Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya

Presiden Prabowo pada acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di GOR David-Tony, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan bukanlah pencapaian sesaat, melainkan fondasi menuju kemandirian pangan jangka panjang. Ia mengingatkan swasembada pangan merupakan target besar yang tidak mudah dicapai.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di GOR David-Tony, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6).

"Kita swasembada pangan tidak ringan. Dalam sejarah Indonesia, baru sekali kita swasembada pangan. Kalau tidak (salah) 1984, satu tahun. Kita yakin, kita swasembada pangan tidak hanya untuk satu tahun. Untuk seterusnya, kita akan swasembada pangan," ujarnya.

Prabowo menegaskan hasil yang mulai terlihat saat ini merupakan buah dari kerja keras yang telah dilakukan selama beberapa waktu. Ia mengingatkan sektor pertanian dan perkebunan membutuhkan proses panjang sebelum menghasilkan manfaat ekonomi.

"Tanam beras, tanam padi, tiga bulan baru ada hasil. Tanam kelapa sawit lima tahun baru ada hasil. Tanam singkong sepuluh bulan baru ada hasil. Upaya kita tidak segera, tapi sekarang sudah mulai kelihatan. Usaha kita yang sudah kelihatan di depan mata, bukan di depan mata, nyata, yaitu swasembada pangan," lanjutnya.

Baca juga:

Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi



Prabowo juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya memiliki keterkaitan langsung dengan kesejahteraan petani, nelayan, dan kebutuhan gizi masyarakat. Ia menanggapi adanya pihak-pihak yang masih mempertanyakan urgensi program tersebut.

"Ada juga yang tidak setuju MBG. Harusnya mereka yang tidak setuju MBG datang ke sini. Tanya itu petani, nelayan, MBG perlu atau tidak? Tanya anak-anak, MBG perlu atau tidak?" ujar Prabowo.

Ia menilai kebutuhan pangan merupakan persoalan paling mendasar yang harus dipenuhi negara. Oleh karena itu, Prabowo menolak anggapan yang menyebut ada persoalan lain yang lebih mendesak ketimbang pemenuhan kebutuhan makan masyarakat.

"Katanya ada orang-orang pintar yang mengatakan ada yang lebih genting daripada perut lapar. Saya kira enggak ada yang lebih genting daripada perut lapar. Orang perut lapar itu kalau enggak segera diisi, ya dia mati. PBB sudah meramalkan tahun ini kelaparan di dunia akan masif," tegasnya.(Pon)

Baca juga:

Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Raksasa Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Swasembada Energi



#Presiden Prabowo #Pangan #Swasembada Pangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya
Prabowo menegaskan hasil yang mulai terlihat saat ini merupakan buah dari kerja keras yang telah dilakukan selama beberapa waktu.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya
Indonesia
Presiden Prabowo Tempatkan Polisi dan Militer Urus Pertanian, ini Alasannya
Hal itu merupakan langkah strategis dalam mencapai Indonesia yang sejahtera
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo Tempatkan Polisi dan Militer Urus Pertanian, ini Alasannya
Indonesia
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Peningkatan produktivitas pertanian itu memperkuat upaya Indonesia menuju swasembada pangan dan lumbung pangan dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Indonesia
Prabowo Klaim Indonesia Surplus Pangan, Australia Minta Pasokan Pupuk dari RI
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berada dalam posisi kuat di sektor pangan. Ia mengungkap Australia dan sejumlah negara lain meminta pasokan pupuk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Klaim Indonesia Surplus Pangan, Australia Minta Pasokan Pupuk dari RI
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
NU memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga bangsa, terutama ketika Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan masa-masa sulit. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
Indonesia
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Prabowo mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mereformasi tata kelola BUMN yang dinilai tidak produktif dan jumlahnya terlalu banyak. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Tutup 240 BUMN tak Produktif, Presiden Prabowo: Negara Hemat Triliunan Rupiah
Indonesia
Prabowo Bahas Peluang Baru Danantara, Pariwisata hingga Konser Musik Masuk Pembicaraan
Presiden Prabowo Subianto bertemu Rosan Roeslani di Kertanegara. Bahas peluang investasi Danantara, penguatan sektor pariwisata, industri kreatif, hingga konsolidasi BUMN.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Prabowo Bahas Peluang Baru Danantara, Pariwisata hingga Konser Musik Masuk Pembicaraan
Indonesia
Haji 2026, Kang Cucun: Presiden Perintahkan Antrean Dipangkas Lagi
Presiden ingin agar antrean ibadah haji yang saat ini hampir mencapai 30 hingga 40 tahun dapat ditekan menjadi sekitar 26 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Haji 2026, Kang Cucun: Presiden Perintahkan Antrean Dipangkas Lagi
Indonesia
Kemarau 2026: Pemerintah Genjot Teknologi Hemat Air dan Pola Tanam Efisien Jaga Target Swasembada
Pemerintah siapkan teknologi hemat air, percepatan tanam, dan 57 ribu pompa untuk menghadapi kemarau 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Kemarau 2026: Pemerintah Genjot Teknologi Hemat Air dan Pola Tanam Efisien Jaga Target Swasembada
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gara-gara Kasus Korupsi, Prabowo Ganti MBG dengan Bantuan Tunai
Bakom menegaskan bahwa tidak ada instruksi dari pihak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghentikan operasional dapur MBG di seluruh Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gara-gara Kasus Korupsi, Prabowo Ganti MBG dengan Bantuan Tunai
Bagikan