Pramono Akan Libatkan Ahli untuk Selesaikan Permasalahan Kampung Apung
Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung. (Foto: MerahPutih.com/Ponco)
MerahPutih.com - Calon Gubernur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung akan menyiapkan tim ahli untuk menyelesaikan permasalahan di Kampung Apung.
Nantinya rekomendasi yang diberikan oleh tim ahli akan menjadi pegangan pemerintah Jakarta untuk menyelesaikan permasalahan genangan air di Kampung Apung.
Seperti diketahui, Kampung Apung yang terletak di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat adalah kampung yang berada di atas air akibat banjir pada 1996 lalu.
Pramono mengatakan bahwa penyelesaian permasalahan di Kampung Apung harus lengkap, bukan sekadar solusi sementara.
Baca juga:
Pramono Anung Siapkan Program Sarapan Gratis untuk Siswa Jakarta
"Karena ini kan tertutup, enggak ada saluran keluar kemanapun. Begitu keluar juga sudah laut, 1 km dari sini kan sudah laut. Jadi penyelesaian di sini enggak bisa hanya temporary," ujar Pramono usai menghadiri acara "Nyalain Pram" di Kampung Apung, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (25/10).
Menurut Pramono, ada dua hal yang akan dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan Kampung Air, yaitu dikeruk dan dipompa.
Untuk itu, politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini akan melibatkan para ahli untuk mengatasi permasalahan tersebut.
"Harus tenaga ahli, enggak bisa hanya temporary. Seperti saya, walaupun insinyur terus menyelesaikan, enggak, ini harus orang ahli untuk itu," pungkasnya. (pon)
Bagikan
Berita Terkait
Gubernur Pramono Minta Maaf Pengendara Meninggal Saat Jakarta Macet Akibat Banjir
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Menuju IPO, Pramono Tekankan Work Smart dan Budaya Transparansi di Bank Jakarta
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan