Pramono Sebut Penyebab Bau Tak Sedap RDF Rorotan Berasal dari Sampah Lama

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 20 Maret 2025
Pramono Sebut Penyebab Bau Tak Sedap RDF Rorotan Berasal dari Sampah Lama

RDF Rorotan Jakarta Utara. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama jajaran Pemprov DKI meninjau pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara, pada Kamis (20/3).

Pengecekan orang nomor satu di Jakarta itu menyusul adanya keluhan warga terkait bau menyengat yang ditimbulkan dari uji coba RDF Rorotan.

Usai mengunjungi fasilitas pengolahan sampah RDF, Pramono menyebutkan, bahwa bau tak sedap RDF Rorotan itu berasal dari sampah lama.

"Karena komisioningnya tidak dilakukan secara baik, sampahnya adalah sampah lama, sehingga ini menimbulkan persoalan di awal," kata Pramono.

Baca juga:

Bau Sampah Masih Ganggu Warga, DPRD DKI Minta Pengelola Sampah RDF Rorotan Dihentikan

Demi mengatasi masalah itu, Pramono langsung meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI untuk melakukan sejumlah langkah perbaikan.

Salah satunya adalah memasang deodorizer untuk mengurangi bau dan penambahan filter guna menangkal pencemaran udara.

"Saya sudah memerintahkan untuk dilakukan perbaikan. Yang pertama adalah dipasang beberapa deodorizer.Tujuannya untuk menghilangkan bau," ucap dia.

"Yang kedua, filternya itu juga harus ditambah. Memang akan ada cost dan nanti akan kita putuskan," sambungnya.

Baca juga:

Pemprov Tolak Berikan Kompensasi Uang Bau ke Warga Rorotan Sekitar RDF Plant

Pramono juga menegaskan, Pemerintah DKI bertanggung jawab atas kesehatan warganya dengan terus melakukan perbaikan kualitas pengolahan samlah RDF Rorotan, supaya tidak ada lagi bau menyengat yang mengganggu kesehatan masyarakat.

"Pemerintah Jakarta bertanggung jawab untuk kesehatannya," tutup politikus senior PDI Perjuangan itu. (Asp)

#Rorotan #Sampah #Pengelolaan Sampah #Bau Busuk
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Pemprov DKI dan Banten akan berkolaborasi untuk mengatasi banjir. Nantinya, sampah akan diolah menjadi listrik.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Indonesia
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Tata kelola sampah di Indonesia tidak bisa lagi diselesaikan dengan metode konvensional.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Berita Foto
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Warga melakukan sortir sampah botol plastik untuk daur ulang di Bank Sampah Persatuan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 16 Mei 2026
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Gerakan ini mewajibkan masyarakat memilah sampah berdasarkan jenisnya sebelum dibuang.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Indonesia
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Berita Foto
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Petugas memasukkan sampah sayuran limbah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 11 Mei 2026
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Indonesia
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
TPST Bantargebang, Bekasi, mulai Agustus 2026 hanya menerima sampah residu sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
Indonesia
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu mulai Agustus 2026. Warga diminta memilah sampah dari rumah.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
Indonesia
TPST Bantargebang Bakal Olah Sampah Jadi Energi, Ditargetkan Rampung 2028
TPST Bantargebang akan mengolah sampah menjadi energi. Program ini ditargetkan rampung pada 2028.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang Bakal Olah Sampah Jadi Energi, Ditargetkan Rampung 2028
Bagikan