Rangkaian Rakernas PDIP Dimulai, Bawa Semangat Ganefo

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Mei 2024
Rangkaian Rakernas PDIP Dimulai, Bawa Semangat Ganefo

Prosesi pengambilan Api Abadi Mrapen, di Grobogan, Jawa Tengah

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDI Perjuangan (PDIP) telah dimulai dengan prosesi penyulutan obor yang dibawa dari sumber api abadi Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah.

Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda Olahraga, Eriko Sotarduga mengatakan, api abadi Mrapen merupakan simbol semangat perjuangan.

Api abadi tersebut pertama kali diambil untuk Games of the New Emerging Forces (Ganefo) atau Pesta Olahraga Negara-negara Baru yang digagas Presiden Soekarno.

"Kami ingin mengingatkan api Mrapen ini diambil pertama kali dalam pelaksanaan Ganefo yang pertama tanggal 1 November 1963. Kemudian api PON ke-10 pada tahun 1981 dan juga hari olahraga nasional dan lain-lain," kata Eriko, Jumat (17/5 saat memberi sambutan dalam prosesi pengambilan Api Abadi Mrapen, di Grobogan, Jawa Tengah.

Baca juga:

Sukur Nababan Memaknai Nyala Api dari Mrapen untuk Rakernas PDIP

Nantinya api ini akan dibawa ke Rakernas V PDIP lewat proses kirab marathon sepanjang 526 km, mulai dari Grobogan hingga Jakarta.

Rencananya obor itu akan diserahkan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai pembuka Rakernas V pada 24-26 Mei 2024 mendatang. Sebagai informasi, Ganefo merupakan pesta olahraga tandingan Olimpiade yang diprakarsai oleh Soekarno.

Ganefo dilaksanakan buntut dari konflik Komite Olimpiade Internasional (IOC) dengan Indonesia ketika penyelenggaraan Asian Games 1962.

Ganefo pertama kali dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 10 November 1963. Pesta olahraga ini diikuti sekitar 2.700 atlet dari 51 negara berkembang di Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Eropa. Ajang tersebut digelar setelah Indonesia mendapat blacklist dari Komite Olimpiade Internasional.

Baca juga:

Ada Api Mrapen di Rakernas, PDIP: Politik saat Ini Penuh Kegelapan

Ganefo juga merupakan diklaim salah satu wujud kebijakan luar negeri yang mampu membangkitkan reaksi nasionalis rakyat Indonesia untuk mengubah peranan Indonesia dalam dunia internasional sebagai pemimpin negara baru berkembang. (Pon)

#PDIP #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Bagikan