Musik

The Panturas x Sundancer Rilis Split Berbahasa Daerah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 10 Mei 2021
The Panturas x Sundancer Rilis Split Berbahasa Daerah

Split The Panturas x Sundancer akan berbahasa daerah. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAND The Panturas merilis single multi kultural menyambut album kedua berjudul Tafsir Mistik pada Mei 2021. Tak lama berselang, unit garage punk asal Lombok Sundancer merilis debut mini album bertajuk Suvenir.

Pada 7 Mei 2021, di bawah naungan La Munai Records, dua kelompok surf-garage-rock garda terdepan Indonesia tersebut merilis dua single eksklusif (split) berbahasa daerah dalam format piringan hitam 7 inci. Rilisan ini sekaligus menandakan program La Munai – Singel Klub yang akan dirilis secara berkala.

Baca juga:

Teror Kujang Atawa Leak di Video Musik 'Tafsir Mistik' The Panturas

The Panturas x Sundancer Rilis Split Berbahasa Daerah
The Panturas rilis single split. (Foto: Istimewa)

The Panturas berselancar riang menggunakan bahasa dan instrumen daerah, Bahasa Sunda untuk single ini. Lagu berjudul Lasut Nyanggut diproduseri oleh Ricky Virgana dari White Shoes & the Couples Company, ini merupakan hasil hibrida dari musik garage psych-surf-calypso dan oriental pop sunda.

Lagu ini bercerita tentang situasi ketika sedang memancing, yang mana jika liriknya diartikan ke dalam bahasa Indonesia bisa memiliki makna Gagal Bersambut. Istilah tersebut cukup populer dalam kegiatan memancing.

Dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Bassis The Panturas Bagus ‘Gogon’ mengatakan lagu ini pertama kali dikerjakan pada 2019, ketika The Panturas sedang ingin ‘mengejar’ sound dan estetika band garage atau tua di Indonesia.

“Saat itu, kebanyakan referensi yang kita dengerin nyanyi pakai bahasa daerah. Seperti lagu Eka Sapta berjudul Pergi Tanpa Pesan. Tapi rasanya beda saat kita kerjain Lasut Nyanggut. Mungkin karena lagu sendiri dan pastinya bisa merepresentasikan dari mana Panturas berasal,” ujarnya.

Baca juga:

Sundancer Bawa ‘Suvenir’ dari Nusa Tenggara Barat

Kemudian dari Sundancer sendiri mengeluarkan lagu Dedare Tanjung atau Gadis Tanjung yang digubah oleh Sundcancer dari dua sumber utama. Sumber pertama adalah Dark Eyes, sebuah lagu folk asal Rusia yang menjadi sumber asli lagu ini.

The Panturas x Sundancer Rilis Split Berbahasa Daerah
Sundancer bawakan lagu berbahasa ibu pulau Lombok. (Foto: istimewa)

Sumber kedua ialah Panon Hideung, lagu gubahan Ismail Marzuki yang telah membumi dengan lirik Bahasa Sunda. Tanpa mengurangi rasa hormat, Sundancer menerjemahkan lagu Panon Hideung ke Bahasa Sasak, bahasa ibu warga pulau Lombok, daerah tempat Sundancer berasal.

“Tujuan utama rekaman ini adalah memperkenalkan kembali khasanah musik dan budaya lampau kepada generasi sekarang. Sebuah pembuktian bahwa lagu yang menggunakan bahasa ibu juga bisa dibikin keren.” jelas Decky Jaguar, Vokalis The Sundancer.

Nantinya, split istimewa ini akan dirlis dalam piringan hitam dan distribusikan di beberapa Negara Eropa Barat dan Asia. Dengan sampul layout yang sedikit berbeda. (far)

Baca juga:

Kolaborasi ‘Nyeleneh’ Persembahan Raisa x Kamengski

#Musik #Musik Indonesia #Musik Indie
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Andre Taulany Rilis 'Pertama Kali', Interpretasi Baru dari Lagu Stinky 'Pertama X'
Andre Taulany merilis 'Pertama Kali' pada akhir Agustus 2026, interpretasi baru dari lagu Stinky 'Pertama X' dengan aransemen kekinian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Andre Taulany Rilis 'Pertama Kali', Interpretasi Baru dari Lagu Stinky 'Pertama X'
ShowBiz
Obelisk Stereo Rilis EP Perdana 'Sheol', Merangkai Kisah tentang Siklus Kehidupan dan Kematian
Obelisk Stereo merilis EP perdana Sheol, berisi enam trek dengan eksplorasi bunyi surealis dan gagasan tentang siklus kehidupan, kematian, serta eksistensi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Obelisk Stereo Rilis EP Perdana 'Sheol', Merangkai Kisah tentang Siklus Kehidupan dan Kematian
ShowBiz
Whisnu Santika Gandeng eńau di Lagu 'Tak Peka', Simak Liriknya yang Relevan
Whisnu Santika menggandeng eńau dalam lagu 'Tak Peka', yang mengisahkan usaha memahami pasangan dan perbedaan cara mengekspresikan kasih sayang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Whisnu Santika Gandeng eńau di Lagu 'Tak Peka', Simak Liriknya yang Relevan
ShowBiz
Makna 'Leuwai Hehe Rasa', Mengenang Rasa Cinta yang Pernah Diberikan
Secara umum, judul Leuwai Hehe Rasa kerap dimaknai sebagai 'rasa yang kau beri'.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Makna 'Leuwai Hehe Rasa', Mengenang Rasa Cinta yang Pernah Diberikan
ShowBiz
E'LAST Resmi Bubar, Kontrak Anggota Berakhir setelah Enam Tahun
E Entertainment mengungkapkan bahwa pihak agensi dan para personel telah sepakat untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
E'LAST Resmi Bubar, Kontrak Anggota Berakhir setelah Enam Tahun
ShowBiz
Dari Cinta hingga Rasa Bersalah, Sheryl Sheinafia Ceritakan Perjalanan Hidup lewat Album 'Bittersweet'
Sheryl Sheinafia merilis album 'Bittersweet' berisi sembilan lagu tentang cinta, ketidakpastian, rasa bersalah, bertahan, dan belajar melepaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Dari Cinta hingga Rasa Bersalah, Sheryl Sheinafia Ceritakan Perjalanan Hidup lewat Album 'Bittersweet'
ShowBiz
Clubwater Rilis Single 'Cherry Lies', Buka Jalan Menuju Album Kedua
Clubwater merilis single terbaru 'Cherry Lies' melalui Tarsius Records. Lagu ini menjadi pembuka menuju album penuh kedua yang hadir Oktober mendatang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Clubwater Rilis Single 'Cherry Lies', Buka Jalan Menuju Album Kedua
ShowBiz
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Seniman bunyi asal Samarinda, Theo Nugraha, terlibat dalam album 'Prosthetic Reality' bersama Iggor Cavalera dan sejumlah nama musik ekstrem dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
ShowBiz
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
Aruma menghadirkan EP Dan Ternyata Aku Cukup berisi lima lagu yang merekam perjalanan emosional, menerima diri, berdamai, dan menemukan rasa cukup.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
ShowBiz
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
Liam dan Noel Gallagher mendapat standing ovation selama delapan menit di Festival Film Venesia setelah pemutaran dokumenter Oasis 'Don’t Look Back in Anger'.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
Bagikan