Puluhan Spanduk Politiknya Dicopot, Gibran Minta Satpol PP Harus Adil

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 27 Desember 2019
 Puluhan Spanduk Politiknya Dicopot, Gibran Minta Satpol PP Harus Adil

Satpol PP Solo, Jawa Tengah mencopot spanduk dukungan bakal cawali, Gibran Rakabuming Raka, Jumat (27/12). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Bakal cawali dari PDIP di Pilwakot Solo 2020, Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait puluhan spanduk dukungan terhadapnya yang dicopot Satpol PP Solo, Jawa Tengah karena melanggar Perda Kota Solo.

Gibran memperingatkan Satpol PP agar berlaku adil dalam melakukan penertiban.

Baca Juga:

Dongkrak Elektabilitas, Gibran Geber Blusukan Sehari Tiga Lokasi

"Spanduk dukungan pada saya ditertibkan tidak apa-apa. Kalau memang dianggap salah, Satpol PP silakan copoti saja," kata Gibran kepada merahputih.com usai blusukan di Pasar Harjidaksino, Solo, Jawa Tengah, Jumat (27/12).

Gibran minta Satpol PP Kota Solo juga tertibkan spanduk milik Purnomo-Teguh
Bakal cawali di Pilwakot Solo, Gibran Rakabing Raka blusukan di Pasar Harjidaksino, Solo, Jawa Tengah, Jumat (27/12). (MP/Ismail)

Suami Selvi Ananda ini mengaku sudah memberikan imbauan kepada relawan agar tertib dalam memasang spanduk, poster, dan bendera dukungan di Pilwakot Solo. Namun demikian, ada beberapa warga dan relawan yang inisiatif sendiri memasang spanduk sehingga tidak bisa dibendung dan terpantau.

"Kami sudah lakukan briefing beberapa kali agar tidak pasang spanduk di jalan. Jangan paku pohon," dia.

Gibran mengatakan masih ada satu dua orang relawan yang ngeyel, tetapi itu tidak masalah. Namun, yang lebih penting Satpol PP harus bersikap adil dalam melakukan penertiban.

"Yang salah bukan cuma dari saya saja, yang dari sana (Purnomo-Teguh) juga banyak. Jadi harus adil kalau melakukan penertiban," tegas Gibran.

Spanduk politik Gibran di Pilwalkot Solo dicopot Satpol PP
Gibran saat blusukan di pasar guna menyerap aspirasi warga (MP/Ismail)

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Solo, Agus Siswuryanto mengatakan dalam melakukan penertiban spanduk dukungan bakal cawali dan cawawalio sudah bersikap adil. Satpol PP dalam menertibkan mengacu pada Perda.

Baca Juga:

Ketua DPC PDIP Solo Keluhkan Adanya Intervensi Soal Rekomendasi, Gibran Berkilah

"Jadi kami tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban spanduk dukungan. Kalau jelas melanggar kita copot langsung tanpa ada peringatan teebih dulu," pungkas Agus.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Gibran dan Bobby Lebih Etis Maju Pilkada Jika Jokowi Sudah Tak Lagi Presiden

#Gibran Rakabuming #Satpol PP #Wali Kota Solo #PDI Perjuangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Pramono bakal Tindak Tegas Oknum Satpol PP DKI yang Pungli
Aksi tersebut sungguh merusak institusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Pramono bakal Tindak Tegas Oknum Satpol PP DKI yang Pungli
Indonesia
Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Pelapor merupakan warga Solo, yakni Budi Kuswanto dan Tri Sapto warga Solo menyerahkan laporan ke Kantor Kejari Solo didampingi kuasa hukumnya, Jumat (3/7).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
 Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Indonesia
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Gerindra menegaskan pihaknya mempertanyakan mengapa perlakuan serupa tidak diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat ultah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Satpol PP DKI juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Dishub DKI dalam melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan di lapangan.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Indonesia
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Satpol PP DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Bagikan