Raih Penghargaan Superbrands, dr. Reza Gladys Bagikan Tip Jaga Kesehatan Kulit saat Cuaca Panas

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 29 September 2024
Raih Penghargaan Superbrands, dr. Reza Gladys Bagikan Tip Jaga Kesehatan Kulit saat Cuaca Panas

dr Reza Gladys (kanan) bagikan tip jaga kesehatan kulit saat cuaca panas. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cuaca Jakarta sedang panas. Hingga seminggu yang akan datang matahari akan terik. Menurut laporan cuaca pada laman AccuWeather, tercatat suhu di Jakarta per 29 September 2024 mencapai 34 derajat celcius dan akan terus berada di angka 30 derajat ke atas hingga 6 Oktober 2024.

Nah, saat cuaca panas, perawatan kulit tidak boleh diabaikan. Paparan sinar UV dari matahari dapat mengganggu kesehatan kulit. Oleh karena itu, dr. Reza Gladys, Dipl. AAAM nan baru saja meraih penghargaan dalam kategori Brand Skincare & Aesthetic Clinic 2024 di ajang Gala Awards Superbrands membagikan sejumlah kiat untuk menjaga kesehatan kulit di tengah cuaca panas.

Hal pertama perlu dilakukan menurut Reza ialah melakukan double cleansing atau membersihkan wajah dengan dua tahap. Metode membersihkan kulit ini akan mengangkat seluruh kotoran pada wajah secara menyeluruh.

Selain itu, lanjut Reza, amat penting untuk menjaga kulit tetap terhidrasi saat cuaca sedang panas.

Baca juga:

Jenama Fesyen dan Skincare Lokal Favorit Warga Indonesia

"Yang pertama jangan lupa double cleansing dan minum air putih yang cukup. Kedengarannya memang klise tetapi itu sangat penting," ujar Reza di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta Selatan, usai meraih penghargaan Superbrands pada Jumat pekan ini.

Selain itu, kulit perlu dilapisi dengan sunscreen atau tabir surya untuk melindunginya dari sinar matahari. Perlu diingat pula sunscreen perlu di-reapply atau dipakai ulang tiap beberapa jam sekali.

Selanjutnya, rawat kulit menggunakan skincare yang kandungannya dibutuhkan tipe kulit kamu. Konsultasikan dengan dokter kecantikan untuk mendapatkan skincare yang tepat agar kulit tidak mendapatkan masalah. "Jangan lupa pakai sunscreen dan skincare sesuai kebutuhan kulit," tambahnya.

Pemilik klinik kecantikan Glafidsya itu juga terus melakukan inovasi pada produk kecantikan keluarannya. Sebagai contoh, perempuan asal Cianjur itu kerap menambahkan atau memadukan sejumlah zat pada produk kecantikannya agar memberikan khasiat lebih maksimal pada kulit.

Baca juga:

Body Serum Scarlett Terinspirasi Tren Kecantikan Thailand, Bikin Kulit Glowing dan Halus

“Kita harus cek sampling, kita harus pakai dulu, kita harus trial and error dan kita harus selalu update terkait memilih ingredients dan bahan baku," tuturnya.

Penghargaan dari Superbrand juga bukanlah yang pertama kalinya ia raih. Sebelumnya, ia juga pernah mendapatkan penghargaan dari komunitas/organisasi serupa. “Glafidsya menjadi skincare dan klinik top of mind di Indonesia," tutupnya. (ikh)

#Kecantikan #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan