MerahPutih.com - Nama Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menjadi perhatian publik setelah diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (28/7).
Anom Widiyantoro merupakan Bupati Pemalang periode 2025–2030. Ia dilantik Presiden RI, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 bersama kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024.
Baca juga:
21 Orang Terciduk OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantor, Nasibnya Ditentukan 1X24 Jam
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang Kena OTT KPK
Lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 20 Maret 1970, Anom memiliki latar belakang sebagai profesional di perusahaan milik negara sebelum terjun ke dunia politik.
Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro pada 1996, kemudian meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Padjadjaran pada 2005.
Sebelum menjadi kepala daerah, Anom berkarier selama puluhan tahun di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).
Baca juga:
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Status Hukum Segera Ditentukan
Ia juga pernah menduduki jabatan Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko PT Hotel Indonesia Natour (HIN).
Pada Pilkada 2024, Anom bersama Nurkholes berhasil memenangkan kontestasi dan dipercaya memimpin Kabupaten Pemalang untuk periode 2025–2030.
Kronologi Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Kena OTT KPK
Namun, masa kepemimpinannya kini dibayangi proses hukum setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Pemalang.
Pada operasi tersebut, KPK mengamankan Anom bersama sejumlah pihak lain.
Sampai Rabu (29/7), KPK belum mengungkap secara rinci konstruksi perkara maupun dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki.
Lembaga antirasuah itu masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan sebelum menentukan status hukum mereka sesuai ketentuan yang berlaku. (knu)

