Rano Karno Penuhi Panggilan Jadi Saksi Sidang Kasus Wawan

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 24 Februari 2020
Rano Karno Penuhi Panggilan Jadi Saksi Sidang Kasus Wawan

Rano Karno hadir di sidang kasus Wawan. Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rano Karno memenuhi panggilan Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi saksi terdakwa Tubagus Chaeri Wardhana di sidang perkara dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan rumah sakit rujukan Provinsi Banten pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten APBD tahun anggaran 2012 dan APBD-P TA 2012.

Aktor pemeran Si Doel itu menjelaskan alasan ketidakhadirannya pada persidangan sebelumnya. Rano mengaku sibuk promo film layar lebar terbarunya, Si Doel The Movie 2, sehingga meminta dijadwalkan untuk bersaksi pada pertengahan Februari 2020.

Baca Juga

Saksi Akui Serahkan Duit Rp 1,5 M ke Rano Karno

"Saya sudah izin, karena lagi promo, makanya minta (bersaksi) pertengahan Februari," kata Rano di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (24/2)

Rano tercatat sudah dua kali tidak menghadiri panggilan Jaksa KPK untuk bersaksi di sidang Wawan. Rano diminta tim Jaksa untuk bersaksi di sidang Wawan guna mengklarifikasi sejumlah hal terkait aliran uang.

Pada persidangan sebelumnya, nama Anggota DPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Rano Karno, disebut turut menerima uang panas sebesar Rp700 juta dari proyek pengadaan alat kedokteran rumah sakit rujukan Provinsi Banten pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten Tahun Anggaran (TA) 2012.

Rano
Rano Karno hadir di sidang kasus Wawan. Foto: MP/Kanu

Rano Karno disebut turut kecipratan uang panas dalam dakwaan untuk terdakwa Komisaris Utama PT Balisific Pragama, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

"Melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yaitu telah memperkaya Rano Karno sebesar Rp 700.000.000," kata Jaksa Budi Nugraha saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, 31 Oktober 2019

Baca Juga

Istri Rano Karno Disebut Kecipratan Fee Proyek Alkes Banten

Rano Karno membantah tudingan adanya aliran uang panas tersebut. Politikus PDI-Perjuangan tersebut mengatakan bahwa pernyataan Mantan Kadis Kesehatan Pemprov Banten, Djaja Buddy Suhardja yang menuding Rano Karno menerima uang adalah keliru.

"Saudara Djadja telah mengirimkan tuduhan kepada saya telah menerima aliran dana sebesar Rp 700 juta. Jumlah ini berbeda jauh dari tuduhan sebelumnya yang menyebut saya menerima aliran dana dari kasus ini sebesar Rp 300 juta. Saya mempertanyakan inkonsistensi tuduhan yang disampaikan Saudara Djadja atas diri saya," kata Rano Karno kepada wartawan.

Nama Rano kembali disebut menerima aliran uang sebesar Rp1,5 miliar dalam persidangan ini. Saat itu, mantan pegawai PT Bali Pasific Pragama (BPP), Ferdy Prawiradireja membeberkan adanya aliran uang Rp1,5 miliar untuk mantan Wakil Gubernur Banten, Rano Karno.

Ferdy mengamini adanya penyerahan uang Rp1,5 miliar untuk Rano Karno. Uang itu diserahkan Ferdy melalui ajudan Rano Karno, Yadi, di salah satunya hotel kawasan Serang, Banten. Uang Rp1,5 miliar itu diberikan dalam satu bungkus kantong kertas.

"Iya (Rp 1,5 miliar). (Uang dalam bentuk) rupiah. 1 kantong aja. Kantong apa namanya, yang ada di toko buku, kantong kertas gitu. Itu tahun 2012 atau 2013 ya, saya lupa," ujar Ferdy saat bersaksi untuk terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, 20 Februari 2020.

Dalam perkara ini, Bos PT Balipasific Pragama (PT BPP), Wawan didakwa telah melakukan korupsi pengadaan alat kesehatan rumah sakit rujukan Provinsi Banten pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten APBD tahun anggaran 2012 dan APBD-P TA 2012.

Baca Juga

KPK Dalami Fakta Sidang Wawan tentang Dugaan Rano Karno Terima Rp700 Juta

Wawan juga didakwa melakukan korupsi bersama staf PT Balipasific Pragama (PT BPP) Dadang Prijatna dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan alkes Puskesmas Kota Tangerang Selatan Mamak Jamaksari yang telah divonis bersalah dalam perkara ini. Selain itu ia juga didakwa melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (Knu)

#Rano Karno
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Wagub DKI Jakarta Rano Karno Ungkap Ada Potensi Jalan Ambles karena Besi Saluran Air Tua, Gercep Cek ke Lapangan
Pemprov DKI melalui Dinas SDA juga melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap jaringan saluran yang masih menggunakan struktur Aramco berusia tua.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Wagub DKI Jakarta Rano Karno Ungkap Ada Potensi Jalan Ambles karena Besi Saluran Air Tua, Gercep Cek ke Lapangan
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat jalan amblas. Perbaikan rampung dalam lima hari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Indonesia
Pemprov Bebaskan Denda Pajak Kendaraan, Wagub Rano: Kado untuk Warga di HUT Jakarta
Dengan pemutihan denda pajak kendaraan ini, masyarakat dapat melunasi kewajiban pajak kendaraan tanpa dikenakan bunga keterlambatan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Pemprov Bebaskan Denda Pajak Kendaraan, Wagub Rano: Kado untuk Warga di HUT Jakarta
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
Menyongsong 500 Tahun, Jakarta Siap Jadi Panggung Budaya Dunia
Kegiatan IWDF menjadi bagian dari peringatan Hari Tari Sedunia sekaligus rangkaian menuju 500 tahun Kota Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Menyongsong 500 Tahun, Jakarta Siap Jadi Panggung Budaya Dunia
Indonesia
Wagub Rano Sebut Jalan Ambles Bisa Terjadi di Sejumlah Wilayah Jakarta
Rano mengakui kapasitas dan jumlah petugas di lapangan belum cukup memadai untuk memantau kondisi infrastruktur yang sudah harus ditangani.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Wagub Rano Sebut Jalan Ambles Bisa Terjadi di Sejumlah Wilayah Jakarta
Indonesia
68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Pemprov Jamin Semua Sehat dan Halal
Wakil Gubernur DKI Rano Karno menyebut 68 ribu hewan kurban disembelih di Jakarta pada Idul Adha 1447 H.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Pemprov Jamin Semua Sehat dan Halal
Indonesia
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Indonesia
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, 68 ribu hewan kurban itu dipotong selama tiga hari.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Indonesia
Pramono Anung Berangkat Haji, Rano Karno Pimpin Jakarta Sementara
Gubernur Jakarta Pramono Anung bertolak ke Arab Saudi untuk ibadah haji hingga 1 Juni 2026. Selama itu, pemerintahan DKI dipimpin sementara oleh Rano Karno.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Pramono Anung Berangkat Haji, Rano Karno Pimpin Jakarta Sementara
Bagikan