Presiden Iran Ebrahim Raisi Dipastikan Tak Selamat dari Insiden Kecelakaan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 20 Mei 2024
Presiden Iran Ebrahim Raisi Dipastikan Tak Selamat dari Insiden Kecelakaan

Ilustrasi - Kecelakaan helikopter. (ANTARA/Shutterstock)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Insiden jatuhnya Helikopter yang membawa rombongan Presiden Iran, Ebrahim Raisi menemui titik terang.

Para penumpang helikopter, termasuk Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian, Gubernur Provinsi Azerbaijan Timur Iran, Malek Rahmati, dan Ayatullah Mohammad Ali Ale-Hashem, perwakilan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk Provinsi Azarbaijan Timur, serta beberapa orang lainnya jadi korban dalam peristiwa tersebut.

"Tidak ada tanda-tanda penumpang yang selamat," ujar Ketua Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) Pirhossein Kolivand sebagaimana diberitakan Mehrnew.

Baca juga:

Proses Pencarian Helikopter Presiden Iran Diselimuti Kabut

Sebelumnya menurut Kolivand, lokasi kecelakaan yang melibatkan Presiden Raisi dan sejumlah pejabat senior ditemukan usai dilakukan pencarian ekstensif selama berjam-jam di wilayah pegunungan di Provinsi Azerbaijan Timur.


Helikopter Presiden Raisi jatuh pada Minggu (19/5) sore di wilayah Varzaqan saat dirinya bersama Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian dan beberapa orang lainnya pulang usai menghadiri upacara peresmian bendungan di perbatasan Iran dengan Republik Azerbaijan.

Baca juga:

Helikopter Presiden Iran Dikabarkan Kecelakaan Dekat Perbatasan Azerbaijan

Sebagaimana diwartakan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) membenarkan temuan sumber panas yang terdeteksi oleh drone Turki, yang diduga puing-puing helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi, ungkap Kantor Berita Iran, Press TV pada Senin.

Sebelumnya, Kantor Berita Turki Anadolu memberitakan bahwa drone Akinci berhasil mendeteksi sumber panas yang diyakini berasal dari puing-puing helikopter yang membawa Raisi. Tim evakuasi Iran sudah tiba di lokasi jatuhnya helikopter, tulis laporan tersebut.

#Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Jika perang ekonomi berlanjut, Teheran dapat memicu pembentukan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Dunia
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Negara yang tetap berbisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan tersebut disebut berpotensi menghadapi sanksi AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Dunia
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap dua peluncur milik Iran di Pulau Larak.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Indonesia
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Penjualan minyak Iran telah kembali ke tingkat sebelum diberlakukannya sanksi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Bagikan