Proyek Pembangunan Pelabuhan Cilamaya Resmi Dihentikan

Fredy WansyahFredy Wansyah - Kamis, 02 April 2015
Proyek Pembangunan Pelabuhan Cilamaya Resmi Dihentikan

Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Syamsu Alam (kiri) berbincang-bincang dengan Direktur Operasi PT Pertagas Wahyudi Satoto (kanan) di Stasiun Kompresor Gas Cilamaya, Jawa Barat, Kamis (2/4). (Foto:

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Proyek pembangunan Pelabuhan Cilamaya di Karawang, Jawa Barat akhirnya resmi dibatalkan. Pembatalan tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. (BacaPapua Kelola 15.000 Hektare Hutan Energi Biomassa)

Lantas apa alasan proyek pembangunan Pelabuhan Cilamaya dibatalkan?

Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo menjelaskan proyek pembangunan pelabuhan Cilayama dibatalkan bertujuan untuk menjaga pasokan minyak dan gas (migas) di kawasan tersebut.

"Produksi minyak di blok itu mencapai 40.000 ribu barel perhari, sedangkan produksi gas mencapai 180 MMSCFD (red: Metric Cubic Feet per Day). Karena itulah kita harus menjaga lapangan migas kita di Blok Offshore North West Java (ONWJ)," katanya di kantornya, Kamis (2/4).

Selanjutnya Indroyono menjelaskan, proyek pembangunan pelabuhan akan digeser ke kawasan timur, yang di depannya tidak ada anjungan-anjungan pengeboran minyak. Pembangunan pelabuhan rencananya akan dialihkan ke Subang atau Indramayu, Jawa Barat. "Industri kan bergerak ke timur," sambung Indroyono.

Sementara itu terkait dengan blok ONWJ, kedepan, pengembangan kapasitas produksi juga akan dilakukan mengingat pada 2022, pemerintah menargetkan produksi minyak meningkat menjadi 50.000 barel per hari dan gas 200 Million Metric Cubic Feet per Day (MMSCFD). "Kita bicara tahun 2020, bukan sekarang. Lagi pula masih di Jawa Barat kok," tandasnya. (BacaRupiah Lemah, Pelaku Industri Mainan Lesu)

Seperti diberitakan Merahputih.com sebelumnya, Keputusan penghentian pembangunan pelabuhan Cilamaya di kawasan Karawang, Jawa Barat, resmi dibatalkan. Keputusan tersebut itu diambil setelah rapat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago di di Kantor Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (2/4).

Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat selama satu jam. Usai rapat Wapres mengumumkan bahwa pembangunan pelabuhan Cilamaya di Karawang resmi dibatalkan. Pembangunan pelabuhan digeser ke arah timur pesisir pantau Utara Pulau Jawa, di kawasan Subang atau Indramayu. (bhd)

#Jusuf Kalla #Pelabuhan
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
JK Ungkap Hasil Pertemuan dengan Prabowo, Bahas Proyek Energi Raksasa Senilai Rp 70 Triliun
JK membeberkan hasil pertemuan dengan Prabowo. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan proyek energi nasional bernilai hingga Rp 70 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
JK Ungkap Hasil Pertemuan dengan Prabowo, Bahas Proyek Energi Raksasa Senilai Rp 70 Triliun
Indonesia
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
PSI beralasan kasus yang menyeret Grace bukan urusan partai karena melibatkan pernyataan yang menjadi tanggung jawab pribadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
Indonesia
Disinggung Jusuf Kalla soal Peran Jadi Presiden, Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa, Cuma Orang Kampung
Presiden ke-7 RI, Jokowi, menanggapi statement Jusuf Kalla. Ia menyebut bahwa Jokowi menjadi presiden berkat dirinya.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Disinggung Jusuf Kalla soal Peran Jadi Presiden, Jokowi: Saya Bukan Siapa-siapa, Cuma Orang Kampung
Indonesia
JK: Kasih Tahu Termul-Termul, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya!
Istilah termul yang digunakan JK itu merujuk kepanjangan dari Ternak Mulyono. Adapun, Mulyono merupakan nama masa kecil Jokowi yang akhirnya diganti oleh orang tuanya karena sering sakit-sakitan
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
 JK: Kasih Tahu Termul-Termul, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya!
Indonesia
Waka Banggar DPR dari Gerindra Pertanyakan Motif JK Usul Naikkan Harga BBM
Politikus Gerindra Wihadi Wijanto menegaskan APBN Indonesia masih kuat dan mampu menahan dampak kenaikan energi global, merespons usulan Jusuf Kalla soal kenaikan BBM.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 April 2026
Waka Banggar DPR dari Gerindra Pertanyakan Motif JK Usul Naikkan Harga BBM
Indonesia
Diminta Jusuf Kalla Tunjukkan Ijazah, Jokowi: Pihak yang Menuding Membuktikan
Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan pihaknya tidak mau berspekulasi soal sosok orang besar di balik ijazah palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
Diminta Jusuf Kalla Tunjukkan Ijazah, Jokowi: Pihak yang Menuding Membuktikan
Indonesia
PMI Buka Rekening Bantuan Buat Iran, Gandeng Pakistan Buat Beli Obat-Obatan
JK menyampaikan bahwa minggu ini, tim PMI akan ke Islamabad, Pakistan, untuk melakukan pengadaan obat-obatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
 PMI Buka Rekening Bantuan Buat Iran, Gandeng Pakistan Buat Beli Obat-Obatan
Indonesia
Geram Dituduh Bohir Ijazah Palsu Jokowi, JK Polisikan Rismon Sianipar
Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) geram namanya ikut diseret-seret dalam kasus polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi)
Wisnu Cipto - Rabu, 08 April 2026
Geram Dituduh Bohir Ijazah Palsu Jokowi, JK Polisikan Rismon Sianipar
Indonesia
DPR Dorong Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo, Bidik Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur
Komisi VI DPR meminta Pelabuhan Panarukan direvitalisasi. Hal itu demi mendongkrak ekonomi Jawa Timur.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
DPR Dorong Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo, Bidik Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur
Indonesia
Ribuan Kendaraan Belum Menyebrang ke Bali Usai Lebaran, Kemenhub Janjikan Tambah Kapal
Apabila sangat diperlukan jumlah kapal bisa ditambah menjadi 35 sampai dengan 40 kapal dan akan ada 2 kapal bantuan yang kapasitasnya 60 hingga 80 kendaraan
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Ribuan Kendaraan Belum Menyebrang ke Bali Usai Lebaran, Kemenhub Janjikan Tambah Kapal
Bagikan