Puan Maharani Desak PBB Ambil Sikap atas Konflik AS-Israel dan Iran di Timur Tengah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
Puan Maharani Desak PBB Ambil Sikap atas Konflik AS-Israel dan Iran di Timur Tengah

Ketua DPR, Puan Maharani.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran dinilai berpotensi meluas. DPR RI pun mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil sikap guna meredam eskalasi yang terus meningkat.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan pentingnya peran PBB dalam menjaga penghormatan terhadap hukum internasional serta memastikan perlindungan bagi masyarakat sipil di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

“PBB diharap menjaga penghormatan terhadap hukum internasional,” kata Puan Maharani kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/3).

Menurut Puan, organisasi internasional tersebut juga memiliki tanggung jawab untuk melindungi warga sipil serta memastikan komitmen global dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia.

Ia berpandangan bahwa konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran tidak hanya mencerminkan pertentangan kepentingan di tingkat regional, tetapi juga menunjukkan tantangan serius bagi tata kelola global di masa depan.

"Situasi ini menegaskan kembali pentingnya penguatan hukum internasional, peran lembaga internasional dalam menjaga perdamaian, keadilan, stabilitas dunia, serta hak negara dalam mempertahankan kedaulatannya," ujar Puan.

Baca juga:

Rusia Susun Rancangan Resolusi Dewan Keamanan PBB Turunkan Eskalasi di Timur Tengah

Lebih lanjut, Puan menilai penggunaan kekuatan militer dalam konflik tersebut memperlihatkan adanya dominasi negara tertentu terhadap negara lain. Kondisi ini dinilai dapat mengabaikan peran lembaga multilateral yang seharusnya berfungsi mencegah konflik lebih luas.

"Dan mengabaikan peran lembaga multilateral dalam mencegah konflik yang lebih luas, serta kegagalan sistem keamanan global yang tidak lagi mampu menjamin keseimbangan kepentingan antarnegara," kata dia.

Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, DPR RI disebut akan terus memperkuat diplomasi parlemen melalui kerja sama antarparlemen internasional, termasuk dengan menerima delegasi parlemen dari berbagai negara sahabat.

"Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran, DPR RI menegaskan pentingnya de-eskalasi dan penyelesaian konflik melalui dialog, diplomasi, serta penghormatan terhadap hukum internasional, dan perlindungan kemanusiaan," kata legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Baca juga:

Prabowo Ingatkan Indonesia Harus Siap Hadapi Kesulitan Akibat Perang di Timur Tengah

Selain itu, DPR RI juga berencana memanfaatkan forum regional untuk memperkuat stabilitas kawasan. Salah satunya melalui penyelenggaraan ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) Caucus 2026 yang akan digelar di Indonesia pada Juli mendatang.

"AIPA Caucus 2026 dapat menjadi momentum dalam memperkuat peran diplomasi parlemen Indonesia untuk mendorong solidaritas kawasan dan menjaga stabilitas regional," kata Puan yang juga putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. (Knu)

#Puan Maharani #Konflik Israel-Iran #Geopolitik #PBB #Konflik Timur Tengah #Ketua DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
PAM Jaya mewakili Indonesia di New York, Amerika Serikat. PAM Jaya menargetkan pengelolaan air Jakarta selesai 2029.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Dunia
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan serukan penghapusan hak veto dan keanggotaan tetap DK PBB demi tatanan dunia yang lebih adil. Simak usulan lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Bagikan