Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polri Salurkan 100 Ton Beras untuk Korban Penanganan COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 29 April 2020
Polri Salurkan 100 Ton Beras untuk Korban Penanganan COVID-19

Ilustrasi - Pekerja tengah beraktivitas di gudang beras Bulog, Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/4/2020). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Baharkam Polri menyalurkan 100 ton bantuan beras kepada masyakarat, khususnya yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, bantuan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis terkait pendataan dan pemberian sembako kepada masyarakat terdampak virus corona.

Baca Juga:

Ini Hasil Pemantauan Satgas Pangan Polri di Lapangan

"Terutama yang belum tersentuh bantuan pemerintah," terang Agus Andrianto dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (29/4).

Agus yang juga Kaopspus Aman Nusa II ini menambahkan, bantuan disalurkan melalui polda.

Totalnya 100 ton beras bantuan Polri akan disalurkan melalui Polda Banten, Polda Jabar dan Polda Metro Jaya.

Namun hingga hari keempat Ramadhan, baru berjalan 89 ton, karena melihat stok.

"Insyaallah beberapa hari kedepan sudah oke semua," jelas mantan Kapolda Sumut ini.

Ilustrasi komoditas bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional (Antara/Eka AR)
Ilustrasi komoditas bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional (Antara/Eka AR)

Menurutnya, bantuan beras tersebut merupakan bentuk empati Polri kepada masyarakat yang terdampak virus corona. Baharkam Polri tidak ingin dampak ke masyarakat berubah menjadi kejahatan.

"Seperti kita ketahui, faktor penyebab timbulnya kejahatan itu berawal dari kelaparan dan kemiskinan, jadi harus bisa kita cegah jangan sampai ada masyarakat kita yang kelaparan sehingga gelap mata berbuat kriminal,” terang Agus.

Baca Juga:

Ketua MPR Sebut Nasib Industri Pariwisata Terancam jika Tak Diperhatikan Pemerintah

Agus menghimbau masyarakat agar mematuhi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, karena hal itu untuk kebaikan bersama sehingga pandemi COVID-19 cepat berakhir.

"Patuhi social distancing dan physical distancing, gunakan masker, sering cuci tangan dan konsumsi makanan bergizi dan yang terpenting tidak mudik tahun ini,” pungkas Agus. (Knu)

Baca Juga:

Nekat Kucing-kucingan Agar Bisa Mudik, YLKI: Awas, Bahaya

#Beras #Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Beras SPHP Bakal Ganti Nama Jadi Beras Kita
Bulog menargetkan memproduksi sekitar 2 juta ton Beras Kita untuk memenuhi kebutuhan pasar komersial
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Beras SPHP Bakal Ganti Nama Jadi Beras Kita
Indonesia
Jampidsus Tepis Isu Terlibat Bisnis Kafe De Clan, Singgung Pemilik Emas 74 Kg Sentul
Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah menegaskan tidak terlibat bisnis kafe De’Clan Cipete. Ia juga menyinggung temuan emas 74 kg di rumah Sentul
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Jampidsus Tepis Isu Terlibat Bisnis Kafe De Clan, Singgung Pemilik Emas 74 Kg Sentul
Indonesia
Ruko di Jalan Asem Cipete Digeledah Polisi Buntut Dugaan TPPU PLN, Asabri Hingga Krakatau Steel
Budi belum merinci hasil operasi karena proses hukum masih berjalan ketat
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
Ruko di Jalan Asem Cipete Digeledah Polisi Buntut Dugaan TPPU PLN, Asabri Hingga Krakatau Steel
Indonesia
Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan, Pastikan Aparat tak Menghalangi Proses Hukum
Pada saat saat yang sama, kepolisian tidak boleh mundur sedikit pun.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan, Pastikan Aparat tak Menghalangi Proses Hukum
Indonesia
Isu Ledakan di Kantor BGN, Kaca Pecah karena Suhu Panas
Berdasarkan keterangan pengelola, kaca gedung tersebut kerap pecah saat cuaca panas.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Isu Ledakan di Kantor BGN, Kaca Pecah karena Suhu Panas
Indonesia
Komisi III DPR Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU hingga Tuntas
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendukung Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya mengusut dugaan korupsi serta TPPU pengadaan batu bara PLTU hingga tuntas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Komisi III DPR Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU hingga Tuntas
Indonesia
TNI Bantah Datangi Polda Metro Jaya, Tegaskan Patuh pada Proses Hukum
TNI menyesalkan informasi di media sosial yang menyebut TNI menggeruduk Polda Metro Jaya.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
TNI Bantah Datangi Polda Metro Jaya, Tegaskan Patuh pada Proses Hukum
Indonesia
Penyitaan Uang dan Emas Senilai Rp 475 Miliar, MAKI Serukan Pengusutan secara Tuntas
Penyimpanan uang tunai dalam jumlah sangat besar di luar sistem perbankan patut diduga berkaitan dengan tindak pidana.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
 Penyitaan Uang dan Emas Senilai Rp 475 Miliar, MAKI Serukan Pengusutan secara Tuntas
Indonesia
Penggeledahan di Sejumlah Tempat Imbas Kasus Dugaan Korupsi, Pengamat: Usut Tuntas Pihak yang Terlibat
Bagian dari upaya membongkar dugaan kejahatan besar yang melibatkan praktik mafia perkara dan tindak pidana korupsi.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Penggeledahan di Sejumlah Tempat Imbas Kasus Dugaan Korupsi, Pengamat: Usut Tuntas Pihak yang Terlibat
Indonesia
TNI Tepis Rumor, Sebut Penjagaan Rumah JAM-Pidsus Permintaan Kejaksaan Agung
Berkaitan dengan perlindungan kepada jaksa dalam melaksanakan tugasnya.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
TNI Tepis Rumor, Sebut Penjagaan Rumah JAM-Pidsus Permintaan Kejaksaan Agung
Bagikan