Project Soli: Rahasia Dibalik Fitur Terbaru Pixel 4

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 16 Oktober 2019
Project Soli: Rahasia Dibalik Fitur Terbaru Pixel 4

Ponsel pintar terbaru keluaran Google (Foto: Twitter/@madebygoogle)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GOOGLE sebentar lagi akan merilis ponsel pinter terbaru mereka, Pixel 4 pada 24 Oktober nanti. Sambil menunggu perilisan tersebut, Google membagikan fitur-fitur yang nantinya dimiliki Pixel 4 lewat Twitter mereka, Selasa (15/10).

Salah satu yang cukup unik dan menarik adalah fitur bernama Motion Sense. Fitur ini memungkinkan pengguna mengganti lagu, mematikan suara panggilan, dan membuka layar ponsel tanpa menyentuh ponsel. Cukup dengan gestur yang telah diatur.

Baca juga:

Mungkinkah Solusi Keterbatasan Pangan Seperti di Dua Film Ini?

Kemampuan Pixel 4 ini berkat berkat adanya sensor radar, atau yang Google memberi nama Project Soli. Teknologi tersebut sudah dimiliki Google sejak tahun 2015. Karena berukuran kecil sensor radar tersebut bisa diimplementasikan ke berbagai perangkat, termasuk ponsel.

Apple Smart Watch akan otomatis menyala begitu penggunanya mengangkat pergelangan tangan (Foto: Apple)
Apple Smart Watch akan otomatis menyala begitu penggunanya mengangkat pergelangan tangan (Foto Apple)

Dilansir dari laman The Verge, salah satu tujuan dibuatnya sensor ini yaitu memaksimalkan kegunaan layar. Namun, fitur-fitur seperti ini sebenarnya sudah dapat dilakukan menggunakan sensor lainnya. Contohnya seperti menggunakan kamera atau akselerometer pada perangkat Apple.

Apa yang membedakan sensor radar dibandingkan yang lain?

Ivan Poupyrev selaku direktur engineering untuk divisi Google's ATAP menjawab pertanyaan tersebut. Sensor radar menggunakan daya lebih kecil dibandingkan kamera. Sedangkan akselerometer saja, tak dapat membaca gerakan manusia.

Baca juga:

Ponsel Pintar dengan Kamera Super Jernih Siap Hadir di Indonesia

Selain itu radar bisa bekerja tanpa perlu melihat penggunanya. Dengan begitu fitur-fitur tersebut tetap dapat bekerja meski ponsel menghadap ke bawah. Atau terhalang oleh benda lainnya.

Menurut Brandon Barbello selaku manajer produk Pixel, radar Pixel 4 mampu menangkap gerakan sedetil gerakan sayap kupu-kupu. Meski begitu pengimplementasian Soli di Pixel 4 masih sangat sederhana.

Gestur setiap orang berbeda-beda dan tidak sama (Foto: Pixabay/niekverlaan)
Gestur setiap orang berbeda-beda dan tidak sama (Foto: Pixabay/niekverlaan)

Hal ini karena teknologi radar milik Google masih terbilang baru, dan masih perlu banyak percobaan sebelum dapat digunakan secara maksimal. Google ingin memastikan bagaimana cara orang menggunakan radar ini terlebih dahulu.

Contohnya seperti fitur mengganti lagu. Gestur yang diatur untuk melakukan fungsi tersebut ialah dengan menggeser tangan ke arah kiri atau kanan. Tapi cara orang menggeser tangan mereka berbeda-beda.

Agar dapat bekerja dengan baik, Google harus mencari kesamaan dari gestur kebanyakan orang. Dengan begitu gestus dari pemilik Pixel 4 tidak bisa disamakan.

Baca juga:

Ponsel Pintar dengan Kamera Super Jernih Siap Hadir di Indonesia

Selain itu mereka juga ingin mencari tahu apakah fitur buatan mereka berguna atau tidak. Contohnya fitur dimana layar ponsel akan menyala bahkan sebelum tangan pengguna memegangnya. Apakah pengguna benar-benar butuh layarnya nyala lebih cepat sebelum mereka meraihnya?

Google sebenarnya tidak menjanjikan sesuatu yang akan merubah hidup dan cara orang menggunakan perangkat mereka. Namun lebih ke arah pengalaman yang lebih baik atau mudah. "Pada akhirnya, teknologi yang banyak digunakan, adalah teknologi yang mudah digunakan," ucap Poupyrev. (sep)

#Ponsel #Google
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Beruntung, kesigapan petugas Kepolisian didukung tim layanan jalan tol berhasil menghentikan laju kendaraan sebelum fatalitas kecelakaan terjadi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Pemotor Wanita Tanpa SIM Nekat Terobos Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Google Maps Makan Korban Lagi
Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Indonesia
Indonesia Wajibkan Daftar Kartu SIM Baru Pakai Biometrik Wajah Mulai 1 Juli
Kemkomdigi resmi wajibkan registrasi nomor HP baru dengan biometrik wajah mulai 1 Juli 2026. Uji coba lima bulan terakhir menunjukkan hasil positif dengan 1,4 juta nomor baru terdaftar.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Indonesia Wajibkan Daftar Kartu SIM Baru Pakai Biometrik Wajah Mulai 1 Juli
Fun
Bosan Main HP Selama Libur Panjang? Coba 9 Aktivitas Seru Ini di Rumah!
Digital detox saat liburan bisa dilakukan dengan membaca, memasak, berkebun, olahraga ringan, hingga melukis.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Bosan Main HP Selama Libur Panjang? Coba 9 Aktivitas Seru Ini di Rumah!
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Indonesia
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Mengikuti prosedur dalam regulasi tersebut, Google mendapat sanksi berupa teguran melalui surat dari Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Indonesia
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Meta dan Google belum memenuhi kewajiban membatasi akses anak16 tahun ke bawah di Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Tekno
Samsung Galaxy S26 Ultra Hadirkan Fitur Privacy Display, Bebas dari Intipan Orang Kepo!
Samsung Galaxy S26 Ultra hadir dengan fitur Privacy Display, layar anti-spy bawaan pertama di dunia.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Samsung Galaxy S26 Ultra Hadirkan Fitur Privacy Display, Bebas dari Intipan Orang Kepo!
Bagikan