Prabowo Semangati Anggota Polri Hadapi Kritik Publik Meski Sering Jadi Sasaran Serangan Buzzer

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 13 Februari 2026
Prabowo Semangati Anggota Polri Hadapi Kritik Publik Meski Sering Jadi Sasaran Serangan Buzzer

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Media DPR)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan moral kepada aparat penegak hukum yang kerap menerima tekanan dan kritik tajam. Prabowo menyoroti risiko profesi militer dan kepolisian yang kini sering menjadi sasaran sentimen negatif di ruang publik maupun media sosial.

Tekanan terhadap Polri saat ini serupa dengan pengalaman TNI di masa lalu. Meskipun mendapatkan berbagai tuduhan berat, dedikasi terhadap bangsa harus tetap menjadi prioritas utama bagi setiap personel.

Baca juga:

Perkuat Program MBG, Prabowo Resmikan SPPG Polri di Palmerah

"Saya tahu saudara-saudara, polisi banyak jadi sasaran. Itu risiko. TNI juga dulu jadi sasaran. Jenderal-jenderal kita yang paling hebat, paling jago, dimaki-maki, dituduh penjahat perang, dituduh melanggar HAM," ujar Presiden Prabowo Subianto saat melakukan Groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat (13/2).

Prabowo menggarisbawahi integritas TNI yang tidak pernah menargetkan fasilitas kemanusiaan dalam sejarah operasinya. Ia membandingkan rekam jejak tersebut dengan perilaku sejumlah negara Barat yang kerap memberikan pelajaran hak asasi manusia namun tidak konsisten dalam penerapannya sendiri.

"Negara-negara Barat yang ngajarin HAM kepada kita, saya enggak mau banyak komentar lagi lah ya. Anda tahu maksud saya. Jadi, banyak kalau istilah dulu kita jarkoni, iso ngajar ora iso nglakoni," tegasnya.

Perlindungan Institusi dari Stigma Oknum

Presiden juga memberikan pandangan jernih terkait penanganan pelanggaran di dalam lembaga besar yang memiliki ratusan ribu personel. Menurutnya, kesalahan yang dilakukan oleh oknum tidak boleh menghakimi atau meruntuhkan kredibilitas institusi secara keseluruhan. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas mental para prajurit dan petugas di lapangan.

Baca juga:

Prabowo Beri Arahan Khusus ke TNI-Polri: Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

"Saya ibaratkan kalau ada sekolah, murid-muridnya ada yang brengsek, ada yang tawur-tawuran, ada yang kurang ajar, bukan kepala sekolahnya yang dicopot. Keliru itu, terbalik. Bukan sekolahnya ditutup," jelas Prabowo Subianto.

Menutup arahannya, Presiden menekankan bahwa pemimpin dan aparat harus memiliki mental baja dalam menghadapi serangan siber maupun aktivitas buzzer. Ia menyatakan rasa bangganya atas prestasi yang telah dicapai oleh jajaran aparat selama ini dalam menjaga kedaulatan serta keamanan masyarakat.

#Polri #Prabowo Subianto #Presiden Prabowo Subianto #SPPG #Dapur MBG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BGN Perketat Pengeluarkan Operasional Dapur, Berbagai Komponen Dihilangkan
Biaya operasional setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihitung berdasarkan jumlah riil penerima manfaat yang dilayani.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
BGN Perketat Pengeluarkan Operasional Dapur, Berbagai Komponen Dihilangkan
Indonesia
Setara Institute Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Penyadapan terhadap Hak Warga Negara
Penyadapan ilegal tersebut tidak hanya menjadi persoalan yang melibatkan pejabat negara.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Setara Institute Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Penyadapan terhadap Hak Warga Negara
Indonesia
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Kasus dugaan penyadapan Prabowo menjadi sorotan. Istana meminta Polri mengusut perkara tersebut secara transparan dan tidak menutupi fakta.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Indonesia
Kapolri Bentuk Timsus Usut Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo, Dipimpin Kabareskrim
Pembentukan tim khusus merupakan bentuk keseriusan institusi dalam merespons dugaan tindak pidana tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Kapolri Bentuk Timsus Usut Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo, Dipimpin Kabareskrim
Indonesia
Polri Pastikan Proses Etik 4 Jenderal Tersangka Penyadapan Prabowo Terus Berjalan
Mekanisme internal tersebut dilakukan secara berkesinambungan seiring dengan penanganan perkara pidana.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Polri Pastikan Proses Etik 4 Jenderal Tersangka Penyadapan Prabowo Terus Berjalan
Indonesia
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Kepala BIN, Muhammad Herindra, menemui Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana. Hal itu di tengah dugaan penyadapan ilegal yang mengarah ke makar.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Indonesia
Polri Tetapkan Irjen SU sebagai Tersangka, Ini Dugaan Perannya dalam Kasus Penyadapan
Polri menetapkan mantan Kadiv TIK Irjen SU sebagai tersangka keempat kasus dugaan penyadapan ilegal Presiden. Ia diduga menyetujui penghapusan hasil sadapan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Polri Tetapkan Irjen SU sebagai Tersangka, Ini Dugaan Perannya dalam Kasus Penyadapan
Indonesia
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Mensesneg Prasetyo Hadi meminta masyarakat tidak khawatir terkait kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo yang menyeret tiga tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Indonesia
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Kasetpres, Letjen TNI Ariyo Windutomo, ditunjuk menjadi Plt Kepala KSP menggantikan Listyo Sigit. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Listyo Sigit Tersangka Sadap RI 1, Kasatpres Letjen Ariyo Windutomo Ditunjuk Rangkap Jabatan Plt KSP
Prabowo Subianto memberhentikan Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan dan menunjuk Ariyo Windutomo sebagai Plt KSP
Wisnu Cipto - Rabu, 04 November 2026
Listyo Sigit Tersangka Sadap RI 1, Kasatpres Letjen Ariyo Windutomo Ditunjuk Rangkap Jabatan Plt KSP
Bagikan