MerahPutih.com - Konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran dinilai berpotensi meluas. DPR RI pun mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil sikap guna meredam eskalasi yang terus meningkat.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan pentingnya peran PBB dalam menjaga penghormatan terhadap hukum internasional serta memastikan perlindungan bagi masyarakat sipil di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
“PBB diharap menjaga penghormatan terhadap hukum internasional,” kata Puan Maharani kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/3).
Menurut Puan, organisasi internasional tersebut juga memiliki tanggung jawab untuk melindungi warga sipil serta memastikan komitmen global dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia.
Ia berpandangan bahwa konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran tidak hanya mencerminkan pertentangan kepentingan di tingkat regional, tetapi juga menunjukkan tantangan serius bagi tata kelola global di masa depan.
"Situasi ini menegaskan kembali pentingnya penguatan hukum internasional, peran lembaga internasional dalam menjaga perdamaian, keadilan, stabilitas dunia, serta hak negara dalam mempertahankan kedaulatannya," ujar Puan.
Baca juga:
Rusia Susun Rancangan Resolusi Dewan Keamanan PBB Turunkan Eskalasi di Timur Tengah
Lebih lanjut, Puan menilai penggunaan kekuatan militer dalam konflik tersebut memperlihatkan adanya dominasi negara tertentu terhadap negara lain. Kondisi ini dinilai dapat mengabaikan peran lembaga multilateral yang seharusnya berfungsi mencegah konflik lebih luas.
"Dan mengabaikan peran lembaga multilateral dalam mencegah konflik yang lebih luas, serta kegagalan sistem keamanan global yang tidak lagi mampu menjamin keseimbangan kepentingan antarnegara," kata dia.
Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, DPR RI disebut akan terus memperkuat diplomasi parlemen melalui kerja sama antarparlemen internasional, termasuk dengan menerima delegasi parlemen dari berbagai negara sahabat.
"Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran, DPR RI menegaskan pentingnya de-eskalasi dan penyelesaian konflik melalui dialog, diplomasi, serta penghormatan terhadap hukum internasional, dan perlindungan kemanusiaan," kata legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
Baca juga:
Prabowo Ingatkan Indonesia Harus Siap Hadapi Kesulitan Akibat Perang di Timur Tengah
Selain itu, DPR RI juga berencana memanfaatkan forum regional untuk memperkuat stabilitas kawasan. Salah satunya melalui penyelenggaraan ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) Caucus 2026 yang akan digelar di Indonesia pada Juli mendatang.
"AIPA Caucus 2026 dapat menjadi momentum dalam memperkuat peran diplomasi parlemen Indonesia untuk mendorong solidaritas kawasan dan menjaga stabilitas regional," kata Puan yang juga putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. (Knu)