Punya Hewan Peliharaan Bantu Jaga Kesehatan Mental

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 25 Januari 2023
Punya Hewan Peliharaan Bantu Jaga Kesehatan Mental

Hewan peliharaan membantu menjaga mood tetap baik. (freepik/wirestock)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUNYA hewan peliharaan disebut ampuh untuk menghindarkan kamu dari kesepian. Bahkan mampu menjaga agar mood dapat terus baik. Cocok banget nih untuk menurunkan stres ya, girls!

Tak cuma itu, dikutip dari inc.com, University Of Michigan, University Of Florida, dan Virginia Commonwealth University, baru-baru ini merilis penelitian soal dampak hewan peliharaan bagi otak.

Baca Juga:

Sista, Jangan Pernah Berbagi Lipstik

hewan
Memelihara hewan membantu menjaga kesehatan mental. (Pexels/Blue Bird)


Penelitian ini melibatkan 20 ribu orang di Amerika Serikat yang berusia lebih dari 50 tahun. Para peneliti memasukan responden-responden baik yang memiliki atau tidak punya hewan peliharaan selama enam tahun belakangan.

Hasilnya, para peneliti melihat bahwa mereka yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing jauh lebih sehat. Bukan hanya jadi alasan mereka untuk beraktivitas fisik yang menyehatkan saat mengajak keluar berjalan-jalan. Tapi juga membantu menjaga kesehatan mental.

Kemudian pada partisipan yang berusia lebih dari 65 dan memiliki hewan peliharaan lebih tahunan, peneliti menemukan daya ingat pendek dan panjang mereka lebih baik dari pada yang tidak punya hewan peliharaan. Lalu pada setiap partisipan ini dites kembali selama enam tahun, masih menunjukkan skor yang lebih baik, bahkan saat mereka bertambah tua.

Menurut kepala penelitian, Jennifer W. Applebaum, mereka menyimpulkan memiliki hewan peliharaan dalam jangka waktu lama dapat memberikan beberapa efek perlindungan terhadap penurunan kognitif.

Baca Juga:

Pemeriksaan Genomik untuk Mengetahui Potensi Penyakit Langka

hewan
Hewan peliharaan dapat membantu mengurangi rasa kesepian. (freepik/wayhomestudio)

Hubungan antara hewan peliharaan dan otak yang menua cenderung melambat dalam studi tersebut. Hal ini juga dibuktikan bahwa bagaimana hubungan secara langsungnya. Namun peneliti punya beberapa alasan pendukung kenapa keduanya bisa berkaitan.

Mereka menyebutkan bahwa memiliki hewan peliharaan membuat responden jadi lebih aktif beraktivitas fisik dan sangat baik untuk kesehatan fisik dan mental. Selain itu, memiliki hewan peliharaan dapat menjaga hubungan sosial dengan orang lain. Hewan peliharaan bisa menjadi semacam ice breaker percakapan. Mereka bisa jadi pribadi yang lebih mudah bergaul.

Selain itu, hewan peliharaan juga membawa bakteri yang mendukung sirkulasi di rumah yang ternyata ini baik untuk kesehatan manusia. (dkr)

Baca Juga:

Mona Ratuliu Berbagi Rahasia Merawat Kesehatan Keluarga

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan