Musik

Pusaran ‘Ombak Banyu Asmara’ Kontemporer dari The Panturas

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 10 September 2021
Pusaran ‘Ombak Banyu Asmara’ Kontemporer dari The Panturas

The Panturas rilis album teranyar. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JANJI sekelompok pelaut harus ditepati, dan sepertinya kelompok The Panturas akhirnya berlabuh di dermaga terakhirnya, yaitu telinga pendengar.

Tempat di mana semuanya dibawa tenggelam ke dalam pusaran dendang rock selancar kontemporer terbaru bertajuk Ombak Banyu Asmara sebuah album teranyar persembahan The Panturas.

Baca juga:

Nuansa Arabik Binti Akrobatik Kental di Single Baru The Panturas

View this post on Instagram

A post shared by The Panturas (@thepanturas)

Album kedua yang lentur menjelajahi pelbagai dimensi perangai manusia. Dari timur berlayar ke barat, memikat dengan cerita dan deras eksplorasi terhadap pembastaran tradisi musik dick dale.

Kelompok asal Jatinangor keluar dari bentuk konvesional guna menemukan otentisitas yang tidak ditemukan mayoritas band surf rock yang beredar lainnya. Hasilnya adalah sebuah album eksplosif yang matang lagi kaya dan menantang.

“Kami menyebutnya kelab rock selancar kontemporer yang berbasis pada garage rock dan percampuran unsur punk,” ungkap bassis The Panturas, Reza Patria dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Kamis (10/9).

Dibuka dengan komposisi instrumental berjudul Area Lepas Pantai, The Panturas memberi transisi dari polosnya debut mabuk laut menuju sepuluh lagu yang secara aransemen digubah rancak menuturkan ragam budaya yang tersaji di setiap nomor dari album teranyar ini.

“Kami banyak mendengarkan referensi baru di luar wilayah surf music puritan, semisal Takeshi Terauchi atau Yanti Bersaudara. Album ini mendobrak kebiasaan yang sudah pernah Panturas lakukan sebelumnya,” tambah drummer Surya Fikri Asshidiq.

Baca juga:

Teror Kujang Atawa Leak di Video Musik 'Tafsir Mistik' The Panturas

View this post on Instagram

A post shared by The Panturas (@thepanturas)

The Panturas menciptakan dunia kecil di atas kapalnya. Seperti cerita seorang bandit penipu di perantauan dalam lagu Tipu Daya The Panturas membawakan corak melodi calypso karibia yang perkusif dengan harmonisasi koor vokal ala Wilmoth Houdini bergitar fusion Turki dan rock selancar Jepang.

Jurus duet selanjutnya hadir pada nomor Masalembo, menggamit Nesia Ardi dari NonaRia yang bernyanyi genit bak June Carter menaklukkan karnival broadway. Terasa sinematik lagaknya begitu belalai seksi brass mulai diliukkan.

Adapun unsur Sunda di Menuju Palung Terdalam dan keroncong gipsi di lagu Tafsir Mistik, serta sebundel tembang instrumental lainnya. Album Ombak Banyu Asmara mengeksplorasi seluruh hal tersebut yang dilengkapi dengan lagu pip bergaya sengau yang rencananya akan dibuatkan film pendek berjudul All I Want. (far)

Baca juga:

