Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pulang Kerja Ngaret Terus? Cobain Trik Ini

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 27 Februari 2020
Pulang Kerja Ngaret Terus? Cobain Trik Ini

Trik agar kamu tidak perlu lembur terus-terusan. (Foto: Pexels/Tim Gouw)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PALING sebal kalau sudah waktunya jam pulang tapi pekerjaan masih menumpuk dan harus selesai pada hari itu juga. Jelas membuat waktu istirahat di rumah menjadi berkurang.

Namun, sebenarnya ada trik untuk kamu agar kamu bisa pulang tepat waktu. Coba deh!

Baca Juga:

Negara Ini Punya Jam Kerja Paling Rendah Namun Produktivitas Paling Tinggi di Dunia!

1. Jangan multi-tasking

kerja
Fokuslah pada satu pekerjaan jangan berusaha multitasking. (Foto: Pexels/energepic.com)


Mungkin kamu berpikir bila kerjakan tugas-tugas secara bersamaan bisa jadi lebih efektif. Namun sebenarnya malah kebalikannya kamu jadi tidak bisa fokus pada satu pekerjaan dan jadi tidak produktif. Karena kamu bingung mau memprioritaskan yang mana dahulu. Jadi lebih baik kerjakan saja satu-satu, jangan kerjain bersamaan agar lebih produktif.


2. Istirahat dengan bijak

kerja
Istirahat bisa membantumu lebih produktif dan segar. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Kamu harus tetap beristirahat meskipun pekerjaan kamu masih banyak. Istirahat bisa digunakan untuk menyegarkan otak agar lebih produktif lagi. Bisa sekedar jalan keluar kantor atau makan keluar untuk mendapatkan inspirasi lebih banyak dan tidak jenuh dengan keadaan kantor yang seperti itu saja.


3. Hindari makan siang terlalu banyak

kerja
Makan terlalu banyak bisa buat ngantuk. (Foto: Pexels/Keegan Evans)

Makan siang hingga kenyang sebenarnya kurang baik untuk kesehatan. Makan terlalu banyak bisa membuat kamu mengantuk dan jelas konsentrasi akan berkurang. Jadi lebih baik makan siang secukupnya agar tetap produktif dan tidak kelaparan saat di kantor.

Baca Juga:

Mengatasi Kejenuhan Kerja, Jangan forsir Otak

4. Hindari rapat yang membuang waktu

kerja
Hindari rapat yang membuang waktu. (Foto: Pexels/Fauxels)

Banyak yang bilang kalau rapat itu bisa membuat pegawai lebih produktif karena banyak inspirasi yang bisa membantu sampai ke tujuan. Tapi biasanya waktu untuk rapat tidaklah sebentar sehingga pekerjaan hari itu akan terbengkalai yang malah buat kita jadi telat pulang. Solusinya adalah coba sarana lain untuk berdiskusi, bisa menggunakan video call, e-mail, atau sejenisnya.


5. Manfaatkan waktu perjalanan

kerja
Coba menyelesaikan beberapa pekerjaan dalam perjalanan ke kantor. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Bila kepepet banget dan masih banyak yang harus dikerjakan, kamu bisa gunakan waktu perjalananmu dari rumah ke kantor. Sekedar untuk membalas e-mail atau mengatur jadwal hari itu agar lebih produktif. Ini bisa membantumu untuk menyisihkan lebih banyak waktu dibandingkan harus mengejar semuanya ketika sampai di kantor.

Itulah beberapa trik yang bisa kamu gunakan untuk mempercepat pekerjaanmu, jangan lupa dicoba ya biar kamu bisa pulang tepat waktu tanpa harus mengorbankan waktu istirahatmu! (lio)


Baca Juga:

Kerja Dulu Baru Kuliah? Kenapa Enggak

#Pekerjaan #Dunia Kerja #Stres Kerja #Tenaga Kerja #Pekerja Kantoran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Berita Foto
Program Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli 2026, Targetkan 150 Ribu Peserta
Aktivitas sejumlah pekerja kantoran saat berjalan di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Pancoran, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 06 Juli 2026
Program Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli 2026, Targetkan 150 Ribu Peserta
Indonesia
Laporan Salary Pulse 2026 Ungkap Gen Z Paling Berani Negosiasi Gaji
Keberanian tersebut cukup kontras dengan Generasi X.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Laporan Salary Pulse 2026 Ungkap Gen Z Paling Berani Negosiasi Gaji
Indonesia
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Hal itu berkenaan dengan situasi persaingan kerja dan ketersedian lapangan pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Indonesia
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Angka pengangguran di Solo kini masih menembus 6.943 orang. Jumlah itu didominasi oleh lulusan SMA/SMK.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Indonesia
Presiden KSPSI Sebut 55.000 Buruh Terancam PHK, 1 Perusahaan Sudah Tutup Operasional
Pemerintah berjanji segera mengambil keputusan agar pasokan gas bagi sektor industri kembali normal.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
Presiden KSPSI Sebut 55.000 Buruh Terancam PHK, 1 Perusahaan Sudah Tutup Operasional
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Indonesia
Tak Semua Pekerja Dapat Kenaikan Gaji Tinggi, Ini Temuan Salary Pulse Indonesia 2026
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 62 persen pekerja mendapat kenaikan gaji. Mayoritas naik 5 persen, sementara sektor teknologi menjadi yang tertinggi dengan 61 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
Tak Semua Pekerja Dapat Kenaikan Gaji Tinggi, Ini Temuan Salary Pulse Indonesia 2026
Indonesia
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Tingginya kebutuhan tenaga kerja di luar negeri didorong banyaknya negara maju yang mengalami kekurangan tenaga kerja usia produktif.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Bagikan