Randoseru, Ransel Unik yang Harganya Tak Main-Main

Febrian AdiFebrian Adi - Rabu, 08 Maret 2023
Randoseru, Ransel Unik yang Harganya Tak Main-Main

Tas ransel ini terbuat dari kulit. (Instagram@thehakobag

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAHUN akademik di Jepang akan segera dimulai pada musim semi 2023 ini. Tak akan lama lagi akan banyak murid-murid berangkat ke sekolah dengan membawa ransel kota unik yang disebut Randoseru. Selain memiliki bentuk unik, tas ini ternyata memiliki harga yang tak main-main.

Menurut Departemen Industri Randoseru dari Asosiasi Tas Jepang, menyatakan pada 2022 harga rata-rata ransel randoseru itu berkisar 56 ribu yen (Rp6 juta). Harga tersebut meningkat hampir sebesar 20 ribu yen (Rp2,5 juta) dibandingkan harganya pada 10 tahun yang lalu. Itupun diperkirakan akan terus naik di tahun-tahun berikutnya karena inflasi dan kenaikan biaya bahan baku terutama perlengkapan kulit dan logam.

Baca Juga:

Belajar Budaya Jepang dalam Acara 'Seni dalam Lintas Budaya Indonesia-Jepang'

Selain itu, hampir setiap siswa sekolah dasar di Jepang diwajibkan untuk membawa perlengkapan mereka menggunakan ransel randoseru. Jadi tas mereka itu dapat dikatakan mewakili pengeluaran paling besar dalam keluarga. Untuk meringakan beban orangtua, distributor randoseru yang berbasis di Osaka Kokuho telah memperkenalkan layanan sewa/langganan randoseru pertama di Jepang yang disebut RandS.

Lalu pertanyaan selanjutnya adalah apakah harga sewa lebih murah dibandingkan harga beli? Dengan tidak adanya libur sekolah atau jarang tanggal merah, orang tua perlu menyewa randoseru selama 12 bulan dalam setahun dengan biyaa terendah 11.800 yen (Rp1,3 juta).

Baca Juga:

Reebok x Yoshiokubo Lahirkan Sneakers Ala Budaya Jepang

Jika dihitung bila sekolah dasar yang berlangsung selama enam tahun, total biaya yang dikeluarkan menjadi 71.280 yen. Jadi perhitungannya 15.280 yen lebih mahal dari harga rata-rata randoeseru tahun 2022.

Terlebih dalam beberapa tahun terakhir, ada peningkatan jumlah warna dan gaya randoseru yang diproduksi oleh produsen. Hal itu memungkinkan setiap anak bisa lebih mengekspresikan diri ditambah selera anak-anak juga dapat berubah dengan cepat. RandS berharap layanannya akan dapat membantu situasi tersebut. Katakanlah seorang siswa kelas dua sudah tidak menyukai tas yang mereka gunakan di tahun lalu, namun harus menggunakannya hingga memasuki tingkat SMP. (Far)

Baca Juga:

Khusus Buat Abas Kece, Ini 3 Sepatu Basket Reebok Edisi Halloween 2020

#Tas #Fashion #Sekolah
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Indonesia
Angin Kencang Terjang Cilincing, 51 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Sebanyak 51 rumah dan satu sekolah di Cilincing rusak akibat diterjang angin kencang. Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/1) kemarin.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Angin Kencang Terjang Cilincing, 51 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Indonesia
Upacara Bendera di Sekolah Wajib Dilakukan Setiap Hari Senin, Kini Ada Ikrar Pelajar Indonesia
Ikrar Pelajar Indonesia dibacakan setelah pembacaan naskah Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Upacara Bendera di Sekolah Wajib Dilakukan Setiap Hari Senin, Kini Ada Ikrar Pelajar Indonesia
Indonesia
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Trauma mendalam akibat bencana dapat menghambat perkembangan intelektual anak jika tidak ditangani oleh tenaga ahli
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Fashion
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
ParagonCorp memadukan sains, teknologi, dan nilai kebermanfaatan guna menghadirkan inovasi yang kompetitif secara global serta berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
Indonesia
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir dengan bantuan konkret agar anak-anak tidak berlama-lama terjebak dalam situasi pendidikan yang tidak layak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Indonesia
Gedung Sekolah Hancur Diterjang Bencana, DPR Semprot Pemerintah: Jangan Biarkan Anak-anak Putus Sekolah
Hetifah mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk bergerak lebih taktis dalam mengeksekusi data kebutuhan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Gedung Sekolah Hancur Diterjang Bencana, DPR Semprot Pemerintah: Jangan Biarkan Anak-anak Putus Sekolah
ShowBiz
Perancang Busana Italia Valentino Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
Sejak awal, Valentino dikenal lewat gaun-gaun merahnya sehingga dikenal dalam dunia mode sebagai 'Valentino red'.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Perancang Busana Italia Valentino Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
Indonesia
Permendikdasmen Sekolah Aman Terbit, DPR Dorong Pendidikan Lebih Humanis
Komisi X DPR RI menyambut terbitnya Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman demi cegah kekerasan di sekolah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Permendikdasmen Sekolah Aman Terbit, DPR Dorong Pendidikan Lebih Humanis
Indonesia
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Saat ini, sekitar 15 ribu siswa telah terdaftar di Sekolah Rakyat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Indonesia
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Ancaman super flu kini mengintai sekolah. DPR pun meminta protokol kesehatan diterapkan kembali di lingkungan sekolah.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Bagikan