Pulau Lokasi "Jurassic Park Komodo" Kebakaran, Puluhan Ranger Dikerahkan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 03 November 2021
Pulau Lokasi

Tangkapan layar kondisi kebakaran di Pulau Rinca di akun sosial instagram @labuanbajo_info (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pulau Rinca yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilanda kebakaran. Informasi kebakaran diperoleh dari petugas internal BTNK sejak Selasa (2/11), pukul 15.00 Wita.

"Rinca bagian ujung utara-barat (yang terbakar)," kata Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Lukita Awang ketika dihubungi di Labuan Bajo, ditulis dari Antara, Rabu (3/11).

Baca Juga:

Proyek Wisata Super Premium Berpotensi Musnahkan Komodo

Tim BTNK tengah berupaya memadamkan api di lokasi kebakaran. Jumlah personel yang dikerahkan 43 orang terdiri atas 32 orang ranger dan 11 orang warga Rinca/Kerora.

Namun, Lukita belum memberikan informasi lebih lanjut terkait dengan penyebab kebakaran dan apa yang terbakar di lokasi tersebut, serta perkiraan berapa besar kerugian.

Taman nasional komodo
Proyek di Taman Nasional Komodo. (Foto: Antara)

Untuk diketahui, Pulau Rinca sempat ramai diperbincangkan karena akan menjadi lokasi proyek wisata "Jurassic Park". Nama "Jurassic Park" ini merupakan istilah untuk geopark yang menjadi bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Labuan Bajo, NTT.

Pemerintah memutuskan untuk membangun lokasi tersebut dengan konsep geopark untuk menarik lebih banyak wisatawan sembari tetap mengedepankan perlindungan dan penggunaan warisan geologi secara berkelanjutan. Beberapa fasilitas pun akan dibangun di lokasi yang bakal dijadikan pusat wisata premium tersebut.

Baca Juga:

Aksi Dugaan Mafia Tanah Resahkan Warga Pemilik Hak Tanah di Kawasan Pulau Komodo

Namun demikian, Pegiat Lingkungan dan Pelaku Pariwisata Flores telah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo yang menolak konsep wisata premium tersebut. Surat tersebut telah dilayangkan kepada Sekretariat Kepresidenan pada 14 Oktober 2021 lalu.

Mereka mengkritisi model pengembangan pariwisata super premium di dalam TN Komodo. Pasalnya, model tersebut mengabaikan keberadaan kawasan itu sebagai tempat perlindungan alami bagi satwa, terutama Komodo, dan ruang hidup warga setempat.

Secara spesifik, Pegiat Lingkungan dan Pelaku Pariwisata Flores menentang keras pemberian konsesi bisnis wisata kepada sejumlah perusahaan seperti PT Sagara Komodo Lestari seluas 22,1 Ha di Pulau Rinca, serta PT Komodo Wildlife Ecotourism seluas 274,13 Ha di Pulau Padar. (*)

Baca Juga:

Ada Teguran UNESCO, Pemerintah Tetap Lanjutkan Proyek Taman Nasional Komodo

#Pulau Komodo #Komodo #Pulau Rinca
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cuaca Kering Picu Kebakaran Hebat Labuan Bajo, 25 Hektar Habis Dilahap Api
Kebakaran hutan dan lahan di Labuan Bajo, NTT, hanguskan 25 hektare. BNPB sebut cuaca kering dan angin kencang jadi faktor. Api kini mulai terkendali.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
 Cuaca Kering Picu Kebakaran Hebat Labuan Bajo, 25 Hektar Habis Dilahap Api
Indonesia
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Kapal wisata dari Gili Trawangan menuju Pulau Komodo tenggelam di perairan Bima. SAR Mataram evakuasi 45 penumpang dan awak dalam kondisi selamat.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Indonesia
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Balai Taman Nasional (BTN) Komodo mengimbau wisatawan untuk tidak hanya fokus ke kawasan Taman Nasional Komodo, yang kini menerapkan kuota kunjungan harian sebanyak 1.000 orang
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Indonesia
Gempar Komodo Hampir 2 Meter Makan Ternak Warga, BBKSDA Pasang Kandang Perangkap
Komodo tidak hanya hidup di Pulau Rinca dan Pulau Komodo yang masuk kawasan Taman Nasional Komodo.
Wisnu Cipto - Senin, 13 April 2026
Gempar Komodo Hampir 2 Meter Makan Ternak Warga, BBKSDA Pasang Kandang Perangkap
Indonesia
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Hasil pengembangan dari kasus pencurian Komodo yang terjadi pada 2025
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Indonesia
Singgung Uang Pecahan Rp 50 Ribu, DPR Minta Pemerintah Setop Proyek Ratusan Vila di Pulau Padar Komodo
Kaisar juga mengingatkan Pulau Padar menjadi habitat penting komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Agustus 2025
Singgung Uang Pecahan Rp 50 Ribu, DPR Minta Pemerintah Setop Proyek Ratusan Vila di Pulau Padar Komodo
Indonesia
Rencana Pembangunan 600 Vila di Pulau Padar Komodo, Menhut Tunggu Aprisal UNESCO
Aksi penolakan rencana pembangunan ratusan vila di wilayah Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT)
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Agustus 2025
Rencana Pembangunan 600 Vila di Pulau Padar Komodo, Menhut Tunggu Aprisal UNESCO
Bagikan