Prank Boneka Beruang dari Kulit Manusia, Seorang Pria Ditangkap di California

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 15 Juli 2025
 Prank Boneka Beruang dari Kulit Manusia, Seorang Pria Ditangkap di California

Seorang pria di California ditangkap karena prank boneka beruang.(foto: pexels-pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — GARA-GARA sebuah prank, seorang pria di California resmi ditangkap dan ditahan pihak kepolisian. Kisah ini bermula dari penemuan boneka beruang mengerikan yang terlihat terbuat dari kulit manusia.

Seorang pria di California itu ditangkap setelah polisi mengatakan ia membuat dan meninggalkan sebuah ‘boneka beruang menyeramkan’ yang tampak seolah-olah terbuat dari kulit manusia di sebuah stasiun pengisian bahan bakar. Hector Corona Villanueva, 23, dituduh menanamkan bukti palsu dan menyebabkan keadaan darurat dengan meninggalkan benda aneh tersebut di SPBU AMPM pada Minggu (13/7) siang di Kota Victorville.

Penemuan boneka itu memicu penyelidikan polisi dan pemeriksaan oleh petugas koroner, sedangkan SPBU tersebut ditutup karena keresahan yang menyebar di masyarakat. Penemuan mengerikan di Victorville, sekitar 130 km timur laut Los Angeles, membuat warga khawatir akan kemungkinan adanya pembunuh berantai yang berkeliaran.

Benda itu ditemukan sekitar tengah hari pada Minggu di SPBU di Bear Valley Road. Saat itu, seorang saksi menghubungi polisi dan melaporkan bahwa sebuah boneka beruang yang tampak terbuat dari kulit manusia ditinggalkan di depan tempat usaha tersebut. Sebuah video yang diunggah secara daring memperlihatkan polisi merespons kejadian tersebut saat seorang petugas dari kantor koroner memeriksa objek itu dengan sarung tangan dan memasukkannya ke kantong barang bukti.

Baca juga:

Coding Eror, Ribuan Warga Norwegia Kena Prank Pengumuman Menang Hadiah Besar Lotere



Pada Senin (14/7), kantor sheriff menyatakan boneka tersebut tidak terbuat dari bagian tubuh manusia dan menyebutnya sebagai sebuah ‘prank’. Pernyataan dari Kantor Sheriff San Bernardino County pada Senin tidak menyebutkan kemungkinan motif pelaku. Pihak kepolisian mengatakan penyelidikan mengenai siapa yang meninggalkan boneka beruang tersebut di lokasi masih berlangsung.

"Insiden seperti ini menyita sumber daya darurat yang berharga dan membahayakan masyarakat karena dapat menunda respons terhadap panggilan darurat yang benar-benar penting. Kami mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah memberikan informasi yang membantu dalam penyelidikan kasus ini,” ujar pihak kepolisian.

Seperti dilaporkan BBC, Villanueva diidentifikasi dan ditangkap pada Senin. Tidak jelas apakah ia telah menyewa pengacara untuk mewakilinya.

Sementara itu, Seniman asal South Carolina, Robert Kelly, mengaku sebagai pencipta benda tersebut. Ia mengatakan kepada media AS bahwa ia baru-baru ini menjual boneka itu kepada seseorang di Victorville.

"Karya kami cukup mudah dikenali. Orang-orang mengirimkan artikel (tentang SPBU itu) dari mana-mana. Saya lihat, dan ternyata benar itu boneka yang saya kirim minggu lalu," ujar Kelly kepada majalah People.

Kelly mengatakan setiap seniman pasti ingin mendapat pengakuan atas karyanya. “Jadi saya bilang 'saya yang buat itu', dan sejak saat itu saya belum sempat membalas semua pesan yang masuk,” imbuhnya.

Dalam sebuah unggahan di Facebook pada Minggu, Kelly membantah mengetahui maksud pembeli terhadap boneka tersebut. “Tidak, saya tidak tahu apa niat pembeli maupun terlibat dalam lelucon di sisi lain negara ini," ujarnya.

Kelly, yang menjual karyanya melalui toko di situs Etsy, mengkhususkan diri dalam kreasi horor untuk dekorasi Halloween dan film. Beberapa karyanya memang dirancang menyerupai bagian tubuh manusia, termasuk boneka beruang tersebut.(dwi)

Baca juga:

Sejarah April Mop, Awas Kena Gocek di Hari Prank Sedunia

#Amerika Serikat #California #Boneka
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Indonesia
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Iran menuntut Amerika Serikat untuk segera mencairkan sedikitnya 50 persen aset asing miliknya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Dunia
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Qeshm dan sebuah kapal tanker minyak milik mereka di Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Dunia
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Militer AS menghancurkan dua kapal IRGC dan sistem rudal di Bandar Abbas, Iran. Insiden ini terjadi di tengah negosiasi dengan Iran, diduga sebagai serangan defensif.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Dunia
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Militer Amerika Serikat dilaporkan telah menghancurkan dua kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan sebuah sistem rudal permukaan-ke-udara di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Bagikan