Raja Malaysia Segera Teken Pengangkatan Jaksa Agung Kristen Pertama
Mahathir Mohamad dan Sultan Muhammad V di istana di Kuala Lumpur (ANTARA FOTO/Bernama/Rosli Awang via REUTERS)
MerahPutih.Com - Penguasa Malaysia melakukan terobosan baru dalam hal pengangkatan pejabat tinggi negara. Khusus dalam kekuasaan yudikatif, untuk pertama kalinya Malaysia akan dinahkodai seorang jaksa agung yang beragama Kristen.
Raja Muhammad V selaku Yang Dipertuan Agung akan meneken pengangkatan Tommy Thomas, seorang pemeluk Kristen sebagai Jaksa Agung yang baru. Berdasarkan keterangan Istana, Raja Malaysia telah menyetujui rencana Perdana Menteri Mahathir Mohamad terkait pengangkatan Tommy Thomas.
Sebelumnya sempat terjadi kebuntuan perihal jabatan jaksa agung karena adanya penolakan dari kelompok masyarakat dan sempat menimbulkan ketegangan rasial. Penolakan itu bisa dipahami sebab sebagai negara yang menjadikan Islam sebagai agama resminya, malah menunjuk non muslim memegang posisi jaksa agung.
Kelompok-kelompok yang mewakili mayoritas etnis Melayu menolak rencana untuk menunjuk pengacara top Tommy Thomas dalam perlawanan pertama yang dihadapi oleh Perdana Menteri baru Mahathir Mohamad sejak ia memenangi kemenangan pemilihan umum bulan lalu pada janji memerangi korupsi dan reformasi institusi.
Istana Malaysia mengatakan Raja Muhammad V telah memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan Jaksa Agung Mohamed Apandi Ali dan menunjuk Thomas sebagai penggantinya atas saran Mahathir, dan setelah berkonsultasi dengan kepala delapan rumah tangga kerajaan lainnya.
"Penunjukan itu akan mempertahankan hak-hak khusus orang-orang Melayu dan Bumiputera serta status Islam sebagai agama federasi," kata pejabat istana Wan Ahmad Dahlan Abdul Aziz dalam sebuah pernyataan atas nama raja Senin malam.
Bumiputera berarti "anak-anak pribumi".
Tommy Thomas adalah orang non-Melayu pertama yang menduduki jabatan jaksa agung sejak Malaysia terbentuk pada 1963.
Dewan penguasa Malaysia, yang dibentuk oleh sembilan kepala kesultanan negara itu, pada awalnya dijadwalkan bertemu pada Selasa untuk membahas rencana pemerintah menunjuk Thomas.
Keputusan tersebut kemungkinan akan meredakan perbedaan pendapat di komunitas Muslim Melayu, yang membentuk sekitar 60 persen populasi Malaysia sekitar 32 juta.
Tugas utama Thomas, seorang Kristen etnis India, adalah untuk mengadili mereka yang terlibat dalam korupsi dana negara yang memiliki hutang besar, 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Skandal 1MDB adalah salah satu alasan utama di balik jatuhnya mantan perdana menteri Najib Razak.
Sebagaimana dilansir Antara Mahathir Mohamad mengusulkan Thomas untuk pekerjaan itu hampir dua minggu lalu, setelah memerintahkan Mohamed Apandi untuk mundur. Mohamed Apandi dikenal sebagai sosok membersihkan Najib dari setiap kesalahan dalam skandal 1MDB multi-miliar dolar.
Najib Razak membantah melakukan kesalahan, tetapi telah dilarang meninggalkan negara itu sejak kekalahan dirinya dalam pemilihan umum dan lembaga penegak hukum telah meluncurkan penyelidikan tentang bagaimana dana 1MDB hilang. (*)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Intervensi Rusia Dalam Pilpres AS, Pengacara Ungkap Trump Bisa Ampuni Dirinya Sendiri
Bagikan
Berita Terkait
Jaksa Agung Copot Para Jaksa Terjaring OTT, Ada 43 Yang Kena Mutasi
45 Jaksa Ditangkap Diduga Korupsi, ICW Soroti Kinerja Jaksa Agung
Imunitas Jaksa Dibatasi oleh Putusan MK, Kejagung Janji Lebih Berintegritas
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Lantik Mahfud Md jadi Jaksa Agung untuk Berantas Pejabat yang Korupsi
PM Malaysia Anwar Ibrahim Sampaikan Duka atas Bencana Banjir di Bali
[HOAKS atau FAKTA]: Perdana Menteri Malaysia Tantang Indonesia Perang di Laut Ambalat
Jaksa Mulai Cari Relawan Jokowi Silfester Matutina Buat Segera Dibui
Menlu RI: Presiden Prabowo Bahas Pusat Belajar Anak Pekerja Migran dengan Malaysia
Presiden Prabowo Terima PM Anwar di Istana Merdeka, Annual Consultation RI-Malaysia Terakhir Digelar 2017
Setibanya di Jakarta, PM Malaysia Anwar Ibrahim Disambut Jamuan Makan Malam di Kediaman Presiden Prabowo