MerahPutih.com - Sosok Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen Yudi Abrimantyo kini tengah menjadi sorotan karena mundur dari jabatannya.
Mundurnya Yudi disinyalir karena tersandung kasus penyerangan teror air keras terhadap aktivis Kontras Andrie Yunus yang dilakukan anggota Bais.
MerahPutih.com mencoba menelusuri jejak karier eks Kabais itu dari berbagai sumber terpercaya. Yudi merupakan salah satu perwira tinggi TNI yang memiliki pengalaman panjang di bidang intelijen dan strategi pertahanan.
Baca juga:
Komnas HAM Tuntut Anggota Bais TNI Pelaku Teror Aktivis KontraS Diseret ke Pengadilan Umum
Dari Kopassus ke Kabais
Jenderal bintan tiga itu dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI pada 2024. Jabatan ini menempatkannya sebagai pimpinan lembaga intelijen militer yang berada langsung di bawah Panglima TNI.
Dari penelusuran, kehidupan tentang masa kecil Yudi tak begitu tersebar luas di media. Namun, dia diketahui lahir pada tahun 1967.
Yudi merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1989, berasal dari kecabangan Infanteri dan memiliki latar belakang sebagai prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), satuan elite TNI Angkatan Darat.
Baca juga:
Kepala BAIS TNI Serahkan Jabatannya, Mabes: Bentuk Pertanggungjawaban
Karier Panjang di Dunia Intelijen
Sepanjang kariernya, Yudi Abrimantyo telah menduduki berbagai jabatan penting, khususnya di bidang intelijen dan kebijakan pertahanan.
Pada 2016 hingga 2018, Yudi ditugaskan sebagai Perwira Pembantu A-5 Direktorat A di Bais TNI. Jabatan ini berfokus pada pengolahan produk intelijen strategis.
Dia juga pernah menjadi anak buah Prabowo Subianto saat menjadi Menteri Pertahanan, ketika ditugaskan sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan di Kementerian Pertahanan pada 2020 sampai 2021.
Dua tahun menjalani karier sebagai Ses Ditjen Strahan, Yudi dipindahtugaskan menjadi Kepala Badan Instalasi Strategis Pertahanan di Kementerian Pertahanan, yang diemban dari 2021 hingga 2024.
Kariernya kian moncer setelah Yudi mendapat kenaikan pangkat dari bintang dua menjadi bintang tiga. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuknya sebagai Kabais menggantikan Letjen Rudianto pada Maret 2024. (Knu)