Pramono Usulkan Pembuatan Ulang Patung MH Thamrin dengan Ukuran Lebih Representatif dan Berada di 'Jantung' Jakarta
Arsip foto - Puluhan pelajar SD dan sejumlah seniman menari pada peresmian patung Pahlawan Nasional MH Thamrin di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (3/6) (ANTARA/M Agung Rajasa)
Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa patung tokoh MH Thamrin yang saat ini berdiri di persimpangan Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan MH Thamrin dianggap kurang representatif karena ukurannya terlalu kecil.
Pramono mengusulkan agar patung tersebut dibuat ulang dengan desain yang lebih megah dan dipindahkan ke sepanjang Jalan MH Thamrin.
"Yang namanya patung MH Thamrin harus berada di Jalan Thamrin," ujar Pramono, Minggu (27/4).
Baca juga:
Pramono Bakal Kejar Penunggak Pajak, Dipastikan Tidak Ada Program Pemutihan
Pramono Anung menekankan bahwa MH Thamrin, sebagai tokoh Betawi yang menjadi ikon penting bagi Jakarta, selayaknya diabadikan melalui patung yang berlokasi di "etalase" utama kota, yaitu Jalan MH Thamrin, bukan di tempat lain.
Pramono juga berpendapat bahwa ukuran patung saat ini tidak sepadan dengan status Jakarta sebagai kota global, sehingga perlu adanya patung yang lebih besar, serupa dengan patung Jenderal Sudirman, untuk mencerminkan simbol kota dan menghormati MH Thamrin sebagai seorang pemikir Betawi.
Baca juga:
Cak Lontong Bos Timses Pram-Doel Ditunjuk Jadi Komisaris Baru Ancol
Meskipun berasal dari Jawa, Gubernur Pramono menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan dan mempromosikan ciri khas Betawi agar tetap menonjol di Jakarta. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana untuk membangun patung MH Thamrin yang baru dan lebih besar di Jalan MH Thamrin, dengan mengupayakan pendanaan di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), seperti melalui dana CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) atau dana KLB (kompensasi kelebihan Koefisien Lantai Bangunan), untuk mempercepat realisasinya.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Gubernur Pramono Minta Maaf Pengendara Meninggal Saat Jakarta Macet Akibat Banjir
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Menuju IPO, Pramono Tekankan Work Smart dan Budaya Transparansi di Bank Jakarta
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas