Headline

Puluhan Jembatan Rusak dan Delapan Orang Meninggal dalam Banjir di Sulawesi Selatan

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 23 Januari 2019
 Puluhan Jembatan Rusak dan Delapan Orang Meninggal dalam Banjir di Sulawesi Selatan

Ilustrasi banjir bandang (Foto: Twitter @BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan menyebabkan puluhan jembatan rusak dan menelan korban jiwa.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan melalui Crisis Media Center, di Makassar menyebutkan jembatan yang rusak terdapat di Kabupaten Wajo dan Gowa. Dari dua kabupaten tersebut, Kabupaten Wajo yang cukup parah.

Delapan jembatan di Kabupaten Wajo yakni enam jembatan di Desa Pallimae, Satu jembatan di Desa Woronge dan Satu jembatan di Desa Ugi.

Sementara di Kabupaten Gowa dua jembatan rusak, masing-masing Jembatan Jenelata, Desa Moncongloe serta Jembatan Dusun Limoa. Desa Patalikang, Kecamatan Manuju. Selain itu, BPBD Sulsel juga mencatat sebanyak 2.024 rumah terendam banjir, 32 rumah hanyut, lima rumah tertimbun, 25 rumah rusak berat, 2 rusak sedang, dan 12 rusak ringan dan beberapa tempat ibadah.

Adapun detailnya, untuk Kabupaten Gowa jenis bencananya adalah banjir dan longsor yakni rusak berat 5 rumah di Kecamatan Parigi, Kelurahan Desa Bilarengi dan tertimbun 5 rumah di Kecamatan Parigi.

Untuk Kota Makassar peristiwa yang terjadi berupa banjir, korban terdampak 2.500 KK atau 2.942 jiwa, pengungsi 1.000 jiwa, untuk kerusakan terendam 477 rumah.

Warga mengungsi saat banjir
Warga mengungsi akibat banjir (ANTARA FOTO)

Kabupaten Soppeng, banjir terjadi di tiga kecamatan Ganra, Donri-donri, Lilirilau dan Citta. Sebanyak 1.672 hektare sawah dan kebun terdampak.

Di Kabupaten Jeneponto bencana banjir mengakibatkan 3 orang hilang, 19 rumah rusak berat dan 32 rumah hanyut.

Kabupaten Barru kerusakan 1 Pasar di Desa Lalabata, 1 Fasilitas Pemerintah Desa Lompo Tengah dan 1 Sekolah di Desa Lompo Tengah Kabupaten Wajo Korban, warga terdampak banjir sebanyak 994 KK atau 1.682 Jiwa, 360 Rumah terendam air di Desa Walanae, 161 rumah di Desa Salotengae, 50 Rumah Kel/Desa di Liu, 157 Rumah di Desa Woronge, 225 Rumah Desa Palumae, 85 Rumah.

Selain itu di Desa Ugi, 90 Rumah di Malluselo, dan sejumlah jalan masing-masing Jalan sepanjang 1000 meter di Desa Malluselo, Jalan sepanjang 100 meter di Desa Salo Tengah terendam banjir, Jalan 150 meter.

Sementara di Desa Liu, Jalan 4500 meter Desa Pallimae, Jalan 1500 meter di Desa Walanae, Jalan 150 meter di Desa Sallotengah, Jalan 1000 meter di Desa Woronge, Jalan 4500 meter di Desa Pallimae, Kalan 2500 meter di Desa Ugi.

Selanjutnya Kabupaten Maros korban 400 KK atau 1.200 Jiwa, mengungungsi 200 jiwa, 400 rumah terendam, 1 tempat ibadah di Desa Moncongloe, 1528 Ha sawah terendam di Kec Mandai, Sawah 675 Ha Kec Maros, Sawah 2.128 Ha Kecamatan Tanralili, Sawah 3.964 Ha Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Bantaeng.

Sementara itu, untuk korban meninggal yakni sekitar 8 orang dan empat lainnya dinyatakan hilang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, melalui rilisnya yang diterima Antara, Rabu (23/1), mengatakan, kedelapan orang meninggal akibat banjir Sulsel tersebut, yakni lima orang ditemukan di Jeneponto dan tiga orang lainnya ditemukan di Kabupaten Gowa.

