karyawan PT HM Sampoerna Rungkut yang tidak bergejala dan telah dilakukan rapid test. Sebelumnya, juga sudah ada meninggal dua orang meninggal pada 14 April lalu.

"Ini Sampoerna yang Rungkut. Kami kemarin sudah diskusi dengan Bu Gubernur bersama manajemen Sampoerna untuk menyelesaikan masalah ini,” paparnya.

Dia juga menyebut bahwa ada sembilan orang statusnya pasien dalam pengawasan (PDP) yang bergejala dan sudah dirawat di RS. Sisanya, dalam kondisi baik alias sehat.

“Jadi, masih ada 165 orang yang kami tes swab, hasilnya belum keluar. Kemudian, ada 323 yang sudah di-rapid test, hasilnya 63 sudah positif tadi malam. Kemudian, dilaporkan sore ini kira-kira menjadi 100. Nah, 100 ini yang akan kita swab besok. Kira-kira ada 500-an klaster Sampoerna ini. Tapi pihak manajemen Sampoerna sudah menutup komplek atau bagian yang terkena dan meliburkan karyawannya di satu bagian itu,” pungkasnya.

Baca Juga:

Hasil Riset LSI Denny JA Ungkap Kehidupan Bakal Normal Sebelum Vaksin Corona Ditemukan

Sementara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dalam update kasus Covid 19 di Jawa Timur, menyebut ada penambahan lima orang yang sembun. Sehingga totalnya menjadi 157 orang atau setara 17,78 persen.

"Namun, untuk pasien meninggal akibat terinfeksi COVID-19 juga masih ada penambahan. Ada dua pasien yang meninggal, mereka berasal dari Lamongan dan Surabaya. Dengan demikian yang meninggal ada 97 orang atau setara 11,14 persen," ucap Khofifah.

Lebih lanjut, sejumlah 2.986 terkonfirmasi berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Namun yang masih diawasi 1.550 pasien. Kemudian sebanyak 19.051 berstatus orang dalam pemantauan (ODP), yang masih dipantau 5.502 orang. (Knu)

Baca Juga:

Polri Salurkan 100 Ton Beras untuk Korban Penanganan COVID-19

#Virus Corona #Jawa Timur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Semeru 4 Kali Erupsi Memasuki Siang Hari, Tinggi Letusan Terus Meningkat hingga 1 Km
Tinggi letusan terus meningkat sejak pertama erupsi pukul 00.52 WIB.
Frengky Aruan - Rabu, 01 Juli 2026
Gunung Semeru 4 Kali Erupsi Memasuki Siang Hari, Tinggi Letusan Terus Meningkat hingga 1 Km
Indonesia
Jatim Siapkan Beasiswa Bagi 143 Ribu Pelajar dan Mahasiswa, Tekan Anak Tidak Sekolah
program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menekan angka anak tidak sekolah (ATS) serta meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan di Jawa Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Jatim Siapkan Beasiswa Bagi 143 Ribu Pelajar dan Mahasiswa, Tekan Anak Tidak Sekolah
Indonesia
KPK Dalami Peran Anggota DPR Anwar Sadad dalam Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim
Terbaru, KPK memeriksa enam saksi untuk mendalami pengelolaan dana hingga pelaksanaan kegiatan Pokmas.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
KPK Dalami Peran Anggota DPR Anwar Sadad dalam Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim
Indonesia
Dua Siswa Jadi Korban Peluru Nyasar, DPR Desak TNI Lakukan Audit Investigasi
Langkah ini penting untuk memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam penanganan kasus.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Dua Siswa Jadi Korban Peluru Nyasar, DPR Desak TNI Lakukan Audit Investigasi
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1 KM, Waspadai Banjir Lahar di 4 Sungai Ini!
Masyarakat sekitar Semeru diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak.
Wisnu Cipto - Senin, 13 April 2026
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1 KM, Waspadai Banjir Lahar di 4 Sungai Ini!
Indonesia
Gunung Semeru 7 Kali Erupsi Menjelang Senin Siang, Tinggi Letusan hingga 1.100 Meter
"Erupsi Gunung Semeru dengan letusan tertinggi terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.100 meter di atas puncak."
Frengky Aruan - Senin, 06 April 2026
Gunung Semeru 7 Kali Erupsi Menjelang Senin Siang, Tinggi Letusan hingga 1.100 Meter
Indonesia
Pemprov Jatim Tetapkan WFH Tiap Rabu, Tidak Berlaku Bagi 40 Ribu ASN Sektor Pendidikan
Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) resmi menerapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Rabu bagi aparatur sipil negara (ASN).
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Pemprov Jatim Tetapkan WFH Tiap Rabu, Tidak Berlaku Bagi 40 Ribu ASN Sektor Pendidikan
Indonesia
Khofifah Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Belanja Baju Lebaran
Bersama guru, para murid berkebutuhan khusus tersebut sangat antusias dan gembira bebas memilih sesuai kebutuhan yang diinginkan mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Khofifah Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Belanja Baju Lebaran
Indonesia
Semeru 5 Kali Erupsi dan Luncuran 3 Awan Panas, Besuk Kobokan Area Paling Rawan
Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak, serta menjauhi sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak.
Wisnu Cipto - Jumat, 13 Februari 2026
Semeru 5 Kali Erupsi dan Luncuran 3 Awan Panas, Besuk Kobokan Area Paling Rawan
Bagikan