MerahPutih.com - Raster kembali melanjutkan perjalanan musikalnya melalui single baru bertajuk "Imajiner", yakni sebuah karya yang menjadi kelanjutan emosional dari lagu sebelumnya, "Rumput".
Jika "Rumput" berbicara tentang lelahnya perjalanan pulang di tengah padatnya rutinitas kota, maka "Imajiner" mengajak pendengar melangkah lebih jauh. Kemudian, menyelami ruang yang lebih personal, tempat seseorang berusaha menemukan makna "pulang" di dalam dirinya sendiri.
Lewat "Imajiner", Raster mengangkat cerita tentang kegelisahan yang tidak selalu terlihat. Berbeda dengan "Rumput" yang menggambarkan kepenatan lewat kemacetan, perjalanan panjang, hingga sesaknya transportasi umum, lagu ini justru menyoroti kelelahan yang muncul dari dalam diri.
Baca juga:
Dongker Perkenalkan Album 'Melankolia Radikal' Lewat Showcase di Bawah Jembatan Pasupati
Sebuah rasa yang sulit dijelaskan, tetapi terus hadir dan mengiringi kehidupan sehari-hari. Lagu ini juga mengajak pendengar mempertanyakan kembali arti pulang.
Sebab, di era yang serba terhubung, pulang ke rumah belum tentu berarti benar-benar meninggalkan pekerjaan atau tekanan yang dihadapi.
Setelah tiba di rumah pun, notifikasi di layar ponsel kembali memanggil perhatian, membuat batas antara ruang pribadi dan pekerjaan semakin kabur.
Lagu 'Imajiner' Punya Momen Berkesan bagi Raster
View this post on Instagram
Sedangkan dari sisi musikal, "Imajiner" menjadi momen bagi Raster untuk menengok kembali perjalanan musik yang membentuk identitas mereka.
Vokalis sekaligus gitaris Raster, Dito, mengungkapkan bahwa benih awal warna musik lagu ini justru berasal dari kenangan masa remajanya.
Saat masih duduk di bangku SMP dalam perjalanan studi tur dari Tangerang menuju Bandung, ia terus memutar lagu yang sama melalui ponsel Mito miliknya menggunakan ReverbNation, yakni platform musik yang kala itu menjadi salah satu ruang favorit anak muda untuk menemukan musik-musik baru.
Kenangan sederhana tersebut kemudian menjadi inspirasi yang secara tidak langsung memengaruhi arah musikal "Imajiner".
Baca juga:
Kangen Band Rilis Single Baru 'Rodecia', Kisahkan Cinta yang Dipendam dalam Diam
Bagi Raster, proses menciptakan musik bukan sekadar mencari referensi yang sedang populer atau terdengar paling keren, melainkan berani mengakui berbagai musik yang pernah menemani perjalanan hidup mereka.
Melalui "Imajiner", Raster ingin menunjukkan bahwa proses menemukan warna musik baru sering kali berawal dari perjalanan menoleh ke belakang.
Sementara dari memori-memori sederhana itulah lahir sebuah karya yang tidak hanya menjadi refleksi perjalanan band, tetapi juga mengajak pendengar untuk berhenti sejenak, mengenali dirinya sendiri, dan menemukan arti pulang yang sesungguhnya. (Far)

