Warga: Program Wali Kota Depok Hanya Harapan Palsu Belaka

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 16 Desember 2015
Warga: Program Wali Kota Depok Hanya Harapan Palsu Belaka

Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail (foto: twitter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail yang wajahnya sering terpampang di beberapa titik jalur utama kota, di balik senyumnya yang khas ternyata menyimpan segudang pertanyaan bagi sebagian masyarakat Depok. Padahal pada kedua bahunya, terdapat harapan beberapa warga yang hingga detik ini belum juga terrealisasikan.

"Kami masih menunggu sikap atau janji pemerintah yang katanya akan membangun PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di sini," ucap seorang warga bernama Siti Arwah Nasution, kepada merahputih.com di Masjid Terminal (Master), Depok, Rabu (16/12).

Namun ternyata gayung pun tak jua bersambut, janji yang dari dulu diucapkan, nyatanya hingga sekarang yang hampir memasuki masa akhir kepemimpinan, tetap menjadi wacana.

"Itu adalah janji pemerintah yang masih kami tunggu. Dari dulu sampai sekarang, belum ada tindakan," tegasnya.

Melihat hal itu,  Siti Arwah pun menambahkan, berbagai upaya telah dilakukan oleh para relawan Master yang dibantu beberapa mahasiswa dan juga LSM untuk menyuarakan hal tersebut. 

"Ada namanya Komunitas Save Master yang di mana mereka ada yang dari mahasiswa-mahasiswa. LSM pun sudah melakukan komunikasi kepada Pemda Depok, tapi saya tidak tahu apa hasilnya," tambahnya.

Selain itu, Siti Arwah juga mempertanyakan program Walikota Depok yang berencana memberikan pendidikan gratis untuk warga yang kurang mampu.

"Pemerintah kan pernah mencanangkan program pendidikan gratis. Entah itu hanya sekadar program dan wacana saja, atau tidak. Dalam aplikasinya di lapangan, masih banyak bayaran-bayaran lain yang harus dipenuhi sehingga masyarakat (dengan ekonomi sekarang) sangat sulit," jelasnya. (Ard)

BACA JUGA: 

  1. Demi Kelangsungan Master Depok, Para Relawan Berjualan
  2. Masjid Terminal Depok, Sulap Kontainer Jadi Rumah Singgah
  3. Pilkada Depok, Polisi Siaga Satu
  4. Pembagian Kartu Pemilih Belum Merata, Ini Kata Komisioneris KPUD Depok
  5. Polda Amankan Pilkada Tangsel dan Depok
#Liputan Khusus #Pendidikan Anak #Anak Jalanan #Masjid Terminal Depok #Pemerintahan #Wali Kota Depok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Iis R. Soelaeman mendorong dukungan pemerintah bagi anak dengan cerebral palsy melalui akses terapi, kesehatan, pendidikan inklusif, dan fasilitas aksesibel.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Indonesia
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum terhadap dampak kebijakan ekonomi.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Lembaga swadaya seperti CELIOS (Center of studi Economic and Law Studies) bersama Kabinet Bayangan memberikan "rapor merah" dengan skor kepuasan publik yang rendah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Indonesia
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menanggapi survei SMRC terkait kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Indonesia
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan negara sukses adalah yang berani mengakui kekurangan dan menghadapi kesulitan. Kritik dan masukan akademisi akan ditindaklanjuti pemerintah.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Berita
KPK dan Kejagung Diminta Audit Dugaan Penyimpangan Penugasan Pemerintah di PPI
Dendi menilai audit perlu mencakup seluruh aspek pengelolaan perusahaan, mulai dari mekanisme penentuan vendor, distribusi komoditas strategis, pemberian kuota usaha, proses pengadaan, hingga sistem pengawasan internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
KPK dan Kejagung Diminta Audit Dugaan Penyimpangan Penugasan Pemerintah di PPI
Indonesia
Koperasi Merah Putih Masuk RUU Perkoperasian
RUU Perkoperasian juga akan mengatur pembentukan lembaga yang menyelenggarakan perizinan, pengaturan, dan pengawasan usaha simpan pinjam koperasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Koperasi Merah Putih Masuk RUU Perkoperasian
Indonesia
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Anak-anak yang dekat dengan buku dinilai akan lebih berani bermimpi, mampu berpikir kritis, serta memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan zaman.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Dunia
Bangladesh Miliki PM Anyar Setelah Penggulingan Pemerintah di 2024
Pemilu tersebut merupakan yang pertama sejak pemberontakan pada 2024 menggulingkan pemerintahan partai Liga Awami setelah 15 tahun berkuasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Februari 2026
 Bangladesh Miliki PM Anyar Setelah Penggulingan Pemerintah di 2024
Bagikan