Pusat Pangkas Dana Transfer Daerah Rp 218 Miliar, ASN Solo Berlakukan WFH

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 17 Oktober 2025
Pusat Pangkas Dana Transfer Daerah Rp 218 Miliar, ASN Solo Berlakukan WFH

Wali Kota Solo Respati Ardi. (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Kota (Pemkot) Solo mulai ancang-ancang membuat kebijakan akibat dampak pemotongan dana transfer daerah yang diterapkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp 218 miliar pada 2026. Kebijakan tersebut salah satunya menerapkan sistem work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan dampak pemotongan dana transfer daerah perlu diantisipasi Pemkot Solo. Dia mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan inovasi dalam penghematan.

“Kami telah kumpulkan kepala OPD. Kami rasionalisasikan ke seluruh OPD. Kami challenge OPD untuk berinovasi, untuk penghematan dan benar-benar membuat kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat penghematan,” kata Respati, Jumat (17/10).

Ia mengatakan salah satu langkah penghematan yakni pihaknya berencana akan menerapkan sistem work from home (WFH). Namun demikian, WFH tidak akan diterapkan untuk seluruh aparatur sipil negara (ASN). “Kami berlakukan WFH bagi ASN yang tidak berhubungan langsung dengan masyarakat. WFH direncanakan akan diterapkan seminggu sekali,” kata dia.

Baca juga:

UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo


Dia menyebut WFH dilakukan pada ASN yang tidak langsung pada pelayanan masyarakat. “Jadi makan minum, listrik, transportasi kami efisienkan 30 persen, ketika biasanya makanan snack tiga kali, ini cuma sekali, air mineral bawa tumbler, ya kami mulai frugal living untuk Pemkot Solo,” kata dia.

Sementara itu, WFH dipastikan tidak akan diterapkan pada pegawai yang berinteraksi dengan masyarakat langsung. Penyesuaian tersebut direncanakan akan mulai tahun depan. “Itu untuk OPD yang bisa digilir yang tidak berhubungan dengan layanan masyarakat, puskesmas, satpol, pendidikan itu tidak boleh. Namun, hal-hal berkaitan kesekretariatan bisa rapat-rapat, Zoom ya. Kami work from anywhere itu langkah bisa menghemat untuk langkah yang tidak perlu. Mulai tahun depan,” ungkap Respati.

Respati memastikan pemotongan dana transfer daerah tidak akan mempengaruhi tambahan penghasilan pegawai (TPP).

“Saya pastikan TPP di kepegawaian pemkot tidak ada yang dikurangi tanpa mengurangi pelayanan masyarakat,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda




#Solo #APBD #Respati Ahmad Ardianto
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
KPK Dalami Peran Anggota DPR Anwar Sadad dalam Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim
Terbaru, KPK memeriksa enam saksi untuk mendalami pengelolaan dana hingga pelaksanaan kegiatan Pokmas.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
KPK Dalami Peran Anggota DPR Anwar Sadad dalam Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Indonesia
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
“Kita perbaiki tata kelola keuangan dana hibah. Ini dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan ataupun praktik korupsi," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Bagikan