Idul Fitri 2019

Profesi Dadakan Jadi Laris saat Hari Raya Idul Fitri di Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Juni 2019
Profesi Dadakan Jadi Laris saat Hari Raya Idul Fitri di Indonesia

Pekerjaan yang hadir ketika lebaran datang. (Foto: pixabay/jpeter2)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAIN menjadi waktu untuk bisa lebih mendekatkan diri kepada keluarga dan kerabat terdekat, liburan panjang ketika lebaran ternyata juga bisa menjadi mata pencaharian untuk beberapa profesi musiman lho! Dari penukar uang pecahan kecil sampai tukang renovasi rumah, berikut profesi yang biasanya hanya muncul dan malah laris saat Idul fitri atau lebaran di Indonesia.

1. Jasa tukar uang

Profesi Dadakan yang Laris saat Hari Raya Idul Fitri di Indonesia
asa tukar uang kecil pasti dibutuhkan menjelang hari raya lebaran. (Foto: pixabay/emaji)

Mirip dengan tahun baru yang dirayakan etnis Tionghoa, ketika Hari Raya Idul Fitri, biasanya orang-orang dewasa akan membagikan angpau untuk anak-anak ketika berkumpul bersama.

Maka dari itu, secara tiba-tiba akan banyak orang yang menawarkan jasa tukar uang mulai dari pecahan dua ribuan, lima ribuan, sepuluh ribuan, sampai 20 ribuan.

Biasanya mulai muncul pada akhir bulan puasa menjelang lebaran, semakin dekat dengan hari-H, biasanya nilai tukar akan semakin naik.

2. Penjual parsel dan kurirnya

Profesi Dadakan yang Laris saat Hari Raya Idul Fitri di Indonesia
Para penjual kue akan menyediakan berbagai hampers lebaran. (Foto: pixabay/congerdesign)

Nuansa lebaran nampaknya kurang terasa tanpa kehadiran berbagai kue kering seperti nastar, lidah kucing, castangel, dan kembang goyang untuk menjamu para tamu dan keluarga yang berkumpul.

Bagi para penjual kue, pastinya mereka akan dapat banjiran order ketika lebaran. Tidak hanya itu, mereka juga pasti menyediakan hampers khusus lebaran yang dilengkapi dengan harga spesial dan packaging yang sesuai dengan Idul Fitri.

Selain itu, karena hari Lebaran biasanya jasa pengiriman tutup, maka penjual parsel biasanya akan menyewa orang untuk membantu mendistribusikan parselnya ke para pelanggan.

3. Penitipan hewan

Profesi Dadakan yang Laris saat Hari Raya Idul Fitri di Indonesia
Penitipan hewan peliharaan pasti akan penuh menjelang libur. (Foto: pixabay/ree-photos)

Berhubung kebanyakan orang akan pergi mudik ke kampung halamannya, maka biasanya salah satu hal yang dipikirkan adalah siapa yang akan merawat hewan peliharaannya.

Makanya, menjelang libur panjang pasti berbagai pet hotel akan dipenuhi oleh orang-orang yang menitipkan hewan kesayangannya.

4. Jasa online yang semakin diminati

Profesi Dadakan yang Laris saat Hari Raya Idul Fitri di Indonesia
Penyedia jasa online akan semakin diminati karena supir yang mudik. (Foto: pixabay/free-photos)

Berhubung pak supir dan pembantu rumah tangga pulang kampung, maka biasanya yang tinggal di Jakarta akan merasa tidak terbiasa tanpa jasa mereka.

Maka dari itu, mulai dari jasa delivery makanan online, bersih-bersih online sampai supir online pasti menjadi pilihan utama bagi mereka yang malas atau masih belum terbiasa ditinggal pak supir dan mbok dirumah. Apakah kamu salah satunya?

5. Jasa renovasi rumah

Profesi Dadakan yang Laris saat Hari Raya Idul Fitri di Indonesia
Siapa yang suka merenovasi rumah menjelang lebaran_ (Foto: pixabay/3844328)

Karena Idul Fitri merupakan hari kemenangan, maka banyak orang yang beranggapan bahwa tampilan interior atau eksterior yang baru di rumah bisa menjadi salah satu bentuk simbolisnya.

Selain itu, jika rumah mereka akan menjadi tempat keluarga dan kerabat berkumpul, maka tentunya dibutuhkan sedikit nuansa baru setiap tahunnya untuk menyambut kebersamaan ketika lebaran.

Makanya, para penyedia jasa renovasi rumah biasanya dibutuhkan baik untuk mengecat ulang dinding rumah, menata taman, atau mempercantik eksterior rumah. (shn)

#New Hope #Lebaran #Idul Fitri 2019 #Pekerjaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
1,4 Juta Tenaga Kerja Sudah Terserap hingga Agustus 2026, Kemnaker Perkuat Career Day untuk Talenta Muda
Sebanyak 1.411.857 tenaga kerja mendapat penempatan hingga Agustus 2026. Kemnaker memperkuat Career Day dan You RISE untuk talenta muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
1,4 Juta Tenaga Kerja Sudah Terserap hingga Agustus 2026, Kemnaker Perkuat Career Day untuk Talenta Muda
Indonesia
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Model kerja berbasis platform membuka peluang ekonomi yang semakin luas, tetapi pada saat yang sama memerlukan pendekatan regulasi yang mampu mengakomodasi karakter hubungan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Indonesia
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Kualitas insan BPJS Ketenagakerjaan diuji melalui kinerja nyata di lapangan, bukan sekadar ketahanan fisik melintasi rintangan ekstrim.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Indonesia
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Angka pengangguran di Solo kini masih menembus 6.943 orang. Jumlah itu didominasi oleh lulusan SMA/SMK.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Bagikan