Sedangkan korban yang dinyatakan hilang, yakni tiga di Kabupaten Jeneponto dan satu orang di Pangkep.

"Dari data yang berhasil dihimpun Posko BNPB berdasarkan laporan dari BPBD Sulsel, tercatat delapan orang meninggal dunia dan empat orang dinyatakan hilang akibat banjir, tanah longsor dan angin kencang yang melanda wilayah Sulsel pada Selasa (22/1)," kata Sutopo.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Tabloid Indonesia Barokah Beredar di Sukoharjo, Bawaslu Selidiki Dugaan Kampanye Hitam

#Korban Banjir #Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) #Sulawesi Selatan #Sutopo Purwo Nugroho
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Enam korban tewas longsor Cisarua berhasil diidentifikasi. Data forensik dan informasi keluarga menjadi kunci utama dalam identitikasi tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Indonesia
Banjir Bandang Landa Probolinggo Jawa Timur
Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga fasilitas umum dan lembaga pendidikan keagamaan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Banjir Bandang Landa Probolinggo Jawa Timur
Indonesia
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Proses identifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung terkendala kondisi korban. DVI Polda Sulsel prioritaskan ketepatan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Identifikasi Korban ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terkendala Kondisi Jenazah
Indonesia
Pendaki Asal Karanganyar Dilaporkan Hilang di Gunung Lawu, Jalur Ditutup Sementara
Pendaki asal Karanganyar dilaporkan hilang di Gunung Lawu, Minggu (18/1). Jalur Bukit Mongkrang pun ditutup sementara.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Pendaki Asal Karanganyar Dilaporkan Hilang di Gunung Lawu, Jalur Ditutup Sementara
Indonesia
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Sesuai data BPBD Karawang, hingga kini banjir telah melanda 14 desa yang tersebar di tujuh kecamatan sekitar Karawang. Sebanyak 27.925 jiwa atau sebanyak 12.903 keluarga terdampak bencana banjir tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Berita
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Informasi BMKG, intensitas hujan tertinggi terjadi sejak akhir Desember hingga Januari.
Frengky Aruan - Kamis, 15 Januari 2026
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
Jakarta Dikepung Hujan Ekstrem, Pasukan Biru Siaga untuk 'Perang' Lawan Genangan di 5 Wilayah DKI
Serangkaian upaya mitigasi ini diharapkan efektif mengatasi genangan akibat cuaca ekstrem di kawasan-kawasan yang terdampak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Januari 2026
Jakarta Dikepung Hujan Ekstrem, Pasukan Biru Siaga untuk 'Perang' Lawan Genangan di 5 Wilayah DKI
Indonesia
Cilandak Timur Terendam, BPBD Siaga Tempur Evakuasi Ratusan Jiwa di Jalan NIS
Luapan Kali Krukut akibat hujan deras di area hulu menjadi penyebab utama meluapnya air ke pemukiman
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Cilandak Timur Terendam, BPBD Siaga Tempur Evakuasi Ratusan Jiwa di Jalan NIS
Indonesia
Kenyang Belum Seberapa, Plafon Sudah Menyapa: Siswa SD Ketiban Langit-Langit Saat Santap MBG
Kerusakan mencakup area lantai empat gedung sekolah, yang meliputi empat ruang kelas dan satu lorong
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Kenyang Belum Seberapa, Plafon Sudah Menyapa: Siswa SD Ketiban Langit-Langit Saat Santap MBG
Indonesia
Update Banjir Jakarta Hari Ini: Pasar Minggu Dikepung Air 95 Sentimeter, 4 Ruas Jalan di Jakut Terendam
BPBD juga mengidentifikasi empat ruas jalan yang terhambat genangan
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Update Banjir Jakarta Hari Ini: Pasar Minggu Dikepung Air 95 Sentimeter, 4 Ruas Jalan di Jakut Terendam
Bagikan