Kapal AL Meksiko Tabrak Jembatan Brooklyn Saat Manuver: 2 Kru Tewas, 19 Luka-Luka
Ilustrasi mayat. (foto: Istockphoto)
MerahPutih.com - Dua orang tewas dalam insiden kecelakaan kapal latih Angkatan Laut Meksiko menabrak Jembatan Brooklyn, New York, Amerika Serikat (AS).
Kapal layar milik armada angkatan laut Meksiko yang membawa lebih dari 200 orang itu menabrak jembatan ikon Kota New York pada Sabtu malam waktu setempat.
"Selama melakukan manuver kedatangan kapal layar Cuauhtémoc di New York, terjadi insiden dengan jembatan Brooklyn yang mengakibatkan kerusakan pada kapal latih. Untuk sementara menghentikan pelayaran latihan," demikian keterangan AL Meksiko dikutip dari akun X mereka, Senin (19/5).
Baca juga:
Sementara itu, Wali kota New York Eric Adams, menyebutkan sedikitnya 19 dari 277 awak kapal terluka dalam insiden itu, empat di antaranya luka serius.
Otoritas setempat menyatakan jembatan Brooklyn tidak mengalami kerusakan serius dalam insiden tabrakan tersebut. Dilansir Antara, dua orang korban tewas merupakan kru dari kapal.
Kapal AL Meksiko yang menabrak Jembatan Brooklyn itu diketahui merupakan jenis barque yang dibangun pada tahun 1982.
Kapal Cuauhtémoc itu memiliki ketinggian tiang mencapai 48,2 meter dan tengah menjalankan misi pelatihan rutin tahunan saat insiden terjadi. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
4 ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kemlu RI Siapkan Upaya Pembebasan
Indonesia Segera Dapat Kapal Baru dari Jepang, Datang di 2027
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 6,5 Menghantam Meksiko, 2 Tewas
Data Dishub DKI Jakarta: Bus Sepi Saat Nataru 2025/2026, Kereta Api dan Angkutan Laut Jadi Favorit
Kapal Wisata di Labuan Bajo Dilarang Berlayar Sampai Pergantian Tahun
Mengharukan! ini Momen Kapal SPPG Antar MBG untuk 951 Anak di Pulau Terpencil
Kontestan Miss Universe Walk Out, Protes karena Penyelenggara Memaki-Maki Miss Meksiko
Zohran Mamdani Resmi Terpilih sebagai Wali Kota New York, Tercatat sebagai Termuda dan Prokemerdekaan Palestina
Ledakan Terjadi Supermarket, 23 Orang Meninggal
Meksiko Diterjang Banjir, Sedikitnya 64 Tewas dan 65 Hilang