JK Ungkap Hasil Pertemuan dengan Prabowo, Bahas Proyek Energi Raksasa Senilai Rp 70 Triliun

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
JK Ungkap Hasil Pertemuan dengan Prabowo, Bahas Proyek Energi Raksasa Senilai Rp 70 Triliun

Wapres Ke 10 dan 12 RI, Jusuf Kalla. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) mengungkap isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas percepatan pembangunan energi nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada energi.

JK hadir bersama putranya, Solihin Kalla. Pertemuan itu juga dihadiri Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Usai pertemuan, JK mengatakan diskusi bersama Presiden Prabowo berlangsung cukup panjang dan berfokus pada penguatan sektor energi nasional.

Kami, saya dengan Solihin baru saja berdiskusi, berbincang lama dengan Bapak Presiden untuk meningkatkan kemampuan energi di Indonesia yang kita kenal dengan swasembada energi,

Jusuf Kalla.

Menurutnya, penguatan sektor energi menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung pembangunan nasional dalam jangka panjang.

Baca juga:

Prabowo Ajak Negara ASEAN Kembangkan Ketahanan Energi di Pulau Borneo

Bahas Investasi Hingga Rp 70 Triliun

Selain isu energi, pembahasan juga mencakup aspek bisnis dan investasi yang dibutuhkan untuk merealisasikan proyek-proyek tersebut.

JK mengungkapkan nilai investasi yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 60 triliun hingga Rp 70 triliun.

Oh ya tentu ini hubungannya pembangunan. Pembangunan itu mesti ada aspek bisnisnya karena investasi yang besar. Jadi kita bicara tentang investasi kira-kira Rp 60-70 triliun, dan kita sanggup melaksanakan itu,

Jusuf Kalla.

Ia menyebut desain proyek dan lokasi pembangunan telah tersedia. Saat ini, proses yang tersisa adalah penyelesaian aspek teknis sebelum proyek dijalankan.

"Desain sudah ada, tempat sudah ada, tinggal pembicaraan dengan teknisnya. Dan beliau, Bapak Presiden setuju untuk segera kita realisir," imbuhnya.

Baca juga:

Prabowo Dorong Industrialisasi lewat Hilirisasi, Banggakan Mobil Maung Buatan Indonesia

Siap Bangun Sumber Energi Baru 2.000 Megawatt

JK menjelaskan bahwa pihaknya memiliki pengalaman dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas 1.500 megawatt.

Pengalaman tersebut akan menjadi modal untuk melanjutkan pembangunan proyek energi baru dengan kapasitas sekitar 2.000 megawatt, termasuk pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).

"Kita siap membangun lagi 2.000 megawatt termasuk juga PLTG," kata JK.

Menurutnya, ketersediaan energi yang memadai menjadi salah satu syarat utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai target 8 persen.

"Karena itu Bapak Presiden setuju untuk segera kita bangun energi nasional, khususnya green energy, untuk menjadi bagian dari pembangunan nasional," ujarnya.

Baca juga:

Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Raksasa Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Swasembada Energi

Selain membahas pembangunan energi, JK mengungkapkan pertemuannya dengan Prabowo juga menyinggung sejumlah isu internasional.

Beberapa topik yang dibahas antara lain perkembangan situasi di Thailand Selatan serta hubungan antara Pakistan dan Afghanistan.

"Itu yang kita bicarakan tadi juga," tuturnya. (Pon)

#Swasembada Energi #Presiden Prabowo Subianto #Jusuf Kalla
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Prabowo meminta layanan BPJS ditingkatkan, termasuk memangkas antrean dan memastikan rumah sakit tidak membedakan pasien BPJS dengan pasien umum.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Indonesia
Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah, Antrean Dipangkas Jadi 14 Tahun
Prabowo mengusulkan komposisi Bipih dan nilai manfaat 52:48 agar biaya haji tidak memberatkan jemaah. Antrean faktual disebut 14 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah, Antrean Dipangkas Jadi 14 Tahun
Indonesia
Prabowo Minta Keuangan Haji Diaudit Forensik, 400 Ribu Data Jemaah Dinyatakan Invalid
Prabowo mendorong audit forensik keuangan haji. Kemenhaj juga memvalidasi 5,7 juta data dan menemukan 400 ribu data invalid.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Minta Keuangan Haji Diaudit Forensik, 400 Ribu Data Jemaah Dinyatakan Invalid
Indonesia
Ambulans Udara Mulai Diuji, Warga Daerah Terisolasi Bakal Lebih Mudah Akses Layanan Kesehatan
Program ambulans udara Prabowo mulai diuji melalui latihan evakuasi medis di Pesisir Barat, Lampung, untuk memperluas akses kesehatan daerah terisolasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Ambulans Udara Mulai Diuji, Warga Daerah Terisolasi Bakal Lebih Mudah Akses Layanan Kesehatan
Indonesia
Prabowo Hadir di 100 Tahun Gontor, Hasan Abdullah Sahal Ungkap Makna di Balik Nama 'Gontor'
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo. Hasan Abdullah Sahal mengungkap makna satu abad pengabdian Gontor.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Hadir di 100 Tahun Gontor, Hasan Abdullah Sahal Ungkap Makna di Balik Nama 'Gontor'
Indonesia
Prabowo Soroti Sekolah Rusak hingga Gaji Guru, Ada Rencana Pendidikan Gratis
Prabowo menegaskan biaya pendidikan negeri dari SD, SMP, SMA hingga universitas harus gratis dan menyebut akan segera membahasnya melalui rapat terbatas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Soroti Sekolah Rusak hingga Gaji Guru, Ada Rencana Pendidikan Gratis
Indonesia
Prabowo Tegaskan Indonesia-Malaysia Saudara: Jangan Ada Masalah yang Dibesar-besarkan
Prabowo Subianto menegaskan Indonesia dan Malaysia adalah saudara. Ia meminta hal yang mengganggu hubungan kedua negara tidak dibesar-besarkan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Tegaskan Indonesia-Malaysia Saudara: Jangan Ada Masalah yang Dibesar-besarkan
Indonesia
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Malaysia akan mengirim satu pesawat, tiga helikopter, dan 52 personel untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Indonesia
Istana Tegaskan Prabowo Tak Intervensi Kasus Suap HGB yang Kaitkan Nusron Wahid
Istana menegaskan Prabowo Subianto tidak akan mengintervensi kasus dugaan suap HGB di Bogor yang turut mengaitkan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Istana Tegaskan Prabowo Tak Intervensi Kasus Suap HGB yang Kaitkan Nusron Wahid
Indonesia
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Prabowo menyebut investasi Indonesia mencapai Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026 dan berkontribusi membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Bagikan