Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Presiden Erdogan Serukan Pencabutan Sanksi Ekonomi atas Sudan

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 26 Desember 2017
Presiden Erdogan Serukan Pencabutan Sanksi Ekonomi atas Sudan

Presiden Turki Reccep Tayyip Erdogan (Foto: xinhua)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sanksi ekonomi atas Sudan masih terus berlangsung. Akibat sanksi internasional tersebut, Sudan mengalami krisis ekonomi yang cukup parah. Selain itu, situasi politik di dalam negeri terus bergejolak penuh ketakpastian.

Melihat kondisi sosial politik tersebut, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan pencabutan penuh sanksi ekonomi terhadap Sudan.

"Sanksi tersebut telah mencuri sebagian besar masa depan negeri ini," kata Erdogan di dalam pidato dalam upacara, saat ia dianugrahi gelar doktor kehormatan bidang hukum oleh University of Khartoum, Sudan, pada Senin kemarin.

Presiden Turki itu kembali menyampaikan dukungan negerinya buat Sudan, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa (26/12) pagi.

"Turki akan terus berdiri berdampingan dengan rakyat Sudan.Seperti kami berdiri berdampingan dengan rakyat Sudan sebelumnya, kami akan terus mendukung mereka pada masa depan. Cinta saudara kami rakyat Sudan membuat kami merasa seperti kami berada di Istanbul, negara kami, dan bukan di Khartoum," kata Erdogan.

Sejak Oktober 2017 Amerika Serikat memutuskan mencabut sanksi ekonomi atas Sudan. Meski demikan AS tetap memasukan Sudan dalam daftar negara penyokong terorisme.

Presiden Erdogan pada Minggu tiba di Ibu Kota Sudan, Khartoum, sebagai persinggahan pertama dalam lawatannya ke Afrika, yang juga akan membawa dia ke Chad dan Tunisia.

Kunjungan Erdogan menandai untuk pertama kali seorang presiden Turki telah mengunjungi Sudan sejak kemerdekaan negara Afrika Utara tersebut pada 1956.(*)

#Sanksi #Recep Tayyip Erdogan #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
iga tanker minyak pro-AS nekat melintasi Selat Hormuz. Satu meledak terkena ranjau Iran, dua lainnya mundur. Iran peringatkan kapal jangan terjebak janji keamanan Trump.
Wisnu Cipto - 33 menit lalu
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
Dunia
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Presiden Donald Trump telah menegaskan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Dunia
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga telah melancarkan serangan ke Yordania hingga menewaskan personel militer Amerika Serikat di sana.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Dunia
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Pada 18 Juni malam, Teheran dan Washington menandatangani memorandum yang mengatur pengakhiran konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan beberapa rangkaian serangan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Dunia
2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Dua tanker minyak meledak di Selat Hormuz. Iran menuding blokade AS sebagai penyebab dan mengancam balasan. UKMTO melaporkan kapal terbakar di dekat Oman.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
 2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Indonesia
Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), seperti dikutip kantor berita Tasnim, menyatakan akan segera memukul mundur segala upaya pasukan AS memasuki wilayah Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
 Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Dunia
Final Piala Dunia 2026, NORAD Berlakukan Pembatasan Terbang
NORAD mengatakan pembatasan itu berlaku mulai Jumat hingga Minggu melalui sejumlah temporary flight restrictions (TFR) yang diterapkan bersama Administrasi Penerbangan Federal (FAA).
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026, NORAD Berlakukan Pembatasan Terbang
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Amerika Tembak Kapal Menuju Pulau Kharg di Iran, Disebut Langgar Blokade
Sebanyak 180 anggota parlemen Iran mendesak para pemimpin negara tersebut untuk mengumumkan pembatalan nota kesepahaman (MoU) dengan Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Amerika Tembak Kapal Menuju Pulau Kharg di Iran, Disebut Langgar Blokade
Dunia
Presiden AS Donald Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran jika Kesepakatan Mentok
Trump mengatakan serangan terhadap infrastruktur penting Iran akan dilakukan apabila tidak ada kemajuan dalam negosiasi.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Presiden AS Donald Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran jika Kesepakatan Mentok
Bagikan