Pulau Kecil di New York Ini Dilarang Dikunjungi

Asty TCAsty TC - Rabu, 09 Agustus 2017
Pulau Kecil di New York Ini Dilarang Dikunjungi

Pulau U Thant (Foto: Flickr)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOTA New York, Amerika Serikat, memiliki banyak pulau, besar hingga kecil, antara lain Pulau Liberty, Staten, dan Governors. Karena itulah dibangun banyak kanal, terowongan, dan jembatan sebagai penghubung antarpulau dan wilayah.

Di pusat kota New York sendiri, tepatnya di Sungai East, ada sebuah pulau kecil. Tak banyak orang yang menyadari eksistensinya, meski mereka warga Amerika yang tinggal di kota sibuk tersebut. Nama pulau itu adalah U Thant. Nama ini mungkin mengingatkan Anda pada Sekjen PBB ke-3 asal Myanmar. Apakah ini pulau yang dibeli oleh mantan Sekjen PBB itu? Bukan.

U Thant Island
Pulau U Thant terletak di Sungai River, diapit wilayah Manhattan dan Queens (Foto: YouTube/Google Earth)

Nama resmi dari pulau tersebut adalah Belmont, diambil dari August Belmont, Jr. Beliau adalah orang yang membiayai proyek konstruksi terowongan di bawah Sungai East dari tahun 1907 hingga selesai (1940).

Terowongan yang dinamakan Queens-Midtown Tunnel itu menghubungkan wilayah Manhattan dan Queens melalui jalur tol di bawah sungai. Pulau itu terbentuk sebagai akibat dari penggalian terowongan tersebut, di mana sisa-sisa tanah galian dan batu menumpuk, menjadikannya sebuah pulau kecil.

U Thant
Kantor Pusat PBB berlokasi tak jauh dari Pulau U Thant (Sumber: Google Maps)

Kemudian di tahun 1977, sebuah kelompok bernama Peace Meditation, karyawan PBB pengikut guru Sri Chinmoy, menyewa pulau tersebut. Kebetulan gedung pusat PBB berlokasi tak jauh dari situ, yakni di wilayah Manhattan dekat pinggir Sungai East.

Mereka mengganti nama pulau itu untuk sementara menjadi Pulau U Thant, untuk menghormati Sekjen PBB ke-3, yang telah meninggal di tahun 1974. Sri Chinmoy berteman dekat dengan U Thant. Dari situlah awal nama Pulau U Thant muncul.

u thant
Pulau U Thant dengan latar belakang Jembatan Williamsburg (Foto: Wikipedia)

Terletak di antara Manhattan dan Queens, serta sebelah Barat Daya dari Pulau Roosevelt, Pulau U Thant tidak boleh dikunjungi publik. Alasannya adalah karena pulau ini menjadi suaka bagi burung-burung yang bermigrasi, termasuk koloni kecil jenis pecuk atau kormoran jambul ganda. Saat ini, pulau kecil itu dikelola oleh Departemen Pertamanan dan Rekreasi Kota New York.

Layaknya pulau buangan, tak ada lansekap khusus pada Pulau U Thant. Hanya ada lengkungan metal sepanjang 30 kaki, yang kini jadi tempat bertengger burung-burung, dan menara navigasi. (*)

Baca juga artikel mengenai pulau mati lainnya di sini: Sejarah Pulau Hashima Yang Tak Berpenghuni.

#New York #New York City #Pulau Mati
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Asty TC

orang Jawa bersuara alto
Show More

Berita Terkait

Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Indonesia
Gubernur Pramono Pamer Capaian Ekonomi Jakarta ke Pemimpin Kota Dunia di Amerika
Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang kuat.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Gubernur Pramono Pamer Capaian Ekonomi Jakarta ke Pemimpin Kota Dunia di Amerika
Indonesia
Gubernur Pramono ke Amerika Ketemu Zohran Mamdani, Bahas Transportasi hingga Pengelolaan Sampah
Wali Kota Mamdani mengajak Pramono bergabung dengan para pemimpin kota dunia di New York untuk membahas solusi atas sejumlah persoalan perkotaan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Gubernur Pramono ke Amerika Ketemu Zohran Mamdani, Bahas Transportasi hingga Pengelolaan Sampah
Dunia
Wali Kota New York Zohran Mamdani Buka-Bukaan Warga New York ‘Dibohongi’ soal Udara Beracun setelah Serangan 9/11
Wali Kota New York Zohran Mamdani mengatakan 170.000 dokumen tersebut menunjukkan asbes ditemukan hampir di setiap lokasi yang diperiksa di sekitar Ground Zero.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
  Wali Kota New York Zohran Mamdani Buka-Bukaan Warga New York ‘Dibohongi’ soal Udara Beracun setelah Serangan 9/11
Dunia
New York Resmikan Larangan Penggunaan AI di SD dan SMP, Wali Kota Minta Utamakan Koneksi Manusia
Keputusan ini diinisiasi alasan koneksi antarmurid dan guru lebih penting pada tingkat pendidikan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
New York Resmikan Larangan Penggunaan AI di SD dan SMP, Wali Kota Minta Utamakan Koneksi Manusia
ShowBiz
Ecce Shnak Padukan Garage Rock dan Art-Rock dalam Single Baru 'Eddie, Legalistic Homeslice'
Ecce Shnak kembali dengan 'Eddie, Legalistic Homeslice', singel terbaru yang menjadi penghormatan emosional untuk seorang sahabat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Ecce Shnak Padukan Garage Rock dan Art-Rock dalam Single Baru 'Eddie, Legalistic Homeslice'
Olahraga
Cuaca Ekstrem Ganggu Persiapan Timnas Spanyol dan Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Pengaruhi Performa?
Hujan lebat disertai badai petir yang melanda kawasan New York dan New Jersey, Amerika Serikat, membuat kedua tim harus menyesuaikan agenda latihan terakhir mereka sebelum final Piala Dunia 2026.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Cuaca Ekstrem Ganggu Persiapan Timnas Spanyol dan Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Pengaruhi Performa?
Dunia
Zohran Mamdani Resmi Terpilih sebagai Wali Kota New York, Tercatat sebagai Termuda dan Prokemerdekaan Palestina
Dikenal sebagai salah satu tokoh publik di Amerika Serikat yang secara konsisten dan terbuka menyuarakan pembelaan terhadap hak-hak rakyat Palestina.
Dwi Astarini - Rabu, 05 November 2025
Zohran Mamdani Resmi Terpilih sebagai Wali Kota New York, Tercatat sebagai Termuda dan Prokemerdekaan Palestina
Dunia
Pelaku Penembakan di Manhattan Tinggalkan Surat Bunuh Diri, Ngaku Menderita CTE dan Minta Otaknya Diteliti
Pelaku memiliki riwayat kesehatan mental yang terdokumentasi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 Juli 2025
 Pelaku Penembakan di Manhattan Tinggalkan Surat Bunuh Diri, Ngaku Menderita CTE dan Minta Otaknya Diteliti
Bagikan