Profesi Ini Terkesan Bercanda Tapi Bayarannya Besar

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 03 Oktober 2019
Profesi Ini Terkesan Bercanda Tapi Bayarannya Besar

kerja-Banyak pekerjaan nyeleneh yang menghasilkan banyak uang (Foto: Pixabay/freephotocc)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

STANDAR sosial masyarakat sepertinya tak bergeser jauh bahkan di era modern ini. Hanya saja pekerjaan kreatif mulai dilirik banyak orang karena cukup menjanjikan. Bisnis ‘latah’ yang bersifat sementara, banyak bermunculan. Banyak ide baru yang sebenarnya berpotensi besar tapi terbengkalai. Mencari pekerjaan memang terdengar sulit ya? Jangan khawatir, ada celah yang dapat dimasuki.

Melansir dari cheatsheet.com, mencari pekerjaan itu sebenarnya tidak susah. Kamu hanya perlu mencari celah dan kesempatan di segala situasi. Kamu bisa mendapatkan penghasilan besar meskipun bukan pada pekerjaan mainstream. Ternyata ada pekerjaan nyeleneh yang terkesan bercanda tetapi bisa membuatmu kaya raya.


Baca Juga:

Seperti Apa Sebenarnya Hidup dan Pekerjaan Seorang 'Influencer' Media Sosial?

1. Hacker

kerja
Ternyata pengusaha besar membutuhkan jasa hacker untuk melindungi software perusahaan. (Foto: Pixabay/iAmMrRob)

Kriminal? Tidak juga. Beberapa pengusaha besar sangat membutuhkan jasa hacker justru untuk melindungi software penting milik perusahaannya. Yang namanya menjalankan bisnis memang gampang-gampang susah. Akan ada banyak perusahaan lain yang ingin menjatuhkan. Mereka biasanya menyewa hacker untuk saling menyerang. Wah kalau begini sih namanya perang antar hacker ya? Identitasmu akan dilindungi perusahaan dan bayarannya pun selangit!


2. Uji Ketiak

kerja
Tester ketiak akan menguji produk deodoran baru. (Foto: Pixabay/nicolagiordano)


Jangan jijik dulu ya. Uji ketiak ini bertujuan untuk mempelajari cara kerja dari produk deodoran yang akan dipasarkan. Biasanya disiapkan 10 orang dengan kondisi kelenjar keringat yang berbeda. Kemudian mereka disuruh menggunakan deodoran tersebut selama kurang lebih 24 jam. Selanjutnya tester akan mencium satu per satu ketiak mereka.

Baca Juga:

4 Pekerjaan 'Tak Umum' dengan Penghasilan Fantastis, Tertarik?

3. Penghangat Kasur

kerja
Penghangat kasur bisa dibayar hingga ratusan juta. (Foto: Pixabay/congerdesign)


Penghangat kasur bisa jadi pekerjaan impian banyak orang. Bagaimana tidak? Kamu hanya perlu menghangatkan kasur seseorang selama 30 menit dan bisa mendapatkan bayaran sampai ratusan juta!

4. Kekasih Bayaran

kerja
Keamanan kedua belah pihak akan dijamin oleh agensi kekasih bayaran. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Pekerjaan ini memang belum populer, tetapi tidak ada salahnya untuk dipertimbangkan. Menjadi kekasih bayaran bukan berarti dalam konotasi negatif. Agensi yang menaungi akan menjaga kenyamanan dan keselamatanmu. Para calon pekerja pastinya harus melalui seleksi ketat begitu juga calon pengguna jasanya. Dipastikan tidak ada kontak seksual selama kencan berlangsung. (mar)


Baca Juga:

Pekerjaan yang Membawa Kamu Keliling Dunia

#Tenaga Kerja #Pekerjaan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Biaya Gratis Dapat BPJS dan Makan Siang, Program Vokasi Nasional Tahap 2 Dibuka Sampai 9 Juni
Peserta yang lolos akan memperoleh manfaat berupa pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM), sertifikat pelatihan, sertifikat kompetensi BNSP, serta fasilitas asrama bagi yang memenuhi kriteria.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Biaya Gratis Dapat BPJS dan Makan Siang, Program Vokasi Nasional Tahap 2 Dibuka Sampai 9 Juni
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Berita
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Komisi XI DPR RI memberikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang naik 5,61 persen.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Indonesia
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Jumlah pengangguran di Jakarta kini mencapai 333 ribu orang. Lulusan SMA/SMK paling terdampak.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Indonesia
Permenaker Outsourcing Ramai Ditolak, DPR Minta Kemenaker Gencar Sosialisasi ke Buruh
Agar substansi aturan tersebut dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat, khususnya kalangan pekerja.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Permenaker Outsourcing Ramai Ditolak, DPR Minta Kemenaker Gencar Sosialisasi ke Buruh
Indonesia
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Jakarta Fair Kemayoran 2026 membuka lowongan kerja part time. Ada 20 posisi yang dibuka untuk event tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Indonesia
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Program MBG telah memperkuat ekonomi rakyat. Kini, MBG sudah menyerap sebanyak 1,18 juta tenaga kerja di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Indonesia
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Penentuan hari pelaksanaan WFH tidak diatur secara baku oleh pemerintah karena kebijakan tersebut bersifat imbauan sehingga fleksibilitas menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Indonesia
Menaker Minta Perusahaan Swasta Terapkan WFH Seminggu Sekali, Upah Tetap Dibayar Penuh
Adapun ketentuan dalam SE WFH tersebut meliputi upah atau gaji dan hak lainnya tetap dibayarkan sesuai ketentuan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Menaker Minta Perusahaan Swasta Terapkan WFH Seminggu Sekali, Upah Tetap Dibayar Penuh
Indonesia
Tekanan dan Pengeluaran Keuangan Meningkat, Mayoritas Pekerja Tunda Pensiun
Kelompok yang sebelumnya yakin untuk pensiun jadi memilih untuk tidak pensiun karena melihat perkembangan situasi yang ada saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
Tekanan dan Pengeluaran Keuangan Meningkat, Mayoritas Pekerja Tunda Pensiun
Bagikan