The Panturas x Sundancer Rilis Split Berbahasa Daerah

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia #The Panturas
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik Lagu 'My Flavor' Migakboys, Soundtrack Unik yang Curi Perhatian dari 'The Legend of Kitchen Soldier'
Lagu ini menggabungkan unsur cita rasa, kuliner, serta pesona diri ke dalam lirik yang dikemas dengan sentuhan modern.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Lirik Lagu 'My Flavor' Migakboys, Soundtrack Unik yang Curi Perhatian dari 'The Legend of Kitchen Soldier'
ShowBiz
'Big Boom' DJ.ILHAM Viral di Media Sosial, Jadi Sound Favorit Konten Kreator
'Big Boom' jadi salah satu lagu DJ yang ramai diperbincangkan di dunia maya.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
'Big Boom' DJ.ILHAM Viral di Media Sosial, Jadi Sound Favorit Konten Kreator
ShowBiz
Dari Kamar Rumah ke Panggung GBK, Reality Club Rayakan 10 Tahun Berkarya
Reality Club menggelar konser '(10) Years of Reality Club – Live in Jakarta' pada 6 Juni 2026 di Basketball Hall GBK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Dari Kamar Rumah ke Panggung GBK, Reality Club Rayakan 10 Tahun Berkarya
ShowBiz
TXT Hadirkan Energi Segar Lewat Lagu 'So What' di Mini Album '7th Year: A Moment of Stillness in the Thorns'
Lagu 'So What' TXT menjadi salah satu trek yang banyak dibicarakan dalam mini album 7th Year: A Moment of Stillness in the Thorns.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
TXT Hadirkan Energi Segar Lewat Lagu 'So What' di Mini Album '7th Year: A Moment of Stillness in the Thorns'
ShowBiz
Idgitaf dan Dere Hadirkan Kolaborasi Hangat nan Kontemplatif di Single 'Setengah Langit'
Kolaborasi Idgitaf dan Dere dalam Setengah Langit menghadirkan lagu yang hangat dan reflektif. Hadirkan lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Idgitaf dan Dere Hadirkan Kolaborasi Hangat nan Kontemplatif di Single 'Setengah Langit'
ShowBiz
gabsav Rilis Single 'tangled', Tuangkan Manisnya Emosi di Fase Awal Jatuh Cinta
gabsav merilis single terbaru bertajuk 'tangled'. Hadirkan nuansa jazz, lagu ini mengangkat perasaan campur aduk saat mulai dekat dengan seseorang yang disukai.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
gabsav Rilis Single 'tangled', Tuangkan Manisnya Emosi di Fase Awal Jatuh Cinta
ShowBiz
LE SSERAFIM Kembali dengan Album 'PUREFLOW pt.1', Usung Konsep Baru Lewat 'BOOMPALA'
LE SSERAFIM resmi comeback dengan album PUREFLOW pt.1. Lagu BOOMPALA hadir sebagai title track yang menampilkan konsep baru dan warna musik berbeda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
LE SSERAFIM Kembali dengan Album 'PUREFLOW pt.1', Usung Konsep Baru Lewat 'BOOMPALA'
ShowBiz
Makna Lagu 'Dandelions' Ruth B: Kisah Cinta, Harapan, dan Kerinduan Mendalam
Meski dirilis sejak 2017, Dandelions milik Ruth B terus menarik perhatian pendengar di seluruh dunia. Lagu ini menyimpan kisah cinta, harapan, dan kerinduan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Makna Lagu 'Dandelions' Ruth B: Kisah Cinta, Harapan, dan Kerinduan Mendalam
ShowBiz
Indro Warkop Curahkan Rindu untuk Dono dan Kasino lewat Lagu 'Dan Aku Rindu'
Indro Warkop mencurahkan kerinduan kepada Dono, Kasino, Nanu, dan Rudy Badil melalui lagu 'Dan Aku Rindu' yang menjadi soundtrack film 'Warkop DKI Viralin Dong'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Indro Warkop Curahkan Rindu untuk Dono dan Kasino lewat Lagu 'Dan Aku Rindu'
ShowBiz
'Jue Bu Neng Shi Qu Ni, Soundtrack Ikonis 'Meteor Garden' yang masih Dikenang
Lagu ini dikenal luas berkat bagian lirik ikonisnya yang berbunyi 'Oh Baby Baby Baby'.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
'Jue Bu Neng Shi Qu Ni, Soundtrack Ikonis 'Meteor Garden' yang masih Dikenang
Bagikan