Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita

Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - JURNALIS senior Widiarsi Agustina mengungkap ketatnya kontrol pemerintah terhadap media pada era Orde Baru. Menurutnya, pengawasan tidak hanya menyasar isi pemberitaan, tetapi juga pilihan kata, proses penyuntingan, hingga aktivitas wartawan di lapangan.


Hal itu disampaikan Widiarsi dalam diskusi 30 Tahun Kudatuli Dalam Catatan Wartawan: Refleksi Perjuangan Wartawan, Merekam Kebenaran, dan Menjaga Independensi di Kedai Tempo, Jakarta, Minggu (19/7).


Widiarsi mengatakan aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan. Bahkan, wartawan diarahkan mengenai berita yang boleh dimuat maupun yang harus dihindari.


"Kontrol itu sampai ke diksi. Cara penulisan nama tokoh pun diatur," ujar Widiarsi.


Ia mencontohkan penyebutan Megawati Soekarnoputri yang diminta menggunakan istilah tertentu sesuai arahan pemerintah saat itu. Menurutnya, praktik tersebut bertentangan dengan kaidah jurnalistik karena tidak mencerminkan fakta sebagaimana mestinya.

Baca juga:

Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri




Meski demikian, Widiarsi mengatakan sejumlah wartawan tetap berusaha mempertahankan independensi dengan fokus pada fakta-fakta lapangan. Strategi itu dia pelajari dari editornya yang selalu menekankan pentingnya akurasi dan verifikasi. Menurutnya, ketika aparat menyampaikan tuduhan terhadap kelompok tertentu dalam kasus Kudatuli, redaksi memilih menuliskan pernyataan tersebut sebagai kutipan narasumber, bukan sebagai fakta yang telah terbukti.


Selain mengontrol isi berita, aparat juga disebut memantau jumlah pemberitaan di media. Ukuran headline, banyaknya kolom berita, hingga porsi liputan mengenai PDI ikut menjadi perhatian.


Widiarsi juga mengungkap wartawan kerap mengalami pembatasan saat meliput persidangan kasus Kudatuli. Sementara itu, informasi mengenai jumlah korban dan perkembangan perkara lebih banyak dikendalikan melalui sumber resmi.


Meski bekerja di bawah tekanan, Widiarsi mengatakan pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting mengenai arti independensi pers.


"Hal yang paling penting yakni tetap memegang fakta. Tugas jurnalis menyampaikan apa yang terjadi, bukan membangun narasi tertentu. Biarkan publik yang menilai sendiri," ujarnya.


Menurutnya, prinsip tersebut tetap relevan diterapkan hingga saat ini sebagai fondasi menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap media.(Pon)

Baca juga:

Peringati 29 Tahun Peristiwa 'Kudatuli', PDIP: Tanpa 27 Juli, Tidak Ada Reformasi





#PDI Perjuangan #Megawati Soekarnoputri #Kudatuli
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Bagikan